
"Kalau begitu aku pergi sendiri saja" ujar Helen.
"Jangan pergi sendiri! kau akan di temani oleh Hans!" sahut ferdo yang membuat Helen melongo.
"Kakak!!!" teriak Helen yang kesal akan ucapan kakaknya.
--------------------------------------------------
Setelah mereka semua selesai sarapan, mereka segera melakukan akinya masing masing. Dan Helen dia pergi berbelanja dengan di temani oleh Hans.
Di perjalanan menuju mall Helen hanya mengumpat kakak nya itu yang menyebalkan. Ferdo seperti nya memang merencanakan ini agar dia dapat membalaskan perbuatan Helen tadi pagi.
"Sial!! awas saja kau kak!"
"Lebih baik aku pergi dengan pak tukang kebun dari pada harus dengan es kutub balok kek ini" umpat Helen dengan memancarkan wajah murung nya.
"Ni anak kenapa, apa kesurupan demit masall?" batin Hans yang melihat Helen berkomat Kamit seperti demit.
"Kita pulang saja! aku tidak mood untuk belanja!" ujar Helen dengan nada ketus nya kepada Hans.
"Tanggung!" sahut Hans yang masih melakukan mobilnya ke arah mall.
"Putarrrr balik!!" ujar Helen dengan nada sedikit tinggi.
"Ya udah tinggal lu putar aja badan Lo ke arah belakang kelar kan" ketus Hans yang masih fokus ke depan.
"Putar balik mobilnya bodo" ujar Helen dengan menatap tajam ke arah Hans.
"Dilarang putar balik di area sini!" sahut Hans dengan santainya.
"Sial Ni anak yah emang kw duanya si menyebalkan itu!" umpat Helen dengan menghempaskan tubuhnya di kursi nya.
"Dasar wanita!" batin Hans sambil melirik sekilas ke arah Helen.
Setibanya di mall Helen terus saja menjadi pusat perhatian karna dirinya berjalan bersampingan dengan Hans, banyak yang membicarakan tentang diri nya jika adik Ferdi Alexander memiliki hubungan dengan asisten pribadi kakak nya yaitu Hans.
"Itu bukannya adik Ferdo Alexander yah?"
"Iya! eh liat dia jalan dengan asisten kakaknya!"
__ADS_1
"Jangan jangan mereka memiliki Hubungan serius!"
"Laki laki itu sudah seperti hot Dady untuk adik Ferdo itu!"
Memang semua orang di kota nya mengetahui dirinya sebagai adik ferdo dan Hans sebagai asisten nya maka dari situ mereka menyimpulkan jika mereka memiliki hubungan, malahan ada juga yang mengatakan jika Hans menjadi Hot Dady Helen😂
"Sial lama lama aku tutup mulut mereka dengan beton juga!" umpat Helen yang mendengar kan gunjingan dari beberapa orang.
Di sisi lain Hans yang mendengar nya hanya menatap tajam ke arah orang itu sambil mengisyaratkan dengan jarinya untuk orang itu agar tidak membicarakan tentang nya dan adik atasannya itu.
Mendapatkan tatapan tajam dari Hans mereka menunduk takut dan langsung membungkam mulutnya agar tidak mengeluarkan sepatah katapun.
Sedangkan di tempat lain ferdo dan Risa sedang menuju pemakaman tempat nenek ayu di makamkan.
Di dalam mobil hanya ada ferdo dan Risa karna ferdo tak mau menggunakan supir untuk mengantar nya dan dan Risa.
"Apa kau sudah membeli bunga?" tanya Risa dengan pandangan yang menatap luar jendela mobil.
"Sudah!" jawab ferdo singkat dengan pandangan yang fokus ke depan.
Di dalam mobil hanya ada keheningan karna Risa terus saja menatap ke arah luar jendela mobil sedangkan ferdo fokus pada kemudinya namun seringkali dirinya melirik ke arah Risa.
