Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia

Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia
Episode 70


__ADS_3

"Iya aku setuju itu nanti masalah pekerjaan mu biar aku yang urus dulu" sahut Dion.


"Hmm aku terserah dengan Helen saja dad" ujar Hans.


"Hah ya sudahlah aku berangkat dengan mu juga tidakpapa" ujar Helen yang menerima usulan dari Dady nya.


--------------------------------------------------


Pagi harinya, ferdo dan Risa sudah bersiap dengan barang barang yang akan di bawanya untuk honeymoon. Sedangkan Helen juga sudah menyiapkan barang barang nya yang akan dirinya bawa untuk liburan dengan Hans.


Entah dirinya bermimpi apa hingga dia bisa berangkat liburan dengan Laki-laki yang membuat nya sering kali kesal.


"Huh, tenang oke! anggap saja kau liburan sendiri dan Hans hanya untuk menjagamu" ujar Helen Kepada dirinya sendiri dengan menghadap ke arah cermin.


Setelah selesai merapikan dirinya dan menyiapkan barang barang nya Helen segera turun ke bawah untuk menemui keluarga nya yang pasti sudah menunggu nya.


"Barang mu sedikit sekali bawanya" tanya Risa yang kebetulan juga turun dari atas.


"Iya, aku malas membawa banyak banyak karna aku bisa beli disana lagi pula ada Hans yang akan membayarkan belanjaan ku haha" jawab Helen dengan tertawa kecil.


"Dasar kau ini" sahut Risa dengan memukul kecil bahu sahabat nya itu.


Kalian tau kan Helen dan Risa adalah seorang sahabat jadi mereka sangatlah akrab apalagi sekarang Risa sudah menjadi kakak ipar Helen, itu membuat mereka menjadi tambah akrab.


Di ruang tamu sudah ada Dady Felix, momy Helena, Dion, Ferdo dan juga Hans yang duduk di sofa.


"Cepatlah sedikit jalannya" teriak Dion yang duduk di samping Hans.


"Berisik!" sahut Helen yang juga berteriak.


"Apa kau sudah siap?" tanya ferdo yang melihat istri nya berjalan mendekati nya.


"Sudah" ujar Risa yang duduk di samping suami nya.


"Kalian mau berangkat jam berapa?" tanya momy Helena Kepada kedua anaknya yang akan liburan.


"Kami sebentar lagi akan berangkat mom" jawab ferdo yang menatap kearah momy Helena.


"Ya sudah kalau begitu, kalian jaga diri baik-baik! lindungi wanita wanita cantik ini, jangan sampai kalian terluka dan kalian harus kembali dengan keadaan sehat" pesan momy Helena Kepada kedua putranya.


"Pasti mom, momy tenang saja" ujar ferdo dengan menggenggam tangan istri nya.

__ADS_1


"Itu pasti mom" sahut Hans.


"Sudahlah mom kami hanya pergi berlibur bukan berperang jadi momy tidak usah khawatir" ujar Helen yang menggenggam tangan momy nya.


"Momy tau, tapi entah kenapa perasaan momy tidak enak" ujar momy Helena yang merasakan kegelisahan di hatinya.


"Momy memikirkan aneh aneh maka dari itu momy merasa kan khawatir" ujar Dion.


"Sudahlah mom, buanglah pikiran negatif mu. momy berdoa saja semoga setelah pulang honeymoon aku bisa memberikan cucu pertama untuk mu" sahut ferdo yang membuat Risa langsung menatap ke arah nya.


"Itu harus kak, aku sudah ingin memiliki keponakan yang lucu" ujar Helen yang juga berharap agar kakak nya segera mempunyai keturunan.


"Doakan saja yah" ujar Risa sambil tersenyum ke arah keluarga nya.


"Momy akan selalu mendoakan yang terbaik untuk anak anak momy" ujar momy Helena.


"Dady juga akan mendoakan kalian untuk yang terbaik" sahut Dady Felix dengan tangan yang mengambil secangkir kopi yang disediakan untuk nya.


