Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia

Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia
Episode 27


__ADS_3

"Nenek jangan memikirkan apapun agar nenek bisa sehat kembali nanti Risa akan ajak nenek jalan-jalan jika nenek sudah sembuh" ujar Risa dengan mata yang berkaca-kaca.


Selang beberapa menit nenek ayu kembali tertidur karna akibat dari obat yang diminum nya. Risa segera kembali ke kamar untuk beristirahat...


--------------------------------------------------


Keesokan harinya Helen sudah berada di rumah Risa mereka berdua berbincang cukup lama hingga akhirnya Helen mengajak Risa untuk keluar.


"Ris kita keluar aja yuk cari angin" ujar Helen.


"Boleh. Bentar aku pamit bi Ina dulu ya takut nya ntar nyariin" ujar Risa yang diangguki oleh Helen.


Mereka berdua berada didalam mobil Helen, sebenarnya Helen ingin mengajak Risa ke mansion nya.


"Ini kan jalan arah rumah ferdo" batin Risa yang hafal betul jalan yang dilalui mereka berdua.


"Ris sebenarnya aku ingin mengajakmu ke rumahku" ujar Helen.


"Oh yaudah gapapa Len sekalian aku juga mau kenal keluarga mu" ujar Risa.


"Kamu sudah kenal keluarga ku Risa bahkan kamu akan menjadi kakak ipar ku" ujar Helen yang membuat Risa bingung.


"Kakak iparmu?" tanya Risa.


"Iyaa Sebenernya ferdo yang ingin jadi suami mu itu kakak ku hehe" ujar Helen sambil memamerkan giginya.


"Apaaa? kakak mu?" ujar Risa.


"Iya. Maaf jika dulu aku tidak mau membantu mu saat kamu meminjam uang padaku karna sebenarnya aku memang sengaja tidak meminjamkan uang itu biar kau pacaran dengan kakak ku, maaf ya" mohon Helen.


Risa menghela nafas panjang entah kenapa dunia ini begitu rumit.


"Sudahlah tidakpapa mungkin memang aku ditakdirkan untuk menjalani hidup ku seperti ini yah dengan menikah bersama kakakmu mungkin sudah menjadi takdir ku jadi semua bukan salahmu" ujar Risa.


"Maafkan aku ris" ujar Helen.


"Tidakpapa Len toh aku menikah dengan kakakmu jadi kita bisa bertemu setiap hari ya kan" ujar Risa.


"Iya sih ehh iya aku mau tanya boleh?" tanya Helen.

__ADS_1


"Tanya aja kaya sama siapa aja harus minta izin dulu" jawab Risa.


"Sebenarnya apa kamu yakin untuk menikah dengan kakakku? apa kau memiliki perasaan kepada kakak ku?" tanya Helen.


"Aku sudah yakin Len dengan keputusan ku ini soal perasaan biar jadi urusan ku aja" Jawab Risa.


"Ris, jika kamu tidak memiliki perasaan sedikit pun dengan kakak ku dan pernikahan ini hanya membuat mu tertekan aku bisa kok bantu kamu buat membatalkan pernikahan ini" ujar Helen.


"Aku tidak mau membatalkan pernikahan ini Len" ujar Risa.


"Memang kenapa ris? apa kamu menikah hanya demi nenekmu atau sedang diancam oleh kakak ku?" tanya Helen.


"Tidak aku hanya sudah yakin saja menikah dengan kakak mu itu, sebenarnya kakak mu itu baik. Jika kakak mu bisa bersikap sedikit perhatian dan merubah sifat dinginnya itu aku bisa saja mencintai nya" ujar Risa yang membuat Helen tersenyum kecil.


"Kau tenang saja kakak ku pasti akan bisa membuat mu jatuh cinta hingga kau tak mau lepas dari kakak ku si kulkas itu" ujar Helen.


"Iya doakan saja pernikahan ku berjalan dengan lancar dan awet sampai maut memisahkan" ujar Risa.


Mereka berdua sudah sampai di mansion ferdo. momy Helena yang melihat kedatangan calon mantunya segera menghampiri nya dan mengajak berbicara masalah pernikahan nya dengan putranya.


"Mom ferdo apa sedang bekerja?" tanya Risa.


"Apa kau kangen dengan ferdo nak?" tanya momy Helena.