Setibanya di pemakaman ferdo dan Risa segera keluar dana berjalan Menuju makam. Ferdo menggandeng tangan Risa karna dia tau jika Risa pasti akan merasakan sesuatu di hatinya.
"Nenek!!" batin Risa yang berteriak memanggil neneknya.
Mereka berdua berjongkok di depan makam itu dan langsung mengucapakan doa untuk nenek ayu serta menaburkan bunga yang tadi mereka bawa.
Ferdo terus saja melihat Risa yang memandangi makam nenek ayu dengan wajah sendunya. Tak ada satu kata pun yang keluar dari mulut Risa, entah ada apa dengan anak ini.
"Nenek Risa sayangggg, sangat sayang dengan nenek tapi Risa tau jika nenek lebih di sayang oleh tuhan, Maafkan Risa jika Risa belum bisa memberikan dan membalas semua yang sudah nenek berikan dan lakukan untuk Risa. Risa di sini cuma bisa berdoa untuk ketenangan nenek. Risa sayang dengan nenek! sungguh!" batin Risa dengan memejamkan mata nya, dirinya berusaha untuk kuat dan tidak mengeluarkan air mata.
"Ayo kembali!" ajak Ferdo dengan memegang lengan Risa.
"Aku ingin sekalian mengunjungi momy dan Dady" ujar Risa dengan menatap ke arah ferdo.
"Baiklah, ayo!" jawab ferdo dengan tersenyum ke arah Risa.
Kebetulan makam nenek ayu dengan momy dan Dady Risa berbeda tempat yah, karna Dady Felix mengatakan jika nenek ayu di bawa berada di tempat yang sama dengan momy dan Dady Risa itu akan membutuhkan waktu yang lama karena jarak dari mansion ke makam cukup jauh maka dari itu Dady Felix menyarankan jika nenek ayu di makamkan di dekat makam nenek dan kakek ferdo.
__ADS_1
Ferdo dan Risa bangkit dari tempatnya dan berjalan menuju mobil untuk melanjutkan perjalanan nya menuju makam momy dan Dady Risa atau bisa di sebut makam mertua ferdo.
Risa di perjalanan hanya sama saja ketika dia sedang menuju makam nenek ayu. Melihat ria yang melamun Ferdo hanya diam saja.
"Kita mampir dulu ke toko bunga karna aku tidak membawa bunga lagi untuk ke makam momy dan Dady" ujar ferdo yang sudah menepikan mobilnya di depan toko bunga.
Melihat ferdo keluar dari mobil Risa segera mengikuti nya dan berjalan di belakang ferdo.
"Nona!" teriak seorang anak kecil yang membawa setangkai bunga mawar di tangannya.
"Hai" sapa Risa dengan berjongkok agar menyeimbangi anak kecil tersebut.
"Nona apa ingin membeli bunga dari ku?" tanya polos anak kecil tersebut dengan wajah imut nya.
"Emm berapa harganya?" tanya Risa smabil melihat bunga mawar yang di bawa anak itu.
"Murah kok, cuma 10 ribu saja" ujar anak itu dengan senyum di wajah nya.
"Heiii!!" teriak penjaga toko yang melihat anak kecil itu.
"Sudah ku bilang jangan jualan di sini! sana cari tempat lain!!" teriak penjaga toko tersebut dengan wajah yang menyerahkan seperti hantu kuyang 😂
"Baa... baik tuan" ujar anak kecil tersebut dengan badan yang bergetar.
"Jangan takut!" ujar Risa yang mengusap ujung kepala anak itu.
"Dimana dagang an mu?" tanya Risa dengan menggandeng tangan anak itu.
"Di sana nona!" tangan anak kecil itu Menuju ke arah sepeda kecil dengan keranjang yang berisi beberapa tangkai bunga mawar.
"Ayo kakak temani kamu kesana" ajak Risa dengan berjalan menggandeng anak itu untuk Menuju sepeda tersebut.
*
*
*
Udah yaahh
__ADS_1
Selamat berbuka puasa buat yang menjalankan puasa sayang ku😘❤️
Jan lupa like, komen dan vote nya ya🥰