Tentang Dia

Tentang Dia
TD SEASON 2 Penghiyanat


__ADS_3

🍒 Happy Reading 🍒


Sedangkan Alex, ia kini tengah tersenyum melihat orang itu. ''Kau berani menyakiti Adikku demi dia. bahkan sampai menghianati sahabatmu sendiri.'' Ucap Alex, kemudian ia pun meminta anak buahnya untuk mengurus orang itu.



Raka kini tengah terduduk lesu, dia benar-benar tidak menyangka, orang yang selama ini sudah di anggap seperti keluarga sendiri ternyata seorang penghianat.


Dion Mahendra, sahabat rasa saudara. Dion ternyata masih sangat mencintai Rania, meski dia sendiri sudah memiliki Kak Merry dan 2 orang Putri.


Dion bukan lagi mencintai tapi lebih jatuhnya terobsesi, Sebab baginya ''Jika tak dia tak bisa memiliki Rania, maka tak seorang pun yang boleh memilikinya.


Alex sudah hapal betul dengan Dion, karena Dion sudah di incar dan di mata-matai oleh anak buah Alex. Sebab banyak kejanggalan pada diri Dion.


Dion bekerja di perusahaan Arshel, namun ternyata Dion juga terlibat korupsi di perusahaan Arshel. Dan baru di kumpulkan bukti-buktinya oleh Alex.


''Kau harus bisa meredam emosimu Raka,'' Ucap Alex, sambil menepuk pundak keponakannya itu. Alex Faham dengan apa yang di rasakan Raka, memang tidak akan ada yang mengira kalau orang terdekat kita yang akan menjadi seorang penghianat.


''Raka hanya tidak menyangka paman, Orang yang dekat dengan kita, sahabat Mama dari dulu, ternyata tega menyakiti.'' Ucap Raka.


''Sudahlah, biar dia Paman yang urus. Lebih baik kamu pokus ke perawatan Mamamu dan perusahaan.'' Ucap Alex.


''Dan 1 lagi besok akan ada pesta ulang tahun putri rekan bisnis Kakek, jadi paman harap kamu bisa hadir.'' Ucap Alex pada keponakannya.


Setelah selesai berbincang dengan pamannya, Raka pun kemudian pamit, untuk kembali ke rumah sakit. Untuk bergantian menjaga Mamamya, karena hari ini Arshel akan ada meeting ke luar Negeri.


Jadi Raka yang akan menjaga Mamanya. Setelah sampai di rumah sakit, Ternyata Arshel sudah siap untuk berangkat pergi.


''Papa sudah akan pergi?'' Tanya Raka, saat ia sudah sampai di rumah sakit dan baru masuk ke ruangan tempat Mamanya di rawat.


"Iya Arief sudah menelpon, Katanya mereka sudah menunggu dari kemaren, Raka tolong jaga Mama dulu ya, Sepertinya lusa Papa sudah bisa kembali," Ucap Arshel.


"Baik Pah!" Tanpa Papa minta pun Raka akan menjaga Mama. Lebih baik Papa segera berangkat sana!" Ucap Raka sambil mendorong Papanya. Anak itu....

__ADS_1


"Iya iya, Kamu kok sepertinya senang sekali kalau Papa pergi?" Ucap Arshel.


"Tentu saja." Jawab Raka, bener-bener Anak yang gak ada akhlak. Papanya pergi tapi seneng.


"Seneng lah kan di cariin uang, asal jangan selingkuhan aja ya 🤣🤣🤣🤣." Ucap Raka, dan langsung mendapatkan hadiah pelototan dari Papanya.


Dan tanpa mereka sadari Rania sudah mulai menggerakkan jari-jari tangannya. Perlahan tapi pasti hingga kedua mata Rania terbuka dengan sempurna.


Raka terkejut saat ia menoleh kearah Mamanya.


"Mama!" Teriak Raka, ia bahagia akhirnya Mamanya membuka mata juga.


"Sebentar Ma! Raka mau memanggil Dokter dulu, Mama akhirnya sadar juga." Ucap Raka bahagia sambil menciumi kening Mamanya.


Raka pun kemudian memencet tombol untuk memanggil Dokter atau pun suster. Ia sangat bahagia, melihat Mamanya sudah sadar. Rania saja masih diam belum berkata apa pun, matanya menelisik seluruh ruangan itu.


''Apa yang terjadi dan kenapa ku bisa ada di sini?'' Mungkin begitulah isi hati Rania. Apa lagi saat melihat putranya menangis karena melihatnya membuka mata.


