
๐ Happy Reading ๐
Rania pun terkejut mendengarnya. Raka akan pergi jauh darinya, padahal dari kecil Raka belum pernah jauh dari Rania. Mungkin ini sudah saatnya Raka untuk mandiri. Dan Rania pun tidak bisa menghalanginya. Raka sudah dewasa, Raka sudah bisa menentukan Jalan hidupnya, dan Rania akan selalu mendukung apa pun keputusan putranya.
''Apakah harus lusa perginya?'' Tanya Rania pada putranya.
''Iya Mah, Lusa aku harus pergi dengan Kak Jay.'' Ucap Raka.
''Baiklah!'' Jika ini memang keputusan kamu, Mama akan mengizinkannya. Dan di mana pun kamu nanti berada, Mama akan selalu mendoakanmu.'' Ucap Rania, kemudia ia pun memeluk putranya itu.
Tanpa di sadari, kini Raka sudah dewasa, saatnya ia mandiri. Rania jadi teringat masa kecilnya Raka, dulu ia yang mengandung selama 9 bulan, yang mengajarinya berbicara, berjalan, dan tanpa terasa kini Rania pun harus melepas kepergian putranya.
Belum lagi nanti misal kalau Raka menikah. Rania harus mulai terbiasa jauh dengan putranya. Rania benar-benar baru menyadarinya, bahwa putranya yang sekarang bukanlah seorang anak kecil lagi.
Raka tiduran di pangkuan Mamanya, Rania pun dengan telaten membelai rambut putranya itu. Dan tanpa terasa Raka sudah tertidur di pangkuan Mamanya.
''Haiiis!'' Anak ini, bicara baru sebentar sudah tertidur saja.'' Ucap Rania. Sedangkan Arshel ia hanya memandangi Istri dan Putranya itu sambil bersandar di pintu.
Dengan telaten Rania pelan-pelan memindahkan kapala putranya ke bantal, lalu menelimutinya. "Selamat malam sayang, semoga mimpi indah." Ucap Rania, kemudian ia pun menghampiri suaminya dan menuju kamarnya untuk tidur.
.......
Hari ini adalah hari keberangkatan Raka, semua barang pun sudah masuk kedalam mobil, Rania masih setia memandangi putranya yang kini masih bercanda ria dengan suaminya.
Raka yang melihatnya pun tersenyum, kemudian menghampiri Mamanya. Raka mengajak Mamanya untuk duduk bersama. ''Ma, Raka pamit. Jaga kesehatan Mama, Papa juga jaga kesehatan dan jangan buat Mama marah terus.'' Ucap Raka.
''Iya Nak, tentu saja. Kamu juga harus menjaga kesehatanmu, jangan kerja terus yang di pikirkan.'' Itulah pesan Rania pada Raka.
Setelah berpamitan dengan Mama Papanya, Raka pun kemudian berangkat menuju bandara. Ternyata di sana Jayden dan Taqy sudah menunggunya. Ya perusahaan yang di rintis sendiri oleh Raka, memang di kelola oleh mereka bertiga Raka, Jayden dan Taqy.
''Kota Glasgow aku datang.'' Ucap Taqy, setelah pesawat yang mereka tumpangi baru saja mendarat di bandara.
__ADS_1
Keramahan penduduk Glasgow, memang sudah sangat populer, dan selalu bisa menarik minat para wisatawan. Namun ingat para cogan ini ke sini bukan untuk berwisata, melainkan untuk bekerja.
''Aku pamit dulu ya, aku ada janji dengan seseorang.'' Ucap Jayden berpamitan dengan Taqy dan Raka.
''Dengan siapa?'' Tanya Raka.
''Kau tidak tau? tentu saja dengan seorang gadis. Mereka bertemu 1 bulan yang lalu, dan sepertinya kakakku menyukai gadis itu.'' Ucap Taqy.
''Benarkah itu Kak Jay?'' Tanya Raka, karena ia belum percaya sepenuhnya omongan Taqy. Jayden itu sama seperti Raka, yang sangat sulit untuk menyukai seorang gadis. Dan ini bukankah sebuah keajaiban, jika Jayden benar-benar menyukai seorang gadis.
''Kau ini bicara apa! bukan begitu Raka, aku hanya berteman dengannya. Lagi pula, dia juga baru pindah ke sini 1 bulan yang lalu. Dan kami bertemu di bandara.'' Ucap Jayden.
