Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia

Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia
Episode 30


__ADS_3

"Nek aku keluar dulu momy helena sedang menunggu ku, nenek dengan bi Ina dulu ya" pamit Risa.


Menuruni anak tangga satu persatu, berjalan menuju ruang tengah keluarga Ferdo. Di ruangan itu sudah berkumpul semua keluarga Ferdo, termasuk Dion dan Hans ya karna mereka berdua masih disitu untuk melancarkan rencana yang mereka buat.


 -------------------------------------------------------


Risa segera menghampiri keluarga Ferdo untuk bergabung dengan mereka.


"Nak duduklah disini" ujar momy Helena, Risa yang mendengar kan Ucapan momy Helena segera duduk disampingnya.


"Momy ingin bicara denganmu karna ini menyangkut rencana pernikahan mu dengan ferdo" ujar momy Helena.


"Bicara saja mom Risa juga ingin tau" ujar Risa.


"Begini apa kau keberatan jika pernikahan mu kita majukan?" tanya momy Helena.


"Dimajukan? memang kenapa mom?" tanya Risa.


"Momy dan semuanya yang ada di dini sudah membicarakan ini sejak kemarin karna melihat keadaan nenek mu nak. Momy hanya khawatir jika nenekmu pergi sebelum kau menikah" ujar momy Helena.


"Ferdo dan bi Ina juga bilang begini apa memang aku haru memajukan tanggal pernikahan ku demi nenek?" batin Risa.


"Nak momy bukannya bagaimana tapi momy hanya takut terjadi sesuatu pada nenekmu nanti, jangan terlalu egois buang dulu keegoisan mu ini jauh-jauh" ujar momy Helena.


"Tapi mom Risa mau menikah jika orang yang meneror Risa sudah Risa ketahui" pinta Risa.


"Tenang kakak ipar asisten Hans, ferdo dan aku sudah tau siapa pelakunya tinggal kita menjebaknya saja untuk kita beri hukuman" sambungan Dion.


"Boy apa benar yang dikatakan Dion? siapa pelakunya?" tanya Dady Felix.


"Iya kak siapa pelakunya biar aku cincang-cincang jadi makanan anjing" sambungan Helen.


"Sudah kalian tidak perlu tau masalah ini biar aku, Dion dan Hans saja yang mengurusnya kalian bantu aku mengurus acara pernikahan ku saja" ujar ferdo.


"Momy setuju kita segera Selesai kan persiapan pernikahan ini nanti setelah ferdo memberikan hukuman kepada orang itu kita bisa langsung menikah kan ferdo dengan Risa" ujar momy Helena.


"Ide bagus mom, besok kita cari gaun pengantin ya ris" ujar Helen yang mendapat anggukan dari Risa.


"Tidak usah keluar dari sini dulu. Masalah gaun pengantin biar desainer itu datang kesini! aku tidak ingin terjadi sesuatu saat kalian keluar dari sini" ujar ferdo.

__ADS_1


"Tapi kak kami juga ingin berkeliling di mall untuk berjalan-jalan" ujar Helen.


"Jangan membantah ku!! Ingat kau pernah membantah ucapanku dan kau celaka kan! ingat itu!!!" bentak Ferdo.


"Iyaaa kak maaf" ujar Helen dengan menundukkan kepalanya.


"Sudah kalian itu bertengkar saja terusss! kamu baby dengarkan ucapan kakakmu jangan membantah nya!" ujar momy helena yang memilih membela putranya karna ucapan putranya memang benar.


"Mom aku kembali keatas dulu" pamit Risa.


"Mau kemana?" tanya ferdo.


"Ingin menemui nenek saja" Jawab Risa.


Risa meninggalkan ruang tengah itu untuk menemui neneknya kembali. Risa ingin memberi tau neneknya jika pernikahan nya akan dimajukan.


Sesampai dikamar neneknya ris berhenti didepan pintu kamar itu karna mendengar suara neneknya yang sedang berbicara dengan bi Ina.


"Bu, anda harus sehat agar bisa melihat Risa menikah" ujar Bi Ina.


"Tii...dak na, Aaa...ku tidak aa...kan mee... melihat Risa meee... nikah" ujar nenek ayu terbata-bata dengan suara lemahnya.


"Naa jii...ka aku tidak bisa mee... lihat Risa meenii...kah toloo...ong ganti kan aku" ujar ayu.


"Sudahlah jangan bicara seperti itu terus, ibu istirahat lah jangan terlalu lelah" ujar Bi Ina yang tidak kuat jika terus mendengarkan permintaan ayu yang kadang ngawur.


