
Alex & keyla
Mukanya mulai menunjukkan rasa ketidak sukaan pada Keyla.
Setelah sarapan pagi dan paket bulan madu dari mommy nya.
"Apa kamu suka dengan bulan madu heuh?" Alex bertanya sambil memegang dagu Keyla.
"Kenapa hanya diam dan menunduk cepat jawab!" ia mendekatkan wajahnya ke wajah Keyla, sehingga membuat Keyla takut dan membuatnya terpaksa mentup kudua matanya.
Dia tidak menjawab satupun pertanyaan Alex, ia masih takut membayangkan wajah dingin Alex padanya saat berbicara.
****
London 12.00 am
Mira sudah mengetahui pernikahan Alex membuatnya marah, hingga akhirnya ia memutuskan kembali ke indonesia untuk menjumpai alex.
Padalah Alex sudah berjanji akan menunggunya sampai balik lagi, tapi nyatanya Alex malah menikah dengan wanita lain.
__ADS_1
Walaupun Alex sudah menjelaskan padanya tujuan dari pernikahannya itu, tetap saja baginya sekarang Alex bukan lagi milik mira seutuhnya.
"Ingat kamu harus jemput aku, jangan sampai telat" Mira menghubungi Alex agar menjemput dirinya di bandara.
"Hemm... Iya nanti aku bakalan jemput kamu," balas Alex dari sambungan telepon mereka.
"Oke, kalau begitu see you baby."
Mira mengakhiri panggilannya dengan Alex.
------
Alex menepati janjinya untuk menjemput Mira sekarang ia telah membawanya ke apartment milik Mira.
"Bukankah aku telah menjelaskan semuanya, aku mohon bersabarlah sampai dad menyerahkah perusahaan dan seluruh asetnya itu atas namaku," ujar Alex menenangkan Mira agar tidak semakin marah kepadanya."Lagi pula bukankah kita masih tetap bisa bersama terus seperti ini meskipun aku sudah menikah?"
Alex terus mengelus rambut Mira yang sedang berada di dekapnya dan berusaha untuk meyakinkan hati Mira.
"Tapikan tetap saja, statusmu sekarang adalah suami dari wanita sialan itu," ujar Mira kesal.
Mira tau itu semua salahnya karena tidak mau menikah dengan Alex, ia menolak menikah terlalu cepat karena telah menandatangi kontrak kerjanya di luar negeri dan selama menjalani kontrak ia tidak boleh menikah.
-----
__ADS_1
Alex sampai di rumahnya sudah tengah malam dia berdoa supaya semua orang sudah tidur. Namun tidak, keadaan sedang tidak memihak padanya saat pertama kali pintu di buka Alex ia langsung berhadapan dengan dad dan mom.
"Dari mana saja kamu, bukankah kamu tidak ngantor? Tetapi kenapa kamu keluar sampai larut malam begini dan kesalah terbesar mu adalah telah meninggalkan keyla sendirian." Bram sudah emosi melihat anaknya yang baru pulang langsung memarahinya.
Alex tidak menjawab apapun dia hanya diam, ia tidak mau sampai ada keributan dengan daddy nya itu.
"Dad aku bisa menjelaskan semuanya. Tapi tidak untuk sekarang, aku capek sekarang aku mau istirahat," putus Alex dengan nada lelahnya.
Alex terus melangkah meninggalkan kedua orang tuanya, ia langsung menuju kekamarnya.
Saat sampai di kamar dia menjumpai Keyla yang sudah tertidur dengan pulas di sofa, dimana seharusnya Yang tidur disitu sekarang adalah dirinya.
Ia terus memikirkan bagaimana sekarang cara membuat keyla tidak betah dengannya, biar orang tuanya tau bahwa wanita yang di depannya itu yang mengakhir hubungan mereka supaya dad nya akan tetap mewarisi semua padanya.
Tanpa sengaja sekarang tangannya telah menyentuh kepala Keyla.
Cantik. Itulah yang terlintas dipikirannya saat pertama kali melihat Keyla sedang tidur dengan pulas.
Ah kenapa tiba tiba aku berpikiran seperti ini, ingat yang harus kamu pertahankan adalah Mira ia adalah sati satunya wanita yang aku cintai, mira bahkan lebih cantik dari keyla. Alex terus membatin
Entah dari mana tiba-tiba perasaan hangat melintasi dirinya saat melihat Keyla yang terus memejamkan matanya.
Sekarang ia tidak tahu apa yang sedang mengganggu pikirannya.
__ADS_1