Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia

Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia
Episode 21


__ADS_3

"Iya mom, momy tunggu saja nanti akan ferdo bawa kekasih ferdo untuk menemui momy" ucap ferdo sambil mematikan sambungan telefon dengan Momy nya.


Sebenarnya ia menyewakan baby sister kepada Risa agar Risa dapat ikut dengannya malam ini untuk makan malam bersama keluarganya. Tapi Helen tak mau ikut makan malam itu karna jika dirinya ikut makan Risa akan tau jika dia adik dari ferdo dia berharap semoga saja momy tidak memberi tau kepada Risa jika ferdo memiliki adik perempuan.


--------------------------------------------------


Sedangkan Risa yang sedang beristirahat segera mengambil ponselnya yang berdering sebagai tanda jika ada seseorang yang mengirimkan pesan.


*Jika sudah pulang bekerja segera pulang dan pakailah pakaian yang rapi dan sopan aku akan mengajak mu untuk bertemu keluarga ku* Isi pesan itu yang tentunya dari kekasihnya ferdo.


*Tapi nenek bagaimana?* balas Risa.


*Ada bi Ina kan? sudah jangan membantah ku! ingat jam 6 tepat aku akan menjemputmu* balas ferdo.


"Kenapa dia selalu saja memaksa ku" batin Risa yang kesal karna ferdo yang selalu saja memaksa.


Jam pulang pun tiba Risa segera pulang karna sudah jam 5 sore dan ia harus segera membersihkan badannya dan mengganti pakaian.


Risa memang tak mau membuat ferdo menunggu makanya ia cepat-cepat muka nya yang ia poles dengan sedikit make up terlihat cantik di pandangnya.


"Saa kau mau kemana? bukanya kau baru saja sampai kenapa mau pergi lagi?" tanya Ina yang melihat Risa sudah berpakaian rapi.


"Aku diajak makan malam ferdo di rumahnya, aku bisa titip nenek lagi?" tanya Risa.


"Tentu bisa itu kan memang tugasku lagian aku juga sudah pindah di kontrakan samping rumahmu ini" ujar Ina. Memang Ina sudah disiapkan sebuah kontrakan oleh Hans karna tak mungkin jika Ina pulang pergi.


"Yasudah apa nenek menanyakan keadaan ku?" tanya Risa.


"Tadi sempat menanyakan mu tapi ini nenekmu sedang beristirahat karna habis minum obat" ujar Ina.


Risa yang masuk kedalam kamar neneknya menyinggung kan bibirnya karna ia merasa kan ketenangan ketika melihat neneknya tertidur pulas.


Cukup lama berada didalam kamar neneknya hingga terdengar suara mobil dari luar rumah Risa. Mendengar itu Risa segera keluar rumah dan benar saja jik ferdo sudah datang untuk menjemput nya.


"BI aku berangkat dulu nanti jika nenek bangun menanyakan ku bilang saja sedang pergi dengan ferdo" pamit Risa kepada Ina yang mendapat anggukan dari Ina.

__ADS_1


Risa segera masuk kedalam mobil ferdo untuk menuju mansion ferdo sedangkan ferdo yang terpesona akan kecantikan Risa yang natural walaupun dipoles dengan sedikit make up membuat melamun dengan menatap Risa.


"Doo kau kenapa?" tanya Risa yang membuyarkan lamunan ferdo.


"Aku tidak kenapa-kenapa" bohong ferdo.


Mereka berdua segera menuju mansion ferdo karna momy Helena dan keluarganya sudah menunggu kedatangan putranya dengan kekasih nya. Didalam mobil Risa merasa kan gugup karna baru kali ini ia bertamu Dirumah kekasih nya ya walaupun hanya kekasih kontrak.


"Kau tak usah gugup, anggap saja saat berkumpul dengan keluarga ku kau sedang berkumpul dengan keluarga mu" ujar ferdo yang dapat merasakan kegugupan Risa.


"Hmm iy... iya" ujar Risa yang masih sedikit gugup hingga ia kaget saat tangan ferdo menyentuh tangannya dan mengusap punggung tangan nya.


Setelah menempuh perjalanan cukup lumayan jauh akhirnya mereka berdua sampai dimansion ferdo. Risa turun dari dalam mobilnya hanya melongo melihat mansion ferdo yang begitu mewah dan banyak penjaga melihat itu Risa hanya kagum.


Tarikan tangan ferdo yang membuat Risa keget karna ferdo sudah memangilnya beberapa kali namun tak ada sahutan dari Risa segera ia tarik tangan nya untuk masuk kedalam.


