Tentang Dia

Tentang Dia
Bertemu Kakak


__ADS_3

🍻Selamat membaca teman-teman🍻


Jangan lupa tinggalkan jejak ya like,vote,rate,komen dan kritikannya, Mala tunggu sebagai bentuk dukungan dari teman-teman.


Happy Reading


🍨................................🍨


Tepat 6 sudah usia kandungan Rania saat ini, Dan berjenis kelamin laki-laki, kak Vivi dan kak Silbi sangat bahagia meski begitu banyak ujian yang harus Ranua hadapi .


Kini sudah ada alasan bagi Nia untuk tetap kuat menghadapi berbagai cobaan yang mungkin akan datang, bahkan kak Vivi sampai harus meninggalkan rumah keluarga besarnya, demi untuk menjaga Rania yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri.


Kalau kak Silbi memang hidup sendiri seperti Rania, sama-sama dari panti asuhan, walau tak 1panti.


Kehidupan Nia mulai berjalan baik meski kadang ia masih memikirkan Arshel,


"Apakah Mas Arshel mencariku, Apakah Mas Arshel masih memikirkanku, "guman Rania yang masih setia termenung didekat jendela.


Kini Toko roti Nia pun mulai berkembang berkat bantuan kak Vivi dan Kak Silbi, banyak pesanan bahkan terkadang mereka sampai kewalahan.


"Kak Nia mau antarkan pesanan dulu ya, "pamit Rania.


"Nia apa tidak sebaiknya kakak aja yang antarin pesanannya, kaka sangat khawatir padamu, kamu disini aja ya biar kaka aja yang antarin, "ucap kak Silbi.


"Nia gak papa kak, kaka jangan khawatir, biar Nia yang anterin sekalian jalan-jalan sore, " ucap Rania seraya beranjak membawa pesanan sebuah kue ulang tahun yang sudah dia hias dengan sangat cantik.


"Beruntung sekali ya cewek yang jadi pacar tuan yang pesan kue ini, lihatlah nak...!!! kuenya sangat cantik, kata yang pesan tadi kue ini untuk orang yang spesial, "ucap Rania sambil mengelus-elus perutnya yang sudah mulai membuncit.


Rania sudah sampai ditempat tujuan.


"Wah gedung ini besar sekali bahkan lebih besar dari gedung milik Mas Arshel, "ucap Rania .


Johnson Company


Adalah perusahaan terbesar dikota ini dan mungkin diNegara ini. Kemudian Rania pun hendak memasuki kantor tersebut, namun langsung dihalangi petugas keamanan.

__ADS_1


"Maaf nona, anda akan bertemu siapa...??, "tanya salah 1 petugas itu.


"Maaf pak saya ada janji dengan tuan Alex Johnson, karna beliau memesan kue dari saya, "jawab Rania namun kedua petugas itu tidak percaya pasalnya bagi mereka tuan Alex ataupun keluarga besar Johnson tidak mungkin memesan kue disembarangan, karna mereka sudah mempunyai beberapa restoran dengan koki-koki yang tentunya bukanlah sembarang koki.


"Saya mohon pak, saya hanya mengantarkan pesanan saja, "kata Rania lagi.


"Maafkan kami nona, tapi kami tidak bisa membiarkan sembarangan orang masuk apa lagi alasan anda terlalu klise, "jawab petugas itu.


"Klise..???, "maksud bapak apa !!! "Saya sungguh-sungguh ini, saya jujur, "ucap Rania lagi, dia begitu kesal karna dituduh mencari alasan.


"Orang kaya memang aneh, pesan-pesan sendiri, giliran sudah diantar susah sekali, kalau memang tidak berniat pesan Kenapa harus memesan.


"Aku kan sudah capek Mana panas lagi, sekarang dituduh Mencari Alasan, menyebalkan, "gerutu Rania dalam hati.


"Baiklah Nona, "begini saja saya akan menelepon atasan saya dulu, nona Silakan duduk di sini dulu, "kata petugas itu.


Rania tak dapat membantah lagi, karna ia memang sudah sangat kelelahan, Kemudian Ia pun menuruti kata petugas itu, walaupun tempat duduk disana sangat panas.


