
Selamat membaca.....
...........
Sudah 2 hari Rania berada dirumah Arshel, dan berulang kali pula Rania meminta ijin untuk pulang saja ,namun tak kunjung jua dikabulkan Arshel.
π"*Kita yang terbiasa bersama, namun kini engkau jauh diatas sana "
Waktu yang terus berputar dan takdir yang tak pernah berpihak padaku.
"Rindu yang semakin menggebu , namun apalah dayaku yang tak mungkin untuk bertemu.
Aku meminta Tuhan untuk menjemputku ,supaya kita bisa lekas bersatu.
Namun kini aku menyadari sesuatu , bahwa apapun tentang dirimu akan senantiasa berada dihatiku.
Tuhan aku tak meminta agar engkau mengambil beban dan rasa rinduku , namun aku hanya meminta berilah aku kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian darimu.....π
Β
πI love you
Farhan Aditama\*π
Β
" Kau melamun lagi, ?"tanya Arshel .
" Tidak , aku tidak melamun . Aku hanya melihat pemandangan saja," kata Rania.
" Apa yang sedang kau pikirkan...? " tanya Arshel.
__ADS_1
sambil bersandar dipintu kamar.
"Mari turun sarapan dulu ,"ucap Arsel .
Kemudian membantu menuntun Rania ,"namun Rania berkata bahwa ia baik-baik saja .
"Saya bisa jalan sendiri Pak ,"ucap Rania.
" Diamlah ,dan tanpa diduga Arshel langsung menggendong Rania ala bridal style.
Rania terkejut bahkan membulat matanya menahan malu .
"Apa yang Bapak lakukan ?? turunkan saya!! ucap Rania.
"Diam lah !! kalau tidak akan ku lempar kau dari lantai atas," ucap Arshel .
Kemudian Rania pun hanya bisa menurut dan diam daripada dilempar .
Dengan acuh sarapan pagi terlihat begitu banyak makanan , membuat Rania berbinar-binar melihatnya.
Arshel menggelengkan kepala melihat reaksi Rania yang yang melihat makanan di meja .
"Wow banyak sekali makanannya ,"memang ada berapa orang yang akan makan ?? tanya Rania .
"Berapa orang Emang yang ada dirumah ini?? .
"Berapa orang kau pikir ,"ucap Arshel.
" Kan saya hanya bertanya Pak ,kenapa Makanan segini banyaknya dan tidak terlihat satu orang pun," tanya Rania.
"Tentu saja hanya kita berdua emang siapa lagi , para pelayan pun sudah sarapan dari pagi ;kau saja yang telat," kata Arshel .
__ADS_1
"Yeee....Rania tidak telat Pak ,Rania memang sengaja belum turun karena belum lapar ,"ucap Rania.
" Ya sudah sekarang Makanlah habis itu kita pergi kata Arshel.
Kemudian mereka pun melanjutkan sarapan pagi dengan tenang .
Sesudah sarapan Arsel bergegas ke kamar dan ia juga menyuruh Rania untuk bersiap-siap, hari ini ia akan mengajak Rania pergi ke suatu tempat .
Mereka kini sudah berada di dalam mobil dan melaju entah kemana ?.
Sesekali Rania pun bertanya akan pergi kemana mereka ?.
Namun Arshel selalu berkata "Untuk tetaplah diam saja jika sudah sampai kau akan tahu sendiri".
Begitulah yang selalu dikatakan Arshel bahkan sudah lebih 3 jam perjalanannya , mereka belum sampai juga .
Hari sudah menjelang malam ,mereka kini telah tiba di sebuah rumah yang mewah .
Bukan rumah tapi sebuah Villa yang terlihat mewah dan para penjaga sudah bersiap-siap menyambut kedatangan Rania dan Arsel .
Didepan pintu gerbang " Selamat datang tuan ,"ucap salah seorang pelayan .
Sepertinya dia adalah ketua pelayan π€itu terlihat semua orang mengikuti gerakannya dengan menundukkan kepala Seraya memberi hormat.
"Bawakan barang-barang yang ada di mobil dan juga Rania !!! perkenalkan dia Pak Bobby Iya kepala pelayan Disini ,nanti dia akan mengurus segala hal dan keperluan selama kita berada di sini ,"ucap Arshel .
"Salam kenal pak Bobby saya Rania ,"sapa Rania Seraya memperkenalkan diri kepada semua orang.
Kemudian ia diajak Arshel untuk masuk ke dalam Rumah tersebut .
Disana Arshel menunjukkan sebuah kamar yang indah .
__ADS_1