
🍜Selamat membaca 🍜
Jangan lupa tinggalkan jejak like,vote, komen dan kritik . Dukungan kalian adalah penyemangat Mala terima kasih🍿
Happy reading
Malam telah tiba, jam sudah menunjukan pukul 23:00 namun Arshel tak kunjung pulang. Antara sedih dan kecewa .
" Kemana Mas Arshel sebenarnya...???.
" Bahkan sudah larut tapi belum pulang- pulang juga, "ucap Rania dengan sendu.
Kemudian ia pun memilih untuk tidur duluan , namun belum sempat ia beranjak pergi ,tiba-tiba bel pintu berbunyi.
Ting tong (anggap suara bel pintu ya teman-teman)
Rania pun bergegas untuk membukakan pintu, ia berharap jika itu adalah Arshel.
Namun perasaannya saat ini kekecewaan lagi yang ia dapatkan. Karena ternyata yang datang bukanlah Arshel ,melainkan sebuah kotak misterius.
Kemudian Rania melihatnya, dan ternyata kotak itu pun ditujukan untuk Rania .
Rania pun bergegas membawa kotak itu ke dalam dan membukanya, saat ia membuka kotak itu dan melihat isinya, betapa terkejutnya Rania..!!!.
__ADS_1
Tanpa sadar air matanya pun sudah menetes .
"Tuhan kenapa Rasanya sakit sekali.
"Apakah aku benar-benar sudah mencintai Mas Arshel, "ucap Rania dalam hati .
Ia pun kemudian duduk dan menelungkupkan kepalanya diantara kedua tangannya, tangisan yang sendu membuat Siapa saja yang melihatnya menjadi ikutan sedih .
Rania pun kemudian berlari masuk ke kamar sebelah, lebih tepatnya kamar yang pernah ia tempati dulu saat pertama kali datang ke rumah ini .
Atau bisa disebut kamar tamu , Iya sedih melihat dan memikirkan benda yang sudah ia lihat di dalam kotak itu.
Kotak itu berisi sebuah foto- foto Arshel bersama wanita lain . Foto itu memperlihatkan betapa mesranya Arshel saat menggandeng wanita itu dan berpelukan.
"Bahkan sampai saat ini pun mas Arshel belum juga pulang, apa sebenarnya yang terjadi...??.
" Apa Mas Arshel selama ini hanya mempermainkanku dan menganggapku wanita bodoh, "ucap Rania .
Kemudian Ia pun berjalan kearah sofa, saat ia mendengar suara bel pintu kembali berbunyi dan ternyata Arshel sudah pulang.
Namun betapa kagetnya Arshel saat mendapati Rania sudah duduk di sofa dengan lampu yang masih gelap, saat Arshel menyalakan lampunya ia kaget melihat Rania yang sedih menangis dan di hadapannya ada beberapa lembar foto .
Dan Arshel tahu itu adalah foto dirinya.
__ADS_1
"Rania ini tidak seperti yang kamu pikirkan..!!!.
Namun Rania masih diam tak bergeming, matanya yang sembab masih menatap kosong kesembarangan arah.
Arshel pun mendekat ,namu sebelum ia sempat menyentuh tangan istrinya ,Rania sudah mengangkat 1 tangannya menandakan ia tak mau disentuh.
"Nia ini sungguh-sungguh salah Faham, kamu harus dengarkan dulu penjelasanku, "Ucap Arshel dengan sendu.
"Baiklah aku akan mendengarkan penjelasanmu Mas.
" Sekarang katakan , "Siapa perempuan itu ,dan apa hubungannya dengan mu, tanya Rania dengan lantang .
Karena ia benar-benar sudah di ambang batas kesabaran .
" Dia hanya temanku Nia, tidak lebih, dia sedang ada masalah dan aku tidak bisa bercerita banyak tentang dia .
Karena aku sudah berjanji untuk tetap merahasiakan tentang dirinya, "ucap Arshel
"Baiklah terserah kamu mas ,aku juga tidak akan melarang apapun yang akan kamu lakukan Mas...!!!.
"Dan aku juga tidak akan mencampuri apapun urusanmu Mas . Sepertinya kau lebih nyaman dengan dia ,mungkin aku sendiri saja yang tidak tahu diri karena dunia kita memang benar-benar berbeda.
Seharusnya dari dulu aku tidak pernah mau menyetujui pernikahan ini , "ucap Rania kemudian Ia pun berlari ke atas kamar.
__ADS_1
Karna sebenarnya kotak tadi tidak hanya berisi poto-poto saja, namun juga sebuah surat ancaman untuk Rania , "didalam surat itu tertulis bahwa Rania harus melepaskan Arshel dan hilang dari kehidupan Arshel , kalau tidak panti asuhan lah yang akan menanggung akibatnya.