"Baiklah Pak, bisa tolong cepat ya pak, saya masih harus mengantarkan beberapa pesanan lagi, "jawabnya, kemudian Ia pun duduk bersandar di tembok sambil menunggu petugas itu .


Sepertinya Jika dilihat Pak petugas itu tanpa Pias sekali seperti habis dimarahi.


Setelah masuk ternyata Rania langsung diantar keruangan presdir, Rania pun kaget dan terkejut pasalnya Ia hanya mengantarkan kue saja, setelah itu ia akan kembali lagi dan tidak ingin berurusan dengan hal-hal yang akan membuat hidupnya rumit.


Namun apalah daya Rania, Karena sekarang ia sudah dipersilahkan masuk langsung oleh pemilik gedung tersebut.


"Permisi, "maaf Pak saya kesini Untuk mengantarkan kue pesanan Bapak, "ucap Rania, disana terlihat seseorang sedang membelakangi Rania di balik kursi tempat duduknya, saat Rania selesai menyapa, seseorang itu pun berbalik.


Dan......


Rania tampak terkejut pasalnya Ia seperti pernah melihatnya, "tapi dimana ya...???.


"Sudahlah mungkin hanya halusinasiku saja, "ucap Rania.


"Mari silakan duduk, Maafkan atas sikap karyawan saya atas kelalaiannya tadi, karena sudah menyuruh nona panas-panasan di luar, "ucap laki-laki tersebut.

__ADS_1


"Iya pak, "Saya tidak apa-apa, Maaf dengan bapak Alek sendiri, "tanya Rania.


"Hah Iya saya Alex, Alex Johnson yang memesan kue tersebut, "ucap Alex.


Alex tampak sangat bahagia kini ia bisa dengan puas memandangi orang selama ini ia sangat rindukan, Rania Febiola Johnson, adik kesayangannya yang hari ini berulang tahun tepat ke-21 tahun.


Namun Apakah Rania tidak mengetahuinya, kening Alex pun berkerut saat melihat adiknya yang tampak lusuh, berkeringat, perutnya sedikit membuncit Kelihatan sekali kalau Rania sangat kelelahan.


"Mari silakan duduk Nona, "ucap Alex mempersilahkan Rania duduk, kemudian Alex pun meminta sekretarisnya untuk memesankan minuman.


"Aduh maaf tidak usah repot-repot, Karena setelah ini saya harus kembali, karena ada beberapa pesanan lagi yang harus saya antar, "ucap Rania merasa tidak enak.


"Tidak apa-apa ada berapa kue lagi yang harus kau antar...???, "tanya Alex.


"Ada 3 lagi Pak.


"Oh Bisakah kamu tidak memanggilku Bapak..??.


"Lalu saya harus memanggil apa, "tanya Rania dengan bingung, karena Iya sangat kikuk pasalnya mereka baru pertama kali bertemu, namun seperti sudah akrab dan ada kenyamanan tersendiri di dalam hatinya, saat ia melihat laki-laki tersebut, hatinya seakan menghangat seakan kerinduannya terhadap keluarga terobati.


Tanpa ia ketahui bahwa orang yang ada di depannya, adalah kakak kandungnya sendiri.


"Baiklah Silakan duduk dan Istirahatlah, aku akan meminta karyawanku Untuk mengantarkan kue-kue tersebut, "ucap Alex.


"Aduh jangan, apa ini tidak merepotkan..??.


"Jika kamu menolak aku tidak akan memperbolehkan untuk pulang, "ancam Alex, karena Alex sangat tidak tega melihat adiknya seperti itu.


"Baiklah..!!!, "Terserah anda saja asalkan saya boleh pulang setelah ini, "pasrah Rania.


"Tapi bisakah kamu tidak memanggilku Bapak lagi..??.


"Lalu saya harus memanggil apa...???.


"Panggil kakak saja, itu sepertinya lebih baik, "ucap Alex.

__ADS_1


"Aku sangat merindukan adikku, tapi sayang sekali saat ini aku tidak bisa bersama dengan adikku.


__ADS_2