Dibalik pintu Risa yang matanya sudah berkaca-kaca segera berlari ke kamar nya. Menangis diatas ranjang dengan memeluk kedua lututnya nya.


"Tolong jangan ambil nenek ku, dia yang aku punya sekarang jangan ambil dia hiks hiks hiks" ujar Risa disela-sela tangisannya.


" hiks hiks Kenapa kau selalu mengambil orang yang aku sayang? kenapa? kenapa aku tak sekalian kau ambil" ujar Risa.


Tanpa sengaja ferdo yang tadinya ingin menemui Risa dikamar neneknya untuk mengajak keluar agar tidak suntuk di sini namun saat ferdo masuk kedalam kamar nenek ayu ia tak melihat ada Risa didalam sana.


Berjalan menuju kamar Risa ferdo terhenti karna mendengar suara tangisan seorang wanita. Perlahan ia mendekat ke arah kamar Risa dan benar jika yang menangis berasal dari kamar Risa.


Saat ferdo ingin memutar gagang pintu saat itu juga mendengar ucapan Risa yang diucapkan disela tangisannya, mendengar itu ferdo mengurungkan niatnya untuk membuka kamar itu.


Ferdo mendengar kan semua keluh kesah yang Risa keluarkan dari mulutnya hingga tak terasa air matanya lolos begitu saja mendengar siksaan hidup Risa.

__ADS_1


"Berat sekali beban mu. Aku janji akan membahagiakan mu dan menjaga mu" batin ferdo. Setelah tidak mendengar tangisan Risa, ferdo segera masuk kedalam kamar itu.


Melihat Risa meringkuk diatas ranjang dengan mata terpejam membuat ferdo merasakan sesuatu. Mengusap ujung kepala Risa dan Ia berharap jika dirinya bisa menghilangkan kesedihan Risa yang pernah dialami dan mencegah Risa agar tidak bersedih dikemudian hari.


Merasakan sentuhan dibagian kepalanya Risa segera bangun untuk melihat apa yang ia rasakan saat ini.


"Kaau kenapa disini lagi" teriak Risa yang kaget hingga menjauhkan dirinya dengan ferdo.


"Hei tentang saja aku tidak macam-macam padamu aku akan macam-macam padamu jika kau sudah jadi istriku" goda ferdo dnegan mengedipkan sebelah matanya.


"Matamu kenapa? apa kemasukan debu?" tanya Risa, yah karna Risa yang begitu polos jadi tidak tau isyarat apa yang di berikan ferdo hingga akhirnya timbul ide di kepala ferdo.


"Iya ini perih sekali mataku" tangan ferdo yang terus mengusap matanya sampai berair.


"jangan kau usap begitu sini aku bantu" tangan Risa menarik kerah baju ferdo. Mendekat kan bibirnya kearah mata ferdo membuat Ferdy berfikiran aneh.


"Kenapa bibirnya sangat menggoda" batin ferdo.


Risa segera meniup mata ferdo dengan pelan.


"Ahhh shitttt, ini sangat menggoda aku tidak bisa tahan jika begini terus" batin ferdo.


Ferdo yang segera mendorong sedikit tubuh Risa kebelakang namun karna Risa yang belum siap untuk mendapat dorongan dari ferdo membuatnya terhuyung ke belakang hingga akhirnya.


Brukkkkkk.


Tubuh Risa tepat diatas ferdo, Awalnya ferdo ingin menarik Risa ehhh ternyata ferdo juga kehilangan keseimbangan karna saat memutar tubuh Risa membuat nya ditarik oleh Risa.


Mata mereka saling adu pandang yang tanpa mereka sadari bibir mereka sudah bersentuhan tanpa batas apapun.


Ferdo seorang laki-laki normal saat merasakan bibir Risa yang kenyal membuat nya semakin tak tahan hingga akhirnya ferdo Mel***t bibir Risa.


Risa yang berusaha mendorong badan ferdo tidak bisa karna tenaganya tidak seberapa dengan ferdo hingga akhirnya Risa menggigit bibir ferdo.


"Akhhhh sakit kenapa kau menggigit ku!"tanya ferdo.


"Dasar kau mengambil kesempatan dalam kesempitan saja jadi rasakan itu akibatnya" ujar Risa yang berjalan meninggalkan ferdo untuk menunju kamar mandi agar bisa membersihkan badannya.


Maaf jika ada salah penulisan kata🙏

__ADS_1


Tinggalkan jejak like dan komennya terimakasih 🤗


__ADS_2