
"Lihatlah almari ku! disana sudah ada banyak pakaian khusus untuk! jadi kau tidak perlu repot repot untuk mengambil pakaian mu di kamar mu lagi!" jelas ferdo dengan menarik tangan Risa agar kembali ke dalam kamarnya.
"Hasss ya sudah lah!" ujar Risa dengan menghela nafas panjang nya.
--------------------------------------------------
Malam harinya keluarga Alexander sedang melakukan makan malam dan semua keluarga sangat senang saat mengetahui Risa sudah lebih tenang fikirannya dan sudah mau menerima kepergian nenek ayu.
"Nak apa ferdo sudah mengatakan sesuatu dengan mu?" tanya momy Helena yang sudah menyelesaikan makannya.
"Sudah mom" jawab Risa dengan wajah yang sedikit memerah karna mengingat kejadian tadi.
"Syukurlah jika sudah! momy sekarang sudah merasakan ketenangan" ujar momy Helena dengan tersenyum ke arah Risa.
"Ehemm, kayanya ada bakal ada yang jadi malam pertama nih" sahut Dion dengan meminum air nya.
"Uhukk uhukkk" Risa yang mendengar nya langsung kaget dan tersedak.
"Kau itu!!!" ujar ferdo dengan menunjuk ke arah Dion dan mendaratkan tatapan tajam ke arah Dion juga.
"Haha maafkan aku kakak ipar" ujar Dion sambil tertawa kecil karna dapat menggoda Risa kakak ipar nya.
"Iya tidakpapa" sahut Risa dengan menghapus sisa air di bibirnya dengan menggunakan tissue.
"Sudah lah kalian cepat selesai kan makanan kalian setelah itu segera istirahat!" perintah momy Helena yang langsung mendapat kan anggukan dari semua anak anak nya termasuk juga dengan Dady Felix yang ikut mengangguki perintah istri nya itu.
"Mom! aku ke atas dulu!" pamit Dion yang sudah bangkit dari duduknya.
"Aku juga mom!" sahut Helen yang juga sudah berjalan mengekori Dion, kebetulan kamar Dion dan Helen hanya terpisah kan dengan ruang belajar Helen.
Setelah Dion dan Helen pergi momy Helena dan Dady Felix juga pamit untuk naik ke atas karna mereka juga sudah sangat lelah, dan sekarang hanya tinggal ferdo dan Risa saja yang berada di meja makan.
"Apa sudah selesai?" tanya ferdo yang setia menunggu istrinya makan.
"Emm sudah! maaf membuatmu menunggu" ujar Risa dengan menatap ke arah ferdo.
__ADS_1
"Tidakpapa! jika sudah selesai sebaiknya kita tidur karna kau seperti nya sangat lelah" ajak ferdo dengan menggandeng tangan Risa ( padahal hanya mau berjalan ke kamar aja pake acara menggandeng tangan segala udah kaya mau nyebrang lautan aja wkwk ).
Saat ferdo berjalan untuk naik ke atas tanpa mereka sadari beberapa maid di sana membicarakan ferdo.
"Lihatlah tuan Ferdo sangat lah sayang dengan nona Risa" ujar salah satu maid yang melihat perhatian dari ferdo.
"Iya kau benar! Sampai sampai saat nona Risa tadi mengalami depresi dia sangat setia menunggu nya dan bahkan dia mau bersikap sabar" sahut dari rekan nya.
"Benar juga apalagi nona Risa bukan lah orang terpandang namun tuan malah memilih nya! Semoga saja pernikahan mereka selalu dalam keadaan harmonis dan penuh kebahagiaan" doa para maid yang ada di sana.
"Iya kita doakan saja untuk pernikahan mereka, aku juga sangat suka dengan nona Risa yang sifatnya tidak sombong, dia orangnya sangat baik bahkan sebelum menikah dengan tuan Ferdo nona sudah banyak membantu pekerjaan kami" sahut salat satu maid yang di sana.
Setelah mereka semua selesai membicarakan majikanya mereka segera melanjutkan pekerjaan nya masing masing karna mereka takut jika tuan nya mengetahui kegiatan nya ini.
