
๐จ Selamat membaca teman-teman .
Jangan lupa tinggalkan jejak ya Votee ,Rate comment kritik dan sarannya, Mala tunggu sebagai bentuk dukungan dari kalian ๐จ
Happy reading
............
4 Bulan sudah usia pernikahan Rania dan Arshel,
namun belum juga di karuniani momongan.
Bahkan Rania sering konsul ke dokter ,namun kata dokter tidak ada masalah apapun . Mungkin harus lebih banyak berdoa dan bersabar, lagi pula usia pernikahan mereka masih seumur jagung.
Sebenarnya Rania sendiri juga masih bingung ,karna mereka belum mempublikasi pernikahan mereka .
Arshel sedikit kecewa dengan Rania entah apa yang membuat gadis itu yang sekarang menjadi istrinya ,takut jika orang-orang mengetahui pernikahan mereka.
Bahkan kadang Arshel sengaja memancing untuk membongkar pernikahan mereka seperti, sengaja sering menjemput Rania didepan teman-temannya.
Siang ini ada rapat di di kantor pusat , Arshel pun pergi berpamitan dulu kepada Rania . Seperti biasa banyak yang heboh karena Bos mereka mendatangi karyawan biasa.
Banyak orang berbisik-bisik ada yang bergosip ada juga yang iri, namun Rania tetap Acuh dengan semua itu .
__ADS_1
Rencananya saat makan siang nanti ia ingin memberitahukan semuanya kepada teman-temannya, Siang ini semua telah berkumpul di tempat biasa.
Rania dan juga teman-temannya .
" Rania Kenapa kamu melamun, "tanya Kak Vivi menepuk pundak Rania , untuk menyadarkan Rania karena sedari tadi dia diam saja .
Padahal yang lain sedang asyik mengobrol dan bercanda Ria.
" Oh enggak Kak, "Rania cuma memikirkan sesuatu , "ucap Rania .
" Apa kamu ada masalah, jika ada Ceritakanlah kepada kami .
"Kami ini temanmu Nia, jangan sungkan terhadap kami, kami bukanlah seperti teman-teman kantor yang lain yang kerjaannya hanya menggosip saja, "ucap Kak Vivi Seraya melirik Kak Merry yang biasanya paling heboh bergosip .
" Jika dengan teman sendiri Mana mungkin aku menggosipi nya, lagi pula aku sangat menyayangimu Nia, Kau sudah ku anggap seperti adik ku sendiri, "ucap Kak Merry.
Sedangkan Kak Vivi 1 tahun diatas Rania dan Dion 3 tahun selisihnya dengan Rania .
Rania berdehem ....ekhemm..... bermaksud untuk mulai berbicara dan memberitahu tentang pernikahannya , namun di hatinya masih ada ketakutan Bagaimana jika mereka marah karena aku sudah membohonginya selama ini, "batin Rania dalam hati .
"Ah sudahlah jika memang mereka marah, aku harus terima karena ini memang kesalahanku juga. Bahkan Mas Arshel pun sudah menyuruhku untuk memberi tahu semuanya kepada teman-temanku, "batin Rania lagi .
Kemudian......
__ADS_1
" Teman-teman Nia ingin memberitahukan sesuatu, tapi aku mohon pertama-tama aku minta maaf dulu ya.v Aku mohon kalian jangan marah kepadaku, "ucap Rania .
"Loh emangnya kenapa Nia...??.
" Apa ada sesuatu yang kau sembunyikan dari kami, "ucap Kak Vivi.
" Iya Kak ini salahku Karena aku belum jujur kepada kalian, "kalian sudah baik kepada ku selama ini . Aku mohon Maafkan Nia, Nia tidak bermaksud menyembunyikan kenyataan ini," ucap Rania.
" Baiklah...... baiklah kami akan memaafkanmu, ceritakanlah....!!!.
" Sepertinya kau sangat terbebani, karena kulihat dari tadi kau melamun terus, "ucap Dion .
Kemudian Rania pun mulai bercerita bahwa ia sudah menikah dengan Arshel .
Pertama kali bercerita Kak Vivi Kak Merry dan Dion kaget, mereka tercengang sempat menyangka Rania bercanda . Namun saat melihat Rania serius bercerita , merekapun kemudian yakin bahwa Rania tidaklah bercanda.
" Nia kami mengerti, walaupun pertamanya kami kecewa karena kamu tidak pernah bercerita kepada kami tentang masalahmu. Bahkan kamu menikah pun tidak mengundang kami , "ucap Kak Vivi .
" Tapi kami tetap menyayangimu Nia, "timpal Kak Merry.
Kemudian mereka pun berpelukan , Aku sangat menyayangi kalian, "ucap Rania .
Kemudian mereka pun akan kembali ke kantor, namun sebelum keluar restoran Rania melihat seseorang yang sangat ia kenal.
__ADS_1
Dan ia melihat Arshel sedang duduk berdua dengan seorang wanita, api didalam hati yang dulu pernah padam kini rasanya Menyala kembali .
" Mas Arshel sedang bersama siapa....??? " batin Rania