"Ferdo sedang dikantor kau hubungi saja dia pasti akan pulang" ujar momy Helena.


"Yasudah Risa ingin menghubungi ferdo dulu mom" pamit Risa yang beranjak dari tempat duduknya untuk menghubungi ferdo.


Ferdo yang berada di ruang kerjanya mendapatkan telfon dari Risa segera mengangkat nya.


Drt Drtt Drttt


"Ada apa?" tanya ferdo.


"Kau bisa tidak pulang? ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan padamu tapi jemput aku dirumah mu" ujar Risa.


"Oke sebentar lagi aku akan kembali" ujar ferdo memutuskan sambungan telefon nya.


Mendengar perintah calon istrinya ferdo segera pulang karna tak mau membuat Risa menunggu nya terlalu lama.

__ADS_1


Diperjalanan ferdo sedang memikirkan ucapan anak buahnya jika kemari Risa mendapat kiriman kado namun entah dari siapa dan isinya apa. Apa mungkin Risa mengajaknya bertemu untuk memberi tau tentang itu.


Setibanya dimansion ferdo segera membawa Risa untuk menuju rumah Risa agar cepat mengetahui apa yang sebenarnya ingin disampaikan Risa.


"Kau ingin menunjukkan apa kepada ku?" tanya ferdo yang fokus dengan kemudinya.


"Nanti saja kau akan tau sendiri" jawab Risa melihat ferdo sekilas.


Hingga akhirnya mereka berdua sudah berada didalam rumah Risa. Segera saja Risa menarik tangan ferdo untuk masuk kedalam kamar.


"Heii kenapa kau membawa ku ke kamar mu? sebenarnya apa yang ingin kau tunjukan?" tanya ferdo yang bingung namun tak mendapat Jawaban dari Risa.


Mengambil kotak yang ada didalam almari Risa segera memberikan kotak itu kepada ferdo. Membuka kotak yang diberikan Risa ferdo sedikit kaget dengan isi kotak tersebut.


"Apa ini sa? Siapa yang mengirimkan ini untukmu?" tanya ferdo yang melihat sebuah boneka yang kotor dan sedikit hancuk serta kertas yang ber tuliskan,


*Jauhi Ferdo Jika Ingin Hidupmu Tenang Jika Tidak Kau Akan Bernasib Sama Seperti Boneka Ini!!!*


Yah itu lah isi kotak yang dikirimkan oleh seseorang untuk Risa.


"Aku tak tau siapa yang mengirimkan ini semua untuk ku yang pasti aku takut jika terjadi sesuatu padaku yang berakibat pada nenek ku nanti doo" ujar Risa.


"Kau tenang saja semuanya akan aman" ujar ferdo yang berusaha menghentikan kecemasan Risa.


"Aku tidak bisa tenang do, apalagi dengan keadaan nenek ku" ujar Risa.


"Yasudah begini saja sekarang kau kemasi barang-barang mu dan nenek kita pindah dari sini kau tinggal saja di mansion ku agar semua nya aman" printah ferdo.


"Tiii... tinggal satu rumah dengan mu?" tanya Risa.


"Bukan hanya denganku tapi juga dengan keluarga ku dan nenekmu untuk masalah bi Ina dia juga bisa ikut kita" ujar ferdo.


"Yasudah aku setuju semua ini demi keadaan ku dan nenek" ujar Risa yang segera mengemasi barang-barang nya dan barang milik neneknya tak lupa ia juga memberi tau kepada bi Ina untuk segera mengambil barang miliknya di kontrakan nya.


"Hans segera kerumah Risa" perintah ferdo yang menghubungi asisten Hans.


Hans yang sudah sampai di rumah Risa hanya bingung kenapa barang-barang calon istri atasnya berada didalam koper serta nenek ayu yang berada di gendongan ferdo.


"Hans segera masukan barang-barang itu kedalam mobil, dan untuk bi Ina kau ikut mobil Hans, Risa dan nenek biar bersama ku" ujar ferdo.

__ADS_1


"Baik tuan" jawab bi Ina.


Mereka semua segera menuju mansion ferdo, Ferdo melakukan ini agar dia dapat menjaga Risa dan nenek ayu agar tidak ada yang menggangu hubungan nya apalagi sekarang sedang mengurus rencana pernikahan.


__ADS_2