
Dengan terpaksa akhirnya Rania pun menandatanginya, dan sekarang mereka telah resmi menjadi Suami Istri.
Begitupun dengan Arshel , ia masih dengan memasang mode datar wajahnya namun dalam hatinya ???entah hanya dia Dan Tuhan saja yang tau.
Ini buku nikahnya ya teman2 semua .
Dan ini cincin mereka ,entah sejak kapan Arshel sudah mempersiapkannya.
Setelah selesai ijab kobul , Arshel pun mengantarkan Rania kerumah Rania.
"Berkemaslah !!!! nanti sore akan aku jemput lagi ,jangan membawa barang terlalu banyak ,"pesan Arshel.
Rania pun bingung ," kenapa diminta berkemas ? " tanya Rania.
"Tentu saja ,bukan kah sekarang kita suami istri , dan sebagai pasangan suami istri bukankah tidak baik kalau harus tinggal terpisah, apa kata orang nanti,"ucap Arshel.
"Apa !!!.... Kenapa harus tinggal satu rumah ?? ,kenapa aku tidak bisa tinggal di rumah ini," tanya Rania .
"Bodoh," ucap Arshel sambil menyentil kepala Rania.
__ADS_1
" aw sakit tahu ,"keluh Rania sambil mengusap-usap kepalanya karena disentil oleh Arshel .
"Kita ini sudah suami-istri,dan seharusnya memang kita tinggal dalam satu rumah.
" Apa kamu mau digosipin orang-orang dikira kita bertengkar ,masa pengantin baru sudah pisah rumah," udah Arshel.
"Lagipula malam ini kan malam pengantin kita ,"bisik Arshell sambil mengerlingkan matanya membuat Rania bergidik ngeri.
" Aduh benar juga ya ?,, malam ini kan malam pertama pengantin bagaimana kalau sampai Mas Arshel meminta haknya sebagai suami ,aku belum siap.
"Oh mama papa tolong Nia," batin Rania dalam hati.
"Kenapa malah melamun ,? Cepatlah masuk dan berkemas .
Kemudian ia mencium kening Rania dan berlalu pergi.
Rania masih setia mematung di depan pintu , saat ia tadi dicium oleh Arshel . Dunianya terasa berhenti seketika saat kesadarannya sudah pulih ia sudah tidak lagi melihat Arshel di sana .
" Ah sudahlah sekarang lebih baik aku berkemas-kemas dulu," ucap Rania . Kemudian ia pun masuk membersihkan diri dan mulai berkemas-kemas .
Setelah Rania selesai berkemas , hari ini ia akan pergi menemui teman-temannya. Karena hari ini weekend Mereka pun janjian di Cafe tempat biasa mereka nongkrong .
Rania kini sudah sampai dan di sana sudah terlihat teman-teman Rania ada Kak Vivi, Kak Merry dan juga Dion, mereka seharian mengobrol ada yang bercerita tentang pekerjaan di kantor.
__ADS_1
Dan ada juga yang bercerita tentang kesehariannya.
Tapi Rania dia masih setia diam ,karena dia sendiri bingung harus bercerita tentang apa ?.
"Apa aku harus bercerita bahwa aku sudah menikah dengan Mas Arshel," batin Rania .
"Tidak..... tidak aku tidak mau mereka tahu, bagaimana kalau mereka menjadi sungkan dan tidak mau berteman lagi denganku," batin Rania dalam hati.
Setelah selesai asik mengobrol-ngobrol dengan teman-temannya, mereka pun berselfie Ria
Cantik kan mereka , dari kiri kak Vivi ,Rania,kak merry sedangkan Dion dia tidak mau ikut berfoto dan malah asyik memandangi Rania.
Setelah itu mereka pun berpamitan masing-masing untuk kembali ke rumah .
" Lelah sekali hari ini ini kemana Mas Arshel ?? sudah jam segini belum juga menjemput . Katanya dia akan menjemput tadi .
"Udah ah terserah lah aku tinggal tidur saja . Kemudian Rania pun masuk kedalam setelah ia membersihkan diri , dia pun tidur.
Namun tak lama kemudian datanglah Arshel , saat Arshal mengetuk pintu tidak ada sahutan di sana ,dan untungnya Arshel tahu dimana kunci cadangan Rania berada .
" Gadis bodoh menyembunyikan kunci di tempat yang gampang terlihat," ucap Arshel saat ia menemukan kunci yang berada di dalam pot tanaman .
Kemudian Ia pun masuk ke dalam rumah dan melihat Rania sudah tertidur . " Bahkan dia tidak tidur di kamarnya dan malah tidur di sofa depan TV , Lihatlah bahkan tv-nya saja menonton dirinya bukan dia yang menonton televisi dasar gadis bodoh ,"ucap Arshel kemudian Ia pun menggendong Rania dan memindahkannya ke kamar.
__ADS_1