
"Bodoh kenapa aku bisa lupa!" batin ferdo sambil mengembalikan ponsel nya ke dalam saku nya dan langsung berpindah tempat duduk untuk di duduk di samping Risa.
"Maaf kan aku jika aku membuat trauma mu itu muncul lagi" ujar ferdo yang langsung membuat Risa melihat ke arah nya.
--------------------------------------------------
Risa masih menatap wajah suaminya dengan lekat hingga mereka tidak sadar jika pesanan yang mereka tunggu sudah di antara pelayan.
"Maaf tuan, nyonya pesanan anda" ujar pelayan itu ke tiga kalinya dengan menepuk bahu Risa.
"Ahh iya maaf" ujar Risa yang sadar akan kedatangan pelayan tersebut.
"Kalau begitu saya permisi tuan, nyonya" Pamit pelayan tersebut.
"Makanlah dulu, soal tadi kita bicarakan di rumah" ujar ferdo dengan tangan yang mengambil minuman nya.
Mereka berdua segera melahap makanan yang mereka pesan dengan keadaan tenang tanpa suara atau sepatah kata pun.
Setelah selesai makan siang mereka Kembali ke mansion ferdo, di dalam mobil ferdo terus saja menggenggam tangan Risa.
"Lepaskan tangan ku!" ujar Risa yang tak suka jika ferdo menyetir dengan satu tangan saja.
"Kenapa? biarkan seperti ini" ujar ferdo tanpa menatap ke arah Risa.
"Lepaskan, fokus saja dengan kemudi mu jangan seperti ini" ujar Risa dengan menatap wajah Ferdo dengan lekat.
"Diamlah saja" ujar ferdo dengan tangan yang masih saja menggenggam tangan istri nya itu.
Setelah tiba di mansion mereka berdua segera turun dan langsung masuk ke dalam kamar karna Ferdo ingin melanjutkan pembicaraan tadi siang.
Masuk kedalam kamar Risa segera menuju kamar mandi untuk mencuci muka terlebih dahulu sedangkan ferdo dia langsung duduk di sofa kamar nya.
Saat ferdo baru saja duduk di sofa dirinya di bangunkan lagi karna mendengar suara ketukan dari pintu.
Tok Tok Tok
"Maaf tuan, saya hanya ingin memanggil tuan dan nyonya makan siang karna momy tuan sudah menunggu" ujar pelayan pribadi ferdo yang menghampiri ferdo.
"Bilang saja aku dan Risa sudah makan siang" jawab ferdo.
"Baik tuan" setelah pelayan pribadi ferdo pergi ferdo kembali ke dalam dan langsung menghampiri Risa yang duduk di sisi ranjang.
__ADS_1
"Apa yang kau fikirkan?" tanya ferdo sambil duduk di samping Risa.
"Tidak apa apa" ujar Risa.
"Apa masih takut?" tanya ferdo sambil meraih tangan Risa.
"Tidak" jawab Risa dengan singkat.
"Aku janji lain kali tidak akan mengulang itu tadi" ujar ferdo dengan tangan yang menarik kepala Risa agar bersandar di bahunya.
"Hmm" ujar Risa sambil memejamkan mata nya, entah kenapa dirinya mudah sekali luluh pada ferdo.
"Kau ingin honeymoon kemana?" tanya ferdo namun tidak mendapatkan Jawaban dari Risa.
"Hei!"
"Kenapa diam saja? apa kau tidak mau pergi honeymoon?" tanya ferdo tanpa menoleh ke arah Risa.
"Apa kau..." ucapan ferdo terhenti saat melihat Risa ternyata tertidur di bahunya. Melihat itu dirinya segera membaringkan tubuh Risa di ranjang dan menutupi nya dengan selimut.
"Jika saat tidur seperti ini kau terlihat semakin cantik" ujar ferdo dengan tangan yang mengusap pelan wajah istri nya yang tertidur di hadapan nya.
Greppp
"Mungkin tidur siang dengan istri sendiri sangat menyenangkan" ujar ferdo sambil mengeratkan pelukan nya.