Di sisi lain ferdo dan Risa baru saja masuk ke dalam kamar dan langsung saja Risa Menuju kamar mandi untuk menggosok gigi nya. Setelah dia selesai Sekarang giliran ferdo.
Saat ferdo keluar dari dalam kamar mandi dia hanya memakai celana saja tanpa baju dan itu membuat Risa berteriak karna baru kali ini dia melihat seorang laki-laki tanpa pakaian atasnya.
"Aaaaaaa" teriak Risa dengan menutup matanya menggunakan kedua tangannya.
"Kau! pakailah baju dulu!" teriak Risa dengan tangan yang masih menutup matanya.
"Haha apa kau malu?" tanya ferdo dengan tangan yang menarik tangan Risa agar tidak menutupi matanya.
"Ahh jangan!" bantah Risa yang tak mau ferdo melepaskan tangannya yang di gunakan untuk menutup matanya, namun karna tenaga ferdo yang lebih kuat akhirnya Risa kalah karna tenaganya tak cukup untuk melawan ferdo.
Glekkk
Risa menelan air ludah nya sendiri karna melihat bentuk dada suaminya, bentuk nya sangat lah ideal dan membuat nya seperti ingin memegang dada tersebut.
"Kenapa diam?" tanya ferdo yang menyadarkan lamunan Risa.
"Tidakpapa" bohong Risa dan langsung merebahkan dirinya dengan membelakangi suaminya itu.
"Apa kau sudah mengantuk?" tanya ferdo yang juga merebahkan tubuhnya di samping Risa.
__ADS_1
"Belum! memang kenapa?" tanya risa sambil memainkan selimut yang dia pakai.
"Emm aku ingin itu" ujar ferdo yang membuat Risa Bingung karna ucapan ferdo tidak langsung saja ke intinya.
"Itu apa?" tanya Risa sambil membalikkan badannya agar dapat menatap ke arah suaminya.
"Aku ingin seperti malam pertama pengantin pengantin lainnya" ujar ferdo yang langsung membuat Risa sedikit takut dan malu.
"Apa harus Sekarang?" tanya Risa dengan wajah yang sudah merah merona seperti kepiting rebus 🦀.
"Malam pertama nya kan Sekarang ya jadi harus sekarang lah!" tegas ferdo dengan tangan yang meraih badan Risa agar masuk ke dalam dekapan nya.
"Oh tuhan aku sungguh belum siap" batin Risa dengan keringat dingin yang keluar dari tubuhnya.
Ferdo yang melihat ketakutan Risa akhirnya dia urungkan untuk meminta hak nya Sekarang, karna dirinya juga tak mau memaksa istri nya itu untuk menuruti keinginan nya jika istri nya saja belum siap akan keinginan nya itu.
"Tidurlah! aku tidak akan memintanya sekarang!" ujar ferdo dengan mengusap pelan punggung Risa istri nya tersebut.
"Kenapa?" tanya Risa yang sebenarnya dirinya tak enak jika harus menolak suaminya itu apalagi benar yang di katakan ferdo jika hari ini hari pernikahan nya otomatis hari ini adalah hari pertama mereka menjadi sepasang suami istri.
"Tidakpapa. aku hanya tidak ingin memaksa mu untuk melakukan itu, karna aku juga tidak mau pada saat melakukan itu kau merasakan tertekan" jelas ferdo dengan mata yang mulai terpejam.
"Aku tidakpapa! lakukan saja jika kau mau lagian itu juga sudah menjadi hak mu dan ini juga sudah menjadi kewajiban ku sebagai seorang istri" ujar Risa yang membuat ferdo membuka matanya kembali.
"Sudahlah. Tidur saja tidak usah bahas masalah itu lagi! aku akan melakukan nya jika dirimu sudah siap dari hati dan fikirkan jadi sekarang kita tidur saja oke!" ujar ferdo dengan mengecup kening istrinya tersebut.
"Maaf kan aku" ujar Risa pelan namun masih di dengar oleh ferdo.
*
*
*
Udah dulu ya
__ADS_1
Bye bye sayang sayang ku😘