''Pacar pun juga tidak apa-apa Jay, lagi pula kau kan sudah tua. Sudah saatnya menikah. Mama selalu menanyakan ku Apakah kau sudah punya pacar apa belum. Sesekali ajaklah dia ke rumah dan perkenalkan dia dengan Mama.'' Ucap Taqy.
''Kau ini, memang adik yang nakal.'' Ucap Jayden, sambil menjitak kepala adiknya itu. Kemudian Jayden pun berpamitan.
Taqy dan Raka pun kemudian pergi ke rumah yang sudah mereka tempati biasanya saat liburan. Mereka memang sudah memiliki rumah sendiri di situ. Namun, Ia hanya menempatinya saat liburan saja. Dan kali ini, Mungkin ia akan menempati nya lebih lama.
''Maaf apakah aku membuatmu menunggu terlalu lama?'' Ucap Jayden, menghampiri Gadis itu.
''Tidak, hanya saja sebentar lagi aku akan ada pertemuan dengan klien.'' Ucap Gadis itu.
''Hai Nadia, Apa kabar? tanya Jayden pada Gadis itu, yang ternyata adalah Nadia.
''Kabarku selalu baik kak, apa kabar kakak juga?'' Tanya Nadia.
Ya mereka bertemu pertama kali di bandara, saat Nadia memutuskan untuk pergi ke London. Pertemuan Mereka pun tidak disengaja. Saat itu, Nadia sedang kecopetan di bandara, dan Jaydenlah yang menolongnya.
Namun entah apa yang terjadi dengan Jayden, ia merasa sangat tertarik dengan gadis itu. Gadis yang membuatnya terpesona saat melihatnya pertama kali.
''Jika kau ada acara lain, aku akan langsung mengantarkanmu bagaimana?'' Tanya Jayden.
''Tidak perlu kak, pertemuannya masih Nanti sekitar jam jam 9.'' Ucap Nadia. ''Katanya Kakak akan lama pulangnya, Kenapa sudah kembali lagi. Bukankah baru satu bulan?'' Tanya Nadia.
__ADS_1
Karena dulu Jayden sempat bercerita, bahwa salah satu anggota keluarganya mengalami kecelakaan. Dan kemungkinan Jayden akan tinggal lebih lama di sana. Padahal tanpa mereka ketahui, sebenarnya yang kecelakaan adalah Rania. Orang yang dikenal oleh Nadia juga.
''Iya, tadinya rencananya akan lebih lama tinggal di sana, namun pekerjaan ku di sini ada sedikit masalah. Jadi, mau tidak mau aku harus menyelesaikan dulu pekerjaanku yang di sini.'' Ucap Jayden.
''Apakah masalahnya sangat serius kak?'' Tanya Nadia.
''Iya, sangat serius. Bahkan aku harus mengajak adik sepupuku dan juga adikku untuk langsung terjun ke mari. Kalau biasanya aku sendiri yang menghandle nya pun sudah bisa, tapi kali ini, aku rasa adik sepupuku lah yang harus menyelesaikannya sendiri. Karena perusahaan itu miliknya.'' Ucap Jayden.
''Jadi, kalian bertiga ada kerja sama begitu?'' Tanya Nadia.
''Iya, kami ada 1 projek bersama. Tapi selain itu kami juga punya perusahaan masing-masing.'' Ucap Jayden.
''Ooo.'' Nadia hanya ber oh ria saja.
Di saat Jayden dan Nadia asik mengobrol, di sisi lain Raka kini tengah berkutat dengan pekerjaannya. Ia ingin pekerjaannya cepat lekas selesai, dan segera menemukan akar dari permasalahannya.
''Siapa gadis yang sedang di temui kak Jay, Apa dia gadis baik-baik, semoga saja bukan gadis yang hanya memanfaatkan kepolosan kak Jayden.'' Ucap Raka, entah kenapa tiba-tiba ia teringat dengan pembicaraanya tadi dengan Jayden.
Tanpa di ketahui gadis yang di curigainya adalah Nadia, gadis yang sering ia sebut dengan julukan si gadis aneh.
๐ฅฑPertanyaan Author : Apakah akan ada cinta segitiga? kira-kira jika Raka tau siapa gadis yang sedang Jayden sukai adalah Nadia, apa yang akan terjadi dengan hati Raka?
-
-
-
-
Jangan lupa tinggalin jejak ya teman-teman Like, Rateโ5, Vote, comment kritik dan sarannya ya. Itu semua akan menjadi penyemangat untuk Mala, supaya Mala lebih semangat nulisnya lagi.
Salam Sayang Dari Arshel ๐๐๐
__ADS_1