"Maaf mengganggu tuan, nyonya, master" ujar salah satu pelayan yang masuk ke dalam ruang tamu.


"Ada apa?" tanya Dion yang menatap kearah pelayan tersebut.


"Ya, Kembalilah. Kami akan keluar sebentar lagi" ujar ferdo.


"Baik master, kalau begitu saya permisi" ujar pelayan tersebut dengan memberikan bow terlebih dahulu.


Setelah pelayan tersebut pergi semua keluarga Alexander segera berjalan keluar mansion.


"Mom, dad aku pamit pergi dulu" pamit Risa Kepada mertuanya.


"Hati hati lah saat disana..."


"Iya hati hati lah jangan sampai kau gagal berlibur karna perbuatan Ferdo yang ganas" sahut Dady Felix yang memotong ucapan dadi istri nya.


"Dad!" ujar ferdo dengan nada sedikit tinggi.


"Sudahlah boy, cepatlah berangkat" ujar momy Helena dengan tertawa kecil.


"Hmm" ujar ferdo singkat sambil berjalan masuk ke dalam mobil yang akan digunakan nya menuju Bandara pribadi nya.


"Mom, dad aku pergi dulu" ujar Risa sambil mengikuti suami nya yang masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Hati hati!" teriak momy Helena dengan melambaikan tangan nya ke arah mobil anak dan menantu nya.


Setelah ferdo dan Risa berangkat untuk berlibur Helen dan Hans juga segera menyusul karna penerbangan nya juga hanya selisih setengah jam saja dengan penebangan ferdo.


"Mom aku juga pergi dulu! dad tolong jaga momy yah, kau juga jaga momy dan Dady ku!" pesan Helen kepada momy, Dady dan juga Dion.


"Kau itu cerewet sekali! sudah sana pergi" ujar Dion dengan mendorong badan Helen agar segera masuk ke dalam mobil.


"Jangan dorong dorong kali! aku ingin memeluk momy ku dulu!" ketus Helen dengan mata yang menatap tajam kearah Dion.


"Hans tolong jaga putri ku baik baik, jangan sampai hal yang buruk terjadi pada kalian" pesan Dady Felix untuk Hans.


"Baik dad" jawab Hans.


"Ya sudah kalau begitu kalian cepatlah berangkat" ujar momy Helena yang masih memeluk putrinya.


"Baik mom" ujar Helen dan Hans secara bersamaan.


"Selamat bersenang-senang! semoga kalian kembali membawa perasaan cinta" goda Dion sambil berlari masuk kedalam mansion.


"Dionnnn!!!!" teriak Helen dengan menyilang kan kedua tangannya di depan dadanya.


"Sudahlah sana cepat masuk! jangan membuat Hans menunggu mu" ujar Dady Felix Kepada putri nya Helen.


"Iya dad" ujar Helen dengan berjalan masuk mobil.


Setelah semuanya berangkat momy Helena dan dady Felix segera masuk ke dalam mansion untuk menyusul Dion.


Sedangkan di tempat lain ferdo baru saja masuk ke dalam pesawat pribadi nya dengan istri nya yang tak lain adalah Risa.


Saat memasuki pesawat Risa dibuat kagum oleh interior dari pesawat tersebut, ya walaupun dulu dirinya pernah naik pesawat saat ferdo melakukan misinya namun interior dari pesawat ini beda dari yang dulu.


"Kenapa? apa kau tidak suka?" tanya ferdo yang menatap ke arah Risa karna Risa hanya diam saja saat masuk ke dalam pesawat.


"Tidakpapa, aku sangat suka dengan semua ini" ujar Risa dengan mata yang menatap sekeliling interior pesawat tersebut.


"Ya sudah ayo kita istirahat saja" ajak ferdo yang menarik tangan Risa untuk menuju kamar.


"Kenapa istirahat? aku ingin menikmati pemandangan dari atas" ujar Risa yang berusaha menolak ajakan dari ferdo.


"Perjalanan nya membutuhkan waktu 26jam jadi kau pasti akan lelah" jelas ferdo.

__ADS_1


__ADS_2