Setelah Rania di pindahkan keruang perawatan, Raka pun berpamitan kepada Mamanya, Karena masih ada urusan yang belum ia selesaikan. Namun, sebelum pergi, Raka sudah menghubungi Alex, memberi kabar kalau Mamanya sudah sadar, sekaligus meminta tolong untuk menemani Mamanya dulu.


Kini Raka sudah berada di Rumah panti. Ya, Raka memang di minta untuk menjemput Ibu Ella, kalau Rania sudah siuman.


''Gimana keadaan Mamamu sekarang Raka?'' Tanya Bu Ella.


''Kata Dokter, tinggal masa pemulihan Naynay, tapi kita lihat dulu gimana nanti, semoga saja Mama sudah tidak kenapa-kenapa dan tinggal penyembuhan saja.'' Ucap Raka.


''Iya semoga Rania segera membaik, kita berdoa bersama-sama.'' Ucap Ibu Ella.


Sesampainya di rumah sakit, Raka terkejut melihat seseorang sedang berdiri di balik pintu kamar, tempat Mamanya di rawat.


''Tante Merry, sedang apa di sini?'' Tanya Raka.


''Raka, Tante kesini ingin menjenguk Mamamu dan ingin melihat keadaan Mamamu. Tante juga ingin meminta maaf, atas perbuatan mantan suami Tante.'' Ucap Merry.

__ADS_1


Ia sungguh sangat menyesal, ia tidak mengira mantan suaminya akan melakukan hal bodoh seperti itu. Merry juga sebenarnya masih sangat mencintai Dion. Namun cintanya juga bertepuk sebelah tangan. Ia pun tak bisa berbuat apa-apa, bahkan kedua anaknya pun lebih memilih ikut Mamanya, ketimbang ikut Dion.


Dion dan Mery sudah pisah 1 tahun yang lalu. Karena obsesinya Dion, membuat Merry tidak sanggup lagi mempertahankan rumah tangganya.


''Kenapa Tante tidak masuk masuk saja. Tante, Mama pasti sangat senang melihat Tante.'' Ucap Raka. Raka pun kemudian mempersilahkan Merry untuk masuk ke dalam.


Terlihat Rania sedang duduk sambil memakan buah apel.


''Eh Sayang, Kamu sudah sampai Nak, Bu Ella dan Kak Merry'' Ucap Rania.


''Iya Mah.'' Jawab Raka.


''Hai Kak merry, apa kabar?'' Ucap Rania senang melihat sahabatnya berkunjung menjenguknya.


'Kabarku baik Nia, Bagaimana keadaanmu? maafkan atas kesalahan Papa Riri ya,'' Ucap Merry, dengan mengatupkan kedua tangannya, meminta maaf atas kesalahan ayah dari anaknya itu.


''Ini semua, bukan kesalahan Kak Merry, jangan meminta maaf atas nama orang lain.'' Ucap Rania. Rania sudah mengetahui semua akar masalahnya dari Kakaknya Alex. Alex sudah menceritakan apa yang terjadi, dan kenapa dia tega melakukan perbuatan keji itu. Bahkan sekarang dia sudah di jebloskan kedalam penjara.


''Kak Merry, Maafkan Nia ya! Papa Riri harus masuk penjara gara-gara Nia.'' Ucap Rania. Rania Sungguh tidak enak dengan Kak Merry.


''Tidak apa-apa Nia, ini bukan salahmu. Dia memang pantas mendapatkan balasan atas apa yang telah ia lakukan. ''Jangan meminta maaf kepada Ku Nia, cukup semangat untuk pulih, agar kita bisa mengobrol bersama lagi, Dan jalan-jalan Lagi.'' Ucap Marry. Mereka pun berpelukan untuk saling memberikan kekuatan.


''Ibu,'' Ucap Rania, lalu memeluk Ibu Ella.


''Nia, kamu sungguh nakal, beberapa hari ini Ibu sampai tidak bisa tidur karena memikirkanmu.'' Ucap Ibu Ella.


Mereka pun mengobrol bersama, bahkan kak Vivi juga sudah datang menjenguk Rania dengan putra bungsunya Jayden.


.......


Maafkan Mala Jika ada salah kata dan typo yang bertebaran. Teman-teman semua, mari saling mendukung, jangan lupa tinggalkan jejak ya like, rate☆5, Vote dan komen serta sarannya, supaya Mala lebih giat lagi, dan lebih semangat lagi.


Salam Sayang Dari Jayden🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2