
Author Pov~
Dua minggu sudah kepergian Keyla dari rumah. Alex sudah frustrasi dan lelah dalam mencari keberadaan Istrinya, belum ada sama sekali titik terang dimana keberadaannya sekarang. Keyla sudah menyita seluruh waktu yang dimiliki Alex hanya untuk mencari keberadaannya. Selebihnya ia hanya fokus dengan pekerjaannya.
Ia juga mendapatkan kabar bahwa Nicholas juga sudah kembali, ia akan menjumpai pria itu untuk menanyakan tentang keberadaan Keyla. Alex juga berjanji agar tidak terlibat emosi ketika bertemu dengan Nicholas, karena Nicholas adalah jalan satu satunya supaya dirinya bisa bertemu istrinya kembali.
"Ana tolong keruangan saya." Ucap Alex melalui sambungan telepon. Ana yang sudah menjadi Asisten Pribadinya setelah kembali dari luar negeri.
"Baik pak." Jawab Ana.
Memang Alex meminta Ana sepupunya untuk kembali ke indonesia agar bisa membantunya mengurus banyak hal jika dirinya sedang mencari Keyla.
Ana masuk kedalam ruangan Alex setelah mengetuk pintu dengan Alex mempersilahkan dirinya untuk masuk. "Kak aku kemari sebagai adikmu, aku mohon kak Alex ubah penampilan kakak menjadi sedikit rapi. Apa kata auntie dan juga uncle jika tau kondisi a anaknya seperti ini."
"Persiapkan bahan untuk meeting saya besok pagi, saya harus pergi." Alex hanya menatap datar wajah Ana, lalu pergi.
Alex sudah sangat berubah, semenjak Keyla pergi dan Mira juga sudah kembali keluar negeri untuk kembali bekerja. Ia sudah tidak lagi memikirkan penampilannya, sekarang Alex menjadi sedikit pemarah dan juga sekaligus pendiam.
Mira memutuskan untuk kembali fokus pada kariernya setelah beberapa waktu lalu berdebat dengan Alex yang masih tidak mau menikahinya kare a belum bisa melupakan kejadian Alex memergokinya. Mira melanjutkan kontraknya selama satu tahun, kemudian dia akan kembali jika Alex sudah bersedia menikah.
__ADS_1
Alex terus menelusuri jalan guna bertemu dengan Nicholas. Tapi sayang, ketika Alex sampai di kantor Nicholas beberapa pengawal menahannya.
"Pak, kami tidak bisa mengizinkan bapak masuk lagi kemari kalau hanya untuk membuat keributan." Ucap salah satu pengawal yang mencegat Alex.
"Saya kemari bukan untuk membuat ulah, karena saya kemari hanya untuk mencari informasi di mana keberadaan istri saya,"
"Kalau kalian tidak percaya silahkan awasi saya." Sambung Alex dengan tanang. Dan akhirnya penjaga itu benar mengawasi dirinya saat berjalan.
"Anda tunggu di luar, saya akan memberi tahu kedatangan Anda kepada Pak Nicholas."
Penjaga itu masuk kedalam untuk menjumpai Nicholas. Alex masih dengan tenang dan berusaha untuk tidak terlibat emosi masih betah menunggu dari luar.
"Silahkan masuk, pak Nicholas masih berbaik hati mau bertemu dengn Anda." Ucap penjaga keamanan itu dengan nada sedikit mengejek.
"Hello Brother. How are you? Long time no see." Sapa Nicholas lembut.
"Buang saja basa basimu itu. Aku kemari hanya mau menanyakan dimana kamu menyembunyikan istriku." Alex masih berusaha bertanya dengan tenang. Ia tidak mau sampai harus baku hantam lagi dengan Nicholas, karena itu akan mempersulit dirinya mendekati Nicholas agar mau membuka suaranya mengenai keberadaan Keyla.
"Kau menuduhku?" Tanya Nicholas berpura pura polos. Dia memang berjanji akan menutup mulutnya dengan sangat rapat kepada Keyla tentang persembunyian-nya.
__ADS_1
"Aku tidak menuduhmu, aku hanya menanyakan di mana istriku sekarang."
"Oke, Akan aku perjelaskan. Dua minggu yang lalu, aku berada diluar negeri setelah mengantarkan Keyla ke tempat kediamannya dulu. Setelah itu aku langsung kebandara karena harus berangkat ke Kanada, kalau kamu tidak percaya kamu bisa melihat seluruh jadwalku kemana saja aku pergi,"
"Aku benar benar sibuk selama dua minggu ini. Bahkan aku sama sekali tidak menghubungi Keyla saat di sana, kalau kamu masih belum percaya silahkan tanyakan kepada PA ku." Sambung Nicholas santai, agar Alex tidak curiga kepadanya.
"Satu lagi Keyla mengatakan di membawa koper itu untuk mengambil barannya yang tersisa di sana. Mengenai kenapa bisa aku menjemputnya, percayalah aku hanya kebetulan lewat dan aku lihat dia sedang berdiri katanya dia sedang menunggu taxi. Wajar aku memberikannya tumpangan bukan? Dan lagi ketika aku bertanya kenapa dia tidak menyuruh sopir yang ada di rumah untuk mengantarkannya, Keyla bilang ia tidak tidak mau membuat sopir harus menunggu dirinya." Nicholas kembali melanjutkan.
"Terus kenapa kejadian Keyla kabur bertepatan setelah kamu menghubunginya." Ujar Alex yang berusaha untuk mendengarkan penjelasan apalagi yang akan diberikan lelaki di hadapannya.
"For you information... Itu Anton yang menghubunginya, untuk lebih detail kami bisa menjumpai Anton agar dia bisa memberi sedikit jalan keluar."
"Anton? Ada hubungan apa lagi dengan Anton. Atau jangan jangan kalian bersekongkol dalam menjalankan misi ini."
Deg... Tubuh Nicholas mematung mendengarkan tuduhan yang di layangkan Alex kepadanya, karena memang itu benar adanya. Mereka memang sepakat untuk membuat Alex jera dengan sikapnya yang selalu membuat Keyla tersakiti.
"Maaf tuan, sepertinya anda bisa silahkan keluar jika hanya ingin menuduh saya yang bukan bukan."
"Sudahlah Alex aku tidak ingin ikut capur dengan urusan kalian, memang aku yang membawa Keyla tapi bukan untuk kabur. Aku hanya mengantarnya kerumahnya saja tidak lebih, percayalah." Nicholas kembali bersikap tenang. Karena ia tidak mau Alex membaca sikapnya hingga bisa menebak jika ia sedang berbohong.
__ADS_1
Engkau akan mengerti arti memiliki setelah kehilangan. ~
Itulah sekarang yang di rasakan Alex yang sudah menyia nyiakan istrinya dulu, dan membiarkan wanita itu menangis karena perlakuan dari dirinya.