Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia

Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia
Episode 9


__ADS_3

"Baik master, akan saya pantau dan mencari informasi yang berhubungan dengannya" ucap Hans sambil mengikuti ferdo yang keluar dari ruangannya untuk kembali kemansion nya.


"Siapa lagi yang ingin mengusik ketenangan master" batin Hans.


--------------------------------------------------


Semua anak buah ferdo yang berjaga segera memberikan bow kepada ferdo yang ingin keluar dari markasnya. Ferdo Masuk kedalam mobil diikuti dengan Hans yang segera masuk untuk melajukan mobilnya.


Didalam mobil ferdo teringat jik besok adalah batas waktu terakhir yang ditentukannya kepada Risa untuk mengganti uang. Ferdo berharap Risa tidak bisa mendapatkan uangnya karna ia ingin Risa menjadi kekasihnya walaupun Risa bisa menggantikan uangnya tapi ia tak akan menyerah begitu saja untuk mendapatkan Risa.


Beribu cara ia siapkan untuk mendapatkan Risa kedalam pelukannya karna wanita itulah yang ia inginkan dan harus dapat ia miliki bagaimana pun cara mendapatkan nya.


"Master saya dapat informasi jika nona Risa bertemu dengan nona Helen tadi siang di cafe tempat nona Risa bekerja" ujar Hans yang membuat ferdo mengerutkan keningnya.


"Ada hubungan apa Risa dengan Helen?" tanya ferdo.


"Kalau itu saya belum tau master atau saya Carikan informasi tentang hubungan nona Risa dan nona helen?" tanya Hans.


"Tidak usah biar aku sendiri yang bertanya pada Helen" jawab ferdo kemudian diangguki oleh Hans.


Mendengar ucapan Hans, ferdo berfikir ada hubungan apa Risa dengan adiknya itu tapi yang pasti ia akan menanyakan langsung kepada adiknya jika sudah sampai di mansion nya.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup lumayan akhirnya mereka berdua sampai di mansion ferdo, Hans segera membukakan pintu mobil ferdo dan memberikan bow sebagai tanda pamitnya untuk pulang menuju mansion nya sendiri.


Helen yang sedang bersantai disofa sambil membaca majalah dengan menikmati jus yang ia buat sendiri, yah walaupun di mansion nya banyak sekali pelayan tapi ia lebih suka untuk melakukan apapun yang ia mau dengan sendirinya.


Mendengar suara mobil diluar ia tahu jika itu pasti kakaknya karna siapa lagi yang datang di mansion itu karna semua keluarga momy dan dady nya berbeda negara denganya kecuali keponakan yang sedang mendaftarkan kuliah di kampus Helen.


Ferdo yang masuk kedalam mansion segera mencari Helen, setelah melihat Helen berada di sofa ruang tv ia segera menghampiri adiknya untuk bertanya ada hubungan apa dengan nya pada Risa.

__ADS_1


"Kak kau sudah pulang ternyata kata momy kau tak pulang" tanya Helen.


"Niatnya begitu tapi karna ada urusan denganmu makanya aku pulang" jawab ferdo dengan mendudukan bokongnya di sofa samping adiknya.


Merasa aneh dengan sikap kakaknya Helen hanya berfikir jika kakaknya pasti mendapatkan informasi dari anak buahnya kalau dia bertemu dengan Risa calon kekasih nya yang ia paksa itu, karna ia tau jika kakaknya pasti sudah mengerahkan anak buahnya untuk memantau Risa.


"Urusan dengan ku? urusan apa kak?" tanya Helen yang sebenarnya sudah tau apa yang akan ditanyakan oleh kakaknya padanya.


"Ada hubungan apa kau dengan Risa pelayan cafe xxx?" tanya ferdo tanpa basa-basi.


"Risa? Ohh tadi aku memang di cafe xxx tapi aku tidak tau jika pelayan itu bernama Risa memang ada apa kak?" tanya Helen yang kembali menatap majalah ia tak mampu menatap wajah kakaknya jika sedang berbohong karna kakaknya pasti akan mudah tahu jika dirinya sedang membohongi nya.


