Tentang Dia

Tentang Dia
TD SEASON 2 Gara² Bekal Makan Siang


__ADS_3

🍕 Happy Reading 🍕


Siang Ini Rania akan ke kantor suaminya, Untuk membawakan bekal makan siang. Setelah selesai memasak, Rania pun bergegas untuk segera bersiap-siap.


''Bi, saya berangkat ke kantor dulu ya, Nanti kalau Raka pulang bilang: Saya kekantor Papanya.'' Ucap Rania.


Setelah berpamitan dengan orang rumah, kini Rania sudah rapi dan siap berangkat.



Sesampainya di kantor, yang ada semua orang malah melihati Rania, banyak yang bisik-bisik, ''Astaga Anak udah gede, tapi masih aja tetap cantik.'' Ucap Para Karyawan.


Tak sedikit dari mereka yang iri dengan Rania, sudah cantik, punya suami tampan dan tajir, Anak juga gak kalah ganteng. Komplit deh.


Kebetulan Arshel baru selesai rapat, Dari lantai atas ia bisa melihat istrinya, yang baru saja memasuki kantor. Ia juga melihat, saat para karyawan memandang kagum pada istrinya, terutama para pria.


''Astaga, lain kali lebih baik aku yang pulang kerumah. Kenapa istriku akhir-akhir ini terlihat semakin cantik.'' Ucap Arshel.


''Kenapa pak, Apa ada yang mengganggu pikiran pak Arshel.'' Tanya Arief Asiseten sekaligus sahabatnya itu.


''Ada, kamu lihat sendiri tu! Istriku di lihati para pria.'' Kesal Arshel.


''Hahaahahaa, bro..bro kau ini, istrimu cantik si! makanya banyak penggemarnya.'' Ucap Arief, dan langsung mendapatkan hadiah pelototan, dari Arshel.


''Maaf Pak,'' Ucap Arief menunduk namun masih saja tertawa.


''Ternyata Temanku ini sangat pecemburu.'' Ucap Arief kemudian ia pun berlalu pergi meninggalkan Arshel, sebelum bonusnya terpotong.


''Dasar! awas kau nanti.'' Ucap Arshel, pada Arief, kemudia ia pun menghampiri istrinya.

__ADS_1


''Mas, kenapa malah berdiri di sini.'' Tanya Rania dengan heran, karena melihat sang Suami tengah berdiri di depan ruangannya.


Namun Arshel malah tidak menjawab, ia masih sibuk memandangi istrinya dari atas sampe bawah.


''Mas! Mas! ih di panggil malah nggak nyahut, nyebelin deh.'' Ucap Rania, kemudian ia pun menjnggalkan Suaminya dan langsung masuk dahulu keruangan Suaminya.


''Sayang kok malah aku di tinggalin sih!'' Ucap Arshel kemudian ia pun menyusul istrinya.



Arshel Adhitama, keren sih tapi. cemburunya kaya anak kecil, takut istrinya di gondol orang.


''Sayang!'' Panggil Arshel.


''Apa?'' Jawab Rania sambil menyiapkan bekal makan siang untuk Suaminya itu.


''Bisakah besok, saat kamu ke sini jangan berdandan Sayang!'' Ucap Arshel.


Dan benar saja seketika Arshel langsung tersenyum, lalu menarik Rania dan menciumnya.


(Authornya gak bisa buat cerita romantis, ada saran silahkan komen ya gimana cara buat cerita yang romantis.)🤣🤣🤣


Sedangkan di rumah..


''Mah! Mama!'' Panggil Raka.


''Itu Tuan muda, Nona kekantor Tuan Arshel. Untuk mengantarkan makan siang.'' Ucap salah satu pelayan di rumah itu.


''Baiklah Bi, kalau begitu saya juga mau menyusul Mama dulu, Raka pamit Bi.'' Ucap Raka, kemudian ia pun kembali melajukan mobilnya menuju kantor Papanya.

__ADS_1



Setelah sampai, Raka langsung ke ruangan kerja Papanya. Para karyawan kembali di buat takjub dengan salah satu ciptaan Tuhan ini, benar-benar keluarga yang sempurna.


Dan tanpa mengetuk pintu, Raka langsung masuk begitu saja, membuat Arshel yang baru saja memasukkan nasi ke mulutnya, menjadi tersedak.


''Uhuk...uhuk...


''Astaga bocah ini! bisa tidak kalau mau masuk mengetuk pintu dulu.'' Ucap Arshel sambil mengambil air minum.


''Papa ini, bisa tidak sama anaknya jangan selalu menggerutu, Putra Mama, ada apa nak? sepertinya kamu buru-buru sekali.'' Ucap Rania, saat melihat putranya buru-buru masuk.


''Iya Mah, Raka buru-buru pulang tadinya, tapi kata Bibi, Mama ke kantor Papa. Jadi Raka menyusul kesini, sekalian menjemput Mama.'' Ucap Raka.


''Kenapa kamu mau menjemput Mama, Kan bisa pulang bareng Papa.'' Kata Arshel.


''Lalu Mama di suruh nungguin Papa sampai malam gitu! kan Papa sore ini ada meeting di bandung.'' Ucap Raka.


''Oh iya ya, Papa lupa.'' Ucap Arshel.


''Ah.. Papa ma pelupa, mungkin faktor umur.'' Ejek Raka.


''Kau! berani sekali mengejek Papamu.'' Ucap Arshel yang tidak terima di bilang tua.


''Sudah..sudah'' Jangan ribut lagi, terus kalau Papa ada meeting, Mama ke panti sendiri dong.'' Ucap Rania yang cemberut kesal karena suaminya tidak jadi ikut ke panti.


''Maaf Sayang Papa benar-benar lupa.'' Ucap Arshel, ia sungguh merasa bersalah. Apa lagi saat melihat istrinya cemberut seperti ini.


Setelah selesai makan siang Rania pamit pulang dengan putranya, dan pada akhirnya Rania sorenya pergi ke panti hanya bersama Raka putranya.

__ADS_1


Maaf kalau ada banyak typo ya teman-teman. jangan lupa tinggalkan jejak LIKE, RATE BINTANG 5, VOTE DAN KOMEN YA. Itu semua akan menjadi penyemangat untuk Mala. Terimakasih


Salam sayang dari Rania....💝


__ADS_2