"Bentar kenapa kau buru-buru" ujar Risa.


"Jangan membuat momy ku menunggu karna momy ku bisa marah" ujar ferdo. Mereka berdua masuk kedalam mansion dan segera menuju meja makan.


Berlari menuju kekasih putranya itu dan segera memeluk nya membuat Risa kaget karna sambutan yang diberikan momy ferdo sangat membuatnya senang karna sudah lama ia tak merasakan pelukan seorang momy.


"Ahh kau cantik sekali nak siapa namamu?" tanya momy Helena yang menggandeng tangan kekasih putranya.


"Saya Risa nyonya" ujar Risa sambil menundukkan kepalanya sedikit kebawah.


"Jangan memanggil ku nyonya panggil saja momy oke" perintah momy Helena.


"Iyy...iya mom" ujar Risa yang sedikit gugup.


"Boy kau dapatkan wanita secantik dia apa kau memaksanya atau mengancamnya jika tak mau kau jadikan kekasih?" tanya Dady Felix.


"Dad dia ini kekasih asliku bukan kekasih paksaan! Dady paham?" ujar ferdo dengan penuh penekanan.


"Sudahlah kalian kalau berdebat nanti saja sekarang saat nya makan malam" unta momy Helena yang sibuk mengambilkan makanan untuk suaminya.

__ADS_1


Sedangkan Risa yang ikut mengambilkan makanan untuk ferdo mendapatkan senyuman dari ferdo yang membuat hati Risa merasa terbang melayang. Bagaimana tidak baru kali ini dia mendapatkan senyuman dari ferdo ya walaupun ia sudah pernah sekali melihat ferdo tersenyum.


Melihat ferdo yang tersenyum kearah Risa membuat semua orang menatap senang karna jika ferdo sudah mau tersenyum dengan orang itu makan ia benar-benar menyayangi ataupun mencintai orang itu.


"Ahhh aku jadi ingin cepat-cepat punya wanita yang seperti Risa" ujar Dion yang langsung mendapat tatapan tajam dari ferdo. Melihat itu semuanya hanya tertawa kecil.


Setelah semuanya selesai makan malam mereka segera menuju ruang tengah. Mendudukkan bokongnya tepat disamping ferdo membuat hatinya berdegup kencang entah kenapa hatinya menjadi begini.


"Nak apa nenekmu sudah sehat?" tanya momy Helena kepada Risa.


"Belum mom mungkin karna penyakit tua jadinya akan lama untuk sembuh" ujar Risa. Ia sudah tau jika ferdo pasti sudah mengatakan kehidupan nya kepada momy Helena.


"Boleh momy berkunjung ke rumahmu untuk menjenguk nenekmu?" tanya momy Helena.


"Rumahku selalu terbuka lebar untuk momy jika ingin kesana silahkan saja mom tapi aku tidak bisa menemui momy karna aku harus bekerja" ujar Risa.


"Sudah tidakpapa momy sudah tau" ujar momy Helena.


"Kakak ipar apa kau mencintai ferdo si laki-laki kulkas ini?" tanya Dion kepada Risa.


"Iyy... iya aku mencintai nya" jawab Risa dengan suara yang bergetar.


"Apa kau yakin kakak ipar? jika kau tak mau cinta dnegan Ferdo tinggalkan saja lalu bersamaku haha" goda Dion yang langsung mendapat kan tatapan tajam dari ferdo.


"Tidak, aku sangat mencintai nya aku juga tak akan pergi meninggalkannya" ujar Risa.


"Kata ferdo kau sudah tak punya orang tua apa itu benar?" tanya Dion yang membuat Risa teringat akan kedua orang tuanya.


"Iya aku hanya memiliki nenekku saja" ujar Risa yang matanya menahan air matanya agar tidak jatuh. Momy Helena yang melihat kesedihan Risa segera menghampiri nya dan memeluknya.


"Sudah jangan menangis, anggap saja momy sama Dady ini seperti orang tuamu sendiri" ujar momy Helena dengan tangan nya yang mengusap punggung Risa.


Risa yang mendapat kan kelembutan dan kasih sayang dari momy Helena segera mengeratkan pelukannya dan berusaha tersenyum. Sedangkan Dion yang melihat Risa sedih ia merasa bersalah.


"Maaf kan aku Kakak ipar membuatmu sedih" maaf Dion kepada Risa.

__ADS_1


"Tidak usah minta maaf kau tak salah" ujar Risa yang tersenyum kearah Dion.


__ADS_2