"Tidak usah basa-basi ada hubungan apa kau?" bentak ferdo yang geram karna adiknya yang malah balik tanya kepada nya.


"Aku tidak ada hubungan apa-apa, tadi cuma ngobrol bentar abis aku nunggu temen ku yang ga datang-datang yaudah aku suruh nemenin itu pelayan cafe" ujar Helen dengan santainya agar terlihat tidak berbohong.


Melihat kakaknya yang pergi begitu saja setelah mendapatkan jawaban darinya hanya merasa lega karna kakaknya percaya padanya.


"Semoga saja kakak tidak menyuruh si tua asistennya mencari informasi tentang ku dengan Risa" batin Helen yang tau jika kakaknya tidak mungkin dengan mudah percaya pada semua orang tanpa melihatnya dengan matanya sendiri atau dengan bukti yang ditemukan oleh asistennya.


ditempat lain Hans yang mencari tahu ada hubungan apa antara adik atasanya dengan wanita yang diincar atasnya.


"Hmm ternyata mereka bersahabat memang yah dunia begitu sempit, apa jangan-jangan nona Risa bertemu dengan si perempuan sok lembut itu untuk meminjam uang" gumam Hans yang merasa bingung entah apa yang di lihatnya.


Memang antara Hans dan Helen tak pernah akur karna menurut Helen Hans terlihat tua hingga memanggil Hans dengan sebutan si tua.


Sedangkan Hans yang merasa sifat Helen saat Dirumah hanya dibuat-buat sangat lembut padahal saat diluar Helen memiliki sifat bar-bar kepada orang yang mengusiknya hingga membuat Hans memangil nya dengan sebutan si perempuan sok lembut atau terkadang Putri jelmaan nenek lampir😂


Setelah mengetahui semua informasi yang ia dapat Hans segera untuk menelfon atasanya.

__ADS_1


Drt Drtt Drttt


"Ada apa?" tanya ferdo yang menerima panggilan dari asistennya.


"Master saya sudah tau hubungan antara nona Risa dan nona helen" jawab Hans yang berada di sebrang sana.


"Sudah aku juga sudah tau" ucap ferdo kemudian mematikan Panggilan telefon nya kepada Hans.


Hans yang mengetahui jika atasannya sudah mengetahui kebenarannya hanya diam saja karna ia tak mau mencampuri urusan atasannya itu, namun jika atasannya menyuruh untuk melakukan sesuatu ia akan segera melaksanakan perintah itu.


Sudah lama Hans mengabdi kepada ferdo saat ferdo masih di umur 19 tahun yang sudah mengendalikan grup mafia yang didapat dari kakeknya. Grup mafia yang dipimpin oleh ferdo memang grup mafia yang didirikan oleh kakeknya sendiri.


Tetapi ayah nya yang tak suka akan hal itu sudah mencoba membubarkan grup mafia itu namun dicegah oleh ferdo disaat usianya beranjak 19tahun, ferdo ingin sekali meneruskan pekerjaan kakeknya didunia bawah karna ia sangat suka dengan tantangan.


*****


Risa yang sudah menyelesaikan pekerjaan nya segera berganti pakaian untuk pulang kerumahnya, karna setiap dihari Minggu cafe akan buka sampai sore hari saja.


Menunggu Siska yang sedang mengambil motor untuk digunakan transportasi pulang. Risa menunggu temanya sambil melihat sekeliling cafe yang tampak ramai akan mobil yang beralalu lalang dijalan raya...


Di saat perjalanan pulang Risa sudah sangat lelah hingga tertidur dipunggung Siska Untung saja badan Risa yang tidak terlalu besar jadi Siska yang menopang tubuh Risa tidak terlalu keberatan.


Melihat bagaimana sikap Risa dicafe tadi membuat Siska bingung entah apa yang sedang difikirkan oleh temannya itu. Percuma juga bertanya jika endingnya pasti tidak akan mau menjawabnya dengan jujur.


Penasaran dengan kelanjutan nya?


Ikuti terus alur cerita dari novel ini.


Jangan lupa tinggalkan Jejak like dan komennya 🙏

__ADS_1


__ADS_2