Mereka berdua akhirnya masuk ke alam mimpi bersama sama namun beda tempat nya yah😂
Sedangkan momy Helena yang ingin menghampiri menantu nya ia urungkan karna melihat menantu dan anaknya tidur dengan posisi berpelukan.
Ceklek
"Naa..."
"Semoga saja aku cepat dapat cucu" ujar momy Helena yang mengira jika menantu dan anaknya sehabis berhubungan karna tubuh Mereka di tutupi oleh selimut dari ujung kaki hingga bawah leher nya.
Momy Helena segera menutup pintu kembali dan kembali turun untuk menemui suami dan anak anak nya yang sedang berkumpul bersama.
"Risa mana mom?" tanya Helen yang melihat momy nya turun dari tangga namun hanya sendirian.
"Sedang tidur dengan kakak mu" jawab momy Helena sambil berjalan ke arah nya.
__ADS_1
"Siang siang bolong begini tidur?" tanya Dion dengan penuh kecurigaan karna dirinya tau jika ferdo bukan tipikal orang yang suka tidur di siang hari begini.
"Biasalah pengantin baru" sahut momy Helena dengan mendudukan bokongnya di samping suami nya yang sibuk dengan majalah nya sendiri.
"Emang siang bolong begini enak kalau gituan?" ucapan polos dari Dion begitu saja keluar dari mulutnya eh eh bibirnya aja yang polos tapi aslinya Dion ngga sepolos itu😂
"Karna kalau gituan itu ngga pernah Mandang situs pagi, siang, sore, malam kalau udah enak ya udah. terusin aja Ampe puas, tanya aja sama momy mu ini kalau ngga percaya" ujar Dady Felix yang langsung mendapat tatapan tajam dari momy Helena.
"Dasar!" ketus momy Helena dengan tangan yang memukul kecil bahu suami nya karna terkadang mulut suami nya tidak bisa di rem.
"Sudahlah kalian malah bahas apaan jijik dengernya" sahut Helen dengan kedua tangan yang menutup telinganya karna tidak mau telinga polos nya ternodai oleh ucapan Dady dan kakak angkat nya Dion.
"Jijik, jijik, jijik! ntar lu kalau Nikah kalau ngga gituan ya ngga bisa hamil kali!" ketus Dion sambil menatap sinis ke arah Helen.
"Nih ya gua kasih tau, ntar kalau lu nikah terus ngga mau gituan suami Lo bakalan kabur tau apalagi kalau cara main Lo kurang mantep auto cari yang lain noh suami Lo😂" tambah Dion yang menakuti Helen.
"Tapi kan ngga usah bahas kaya gitu juga kali di sini gua kan juga belum nikah terus masalah suami gua ngga puas ya udah tinggal gua potong aja tu milik dia" ketus Helen yang juga menatap sini ke arah Dion.
"Gaya gayaan mau motong orang pegang aja pasti lu udah kayak ulat bulu😂" Ujar Dion sambil kembali menatap ke arah ponsel nya.
"Lama lama punya Lo yang gua potong Ampe ke akar akarnya kalau banyak omong Mulu" ujar Helen dengan melotot kan matanya ke arah Dion.
"Emang beee..."
"Udah! kalian ini kalau jadi satu gini udah kaya Tom and Jerry" sahut momy Helena yang memotong ucapan Dion.
"Salahin aja tu anak momy yang sok Sokan cakep" ketus Helen sambil bangun dari duduknya.
"Mau kemana?" tanya Dady Felix sambil menurunkan sedikit majalah yang ada di depannya.
"Keluar bentar dad" ujar Helen sambil menengok ke arah Dady Felix.
"Biarin dad dia udah kencan dengan Hans" ledek Dion sambil berlari menuju tangga.
"Dionnnn!!!!!" teriak Helen yang tak suka jika Dion menyangkut pautkan dirinya dengan Hans pria yang tak dia sukai itu.
*
Maaf ya ngga up kemarin, othor baru ngga enak badan jadi mau nulis ngga mood🥺
Buat kalian yang setia nungguin novel ini up makasih banget and love you all❤️
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan vote yah🥰