Tentang Dia

Tentang Dia
Bulan Madu what ????


__ADS_3

Pasir di pantai yang menghampar dengan indahnya, pemandangan laut yang sejuk dan indah .


Ombak pantai setiap saat bergelombang, terasa dingin saat Rania berdiri di atas balkon .


Kemudian Arshel pun datang dan memberi selimut kepada Rania Lalu memakaikannya seperti jaket.


" Kau sedang apa ?? udara sangat dingin kenapa tidak masuk ,"ucap Arshel .


Kemudian Ia pun duduk di salah satu kursi yang ada di dekat Rania .


"Saya sedang melihat pemandangan disini indah sekali ,saya belum pernah melihatnya , Lihatlah pak Arshel pantai yang begitu indah dan kelap-kelip lampu di malam hari .


" Terasa menyejukkan anginnya, " ucap Rania.


" Tapi pak ngomong- ngomong kenapa pak Arshel membawa saya kemari... ?? "tanya Rania.


" Bulan madu, "Ucap Arshel spontan.


" Bulan madu what !!!!!....pak jangan bercanda gak lucu tau " ucap Rania.


"Saya tidak bercanda .


" Astaga apa yang pak Arshel katakan, !! "bathin Rania.


" Saya akan jawab kalau kamu berhenti memanggil saya dengan sebutan bapak ,"ucap Arshel.


" Lalu saya harus panggil dengan sebutan apa dong ??" tanya Rania dengan malas dan menahan kesal dalam hati.


" Panggil Mas mungkin kakak juga boleh, asal jangan bapak atau pak!!!!.


" Iya deh kak aja ya ??


"Mas !!" ucap cepat Arshel.


"Gimana sih dia tadi katanya kaka boleh , kenapa sekarang nyuruh manggil mas ,"gerutu Rania.

__ADS_1


" Iya Rania Febiola panggil saya mas , karna kalau kaka ntar dikira saya kakak kamu, dan jangan berbicara formal " tegas Arshel.


" Iya deh ... iya mas Arshel," ucap Rania dengan malas.


"Dah kan , "sekarang beri tau saya kenapa bapak ...eh salah maaf mas membawa saya kesini,?? tanya Rania .


Yang tadinya Arshel melotot karna Rania masih salah panggil, namun kini ia tersenyum karna Rania memanggilnya Mas.


"Saya hanya ingin membawamu jalan- jalan saja , lagi pula saya juga ingin liburan ,"ucap Arshel namun Rania yang mendengarnya jadi kesal sendiri.


Belum juga Rania menjawab ,Arshel sudah mendapat telpon dari Arief sekertarisnya sekaligus orang kepercayaannya Arshel.


Arshel pun menjauh dari Rania, "Dasar nyebelin " ucap Rania dengan kesal sambil mengumpati Arshel.


Kini Rania lebih memilih untuk tidur saja .


" Bagaimana...?? tanya Arshel lansung karna sudah tidak sabar menunggu jawaban dari orang yang diseberang telpon.


" Semua sudah beres bos , tinggal tanda tangan anda dan nona Rania ,"ucap Arief.


"Baguslah kau akan mendapat bonus ,bawalah semua kemari besok ok " kata Arshel.


...........


Keesokan harinya.


Rania kini masih setia berdiri di balkon setelah sarapan pagi tadi . ia masih setia memandangi indahnya ciptaan Tuhan.


Rania masih bingung mau sampai kapan ia berada disini, kemudian ia pun bersenangdung lagu kesukaannya spesial buat kak Farhan.


🎶 Jadi ,apakah kamu sekarang bahagia.


akhirnya sekarang bahagia, bukankah begitu


Yah, aku masih tetap diriku yang dulu 🎵

__ADS_1


Aku merasa seolah-olah aku telah kehilangan segalanya,


🎶semuanya datang sesuka hati dan pergi tanpa pamit🎵


jika seperti ini, aku tidak ingin mencintai apapun juga.


Aku melintasi kenangan


Yang begitu amat sangat gelap🎶


Dibawah mentari oranye


kita menari bersama tanpa bayang-bayang


🎵Tidak ada namanya perpisahan yang direncanakan


Mari kita bertemu dalam kenangan yang pernah indah


🎶Muda selamanya🎶


Kita muda selamanya .


 


by IU


 


" Dan tanpa disadari Rania ,Arshel mendengarkannya sambil bersandar di pintu.


Sontak membuat Rania terkejut dan hampir saja ia jatuh kalau saja Arshel tidak cepat-cepat menangkapnya.


" Suaramu sangat bagus , kenapa berhenti ?? " tanya Arshel .


"Aaa... Rania yang bingung pun hanya diam menunduk menahan malu.

__ADS_1


" Nia besok kita kembali kekota dan kita akan menikah " ucap Arshel yang sukses membuat Rania tekejut .


"...APA!!!!!!


__ADS_2