Tentang Dia

Tentang Dia
Kehilangan Dirinya


__ADS_3

๐Ÿญ Selamat membaca teman-teman ๐Ÿญ


Jangan lupa tinggalkan jejak ya like, rate,vote, kalo berkenan tinggalkan tips juga ya, komen dan kritikannya Mala tunggu sebagai bentuk dukungan kalian. Supaya Mala tambah semangat.


Happy reading


๐Ÿก๐Ÿฅฎ.......................๐Ÿฅฎ๐Ÿก


Arshel yang belum mengetahui kepergian Istrinya, kini ia baru kembali pulang .


Saat Arshel melihat tempat tidur yang terlihat seperti Rania telah tidur , padahal itu guling yang ditutupi slimut , dan lampu juga redup menambah ketidak tauan Arshel dengan keberadaan Istrinya.


Sedangkan disisi lain...


" Rania istirahatlah dulu kaka akan beres-beres, nanti kalau udah selesai kaka akan bangunkan,"ucap kak Silbi.


"Apa kita akan pergi keluar negri saja kak...???, "tanya Rania.


" Jangan Nia, " kita akan keluar kota aja , kaka da tempat disebuah desa .


" Untuk sementara kita akan tinggal disana Nia, "tapi apa kamu sudah yakin Nia...???. Bagaimana kalau itu hanya salah Faham, " ucap kak Silbi.


"Nia udah yakin kak, lagi pula mas Arshel tidak pernah mencintai saya ,pernikahan kami hanyalah karna balas budi Mas Arshel ,karna saya pernah menolongnya, " ucap Rania dengan sendu saat ia mengingat bagaimana slama ini ia menjalani pernikahannya dengan Arshel.


Arshel belum pernah mengucapkan kata cinta padanya, dan bahkan sering terjadi pertengkaran.


" Lalu bagaimana dengan dirimu Nia , apa kamu tidak mencintai Arshel...??, "tanya kak Silbi.


Kini Rania pun diam membeku tak mampu menjawab pertanyaan dari kak Silbi. Apakah ia belum mencintai pria yang ia anggap menghianatinya, yang notaben nya adalah suaminya.


..........

__ADS_1


setelah selesai berberes- beres kak Silbi pun langsung membangunkan Rania, karna mereka akan berangkat menggunakan kereta api .


"Berangkat jam berapa kak keretanya nanti,...?? "tanya Rania.


"Jam 4 nanti ayo , " kita harus cepat nanti kita ketinggalan kereta , " ucap kak Silbi .


Setelah selesai mengunci pintu mereka pun berangkat diantarkan oleh Kak Vivi yang sudah siap didepan rumah.


"Kak Vivi, Nia merepotkan Kak Vivi lagi, maaf ya Kak Vivi, "ucap Rania.


" Enggak kok Nia, Kakak memang tadi sudah janjian dengan kak Silbi, "kakak yang akan mengantarkanmu sampai Stasiun.


" Ayo cepat berangkat nanti ketinggalan kereta lho, "ucap Kak Vivi.


Kemudian mereka pun berangkat namun sebelum itu Kak Vivi dan Kak Silbi sudah mengatur segalanya. Mereka sepakat untuk membantu Rania agar Arshel tidak akan pernah tahu kemana Rania pergi.


Kak Vivi sudah memesan tiket pesawat ke London atas nama Rania, Padahal mereka hanya pergi keluar kota, itu semua mereka lakukan untuk mengecoh Arshel dan ponsel Rania pun sudah dibuang agar GPS Rania tidak aktif . Dan Arshel tidak bisa melacak keberadaan Rania.


" Nia ke mana dia...???.


" Apa pagi-pagi sekali sudah bangun, "guman Arshel kemudian Ia pun bersih-bersih ke kamar mandi.


Setelah selesai rapi Ia pun turun ke bawah, namun tak pernah ada tanda-tanda keberadaan orang, karena ia masih melihat piring dan gelas yang ia gunakan semalam, masih ada di meja makan.


" Kemana Rania....??.


Arshel dibuat heran, karena tak menemukan keberadaan istrinya.


Ia sudah mencari-cari setiap sudut rumahnya namun tak juga menemukan keberadaan istrinya.


Kemudian Ia pun melacak gps-nya namun mati .

__ADS_1


"Sial, Bagaimana ini, apa Rania masih marah, "ucap Arshel kemudian Ia pun menghubungi Arief, untuk meminta Arif membantunya menemukan istrinya.


" Haloo... Rief, "Tolong lacak keberadaan istriku, "ucap Arshel .


" Lo la memangnya nona Nia kemana bro,...??? "tanya Arief.


"Kami ada kesalah fahaman tadi malam, dan sepertinya dia meninggalkan rumah, " ucap Arshel.


" Apa ini ada hubungannya dengan nona Cerry bro...???. " tanya Arief .


Karena Arief tau setiap apa yang dilakukan oleh Arshel , mereka sudah berteman sejak kecil , jadi Arief tau siapa saja teman dekat Arshel.


Cerry monaya adalah orang yang pernah menolong Arshel waktu Arshel kekurangan darah , Cerry bekerja sebagai dokter dirumah sakit tempat Arshel dirawat saat kecelakaan yang menimpanya saat masih SMA.


Dan karna hutang budi makanya Arshel tak pernah menolak saat Cerry membutuhka. bantuannya.


Bahkan saat kemaren Cerry yang tak sengaja melihat Arshel dibandara mengantarkan kliennya, dan Cerry memanfaatkan kesempatan itu untuk mendekati Arshel dengan dalih balas budi.


Ia berpura-pura sakit keras dan mengatakan kalau umurnya tak lama lagi , membuat Arshel tak tega dan ia pun bersedia menemani Cerry hingga mendapatkan obat terbaik agar Cerry cepat sembuh.


Padahal itu semua semua hanyalah akal-akalan Cerry saja, karena yang sebenarnya ia ingin merebut Arshel.


Ia ingin memanfaatkan Arshel, setelah ia mengetahui bahwa Arshel menjadi pewaris dari keluarga Aditama, ia berniat menyingkirkan segala penghalang yang akan menghalangi segala keinginannya itu, termasuk menyingkirkan Rania dari sisi Arshel.


"Baik Pak saya akan segera melacaknya, "ucap Arief.


Beberapa jam kemudian...


" Bagaimana, "Apakah sudah menemukannya, "tanya Arshel dengan tidak sabar.


" Maaf Pak Sepertinya kita kehilangan jejak nona Nia, tapi kami menemukan ponsel nya, tak jauh dari jembatan tempat biasa nona Nia melewati kantor, "ucap Arief .

__ADS_1


"Sial, "Bagaimana aku bisa kehilangan dia, Apakah dia benar-benar marah gara-gara masalah kemarin, ini hanya kesalah pahaman bagaimana caranya aku menjelaskan.


__ADS_2