Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia

Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia
Episode 58


__ADS_3

"Nenek Risa sayang dengan nenek" ujar Risa namun dirinya tak mendapat Jawaban dari nenek ayu karna dirinya hanya merasakan tangan nenek ayu yang jatuh di atas punggung nya setelah mengusap kepala nya.


Risa yang merasakan ke anehan segera mendongakkan kepalanya untuk melihat neneknya dan betapa kagetnya saat mengetahui jika....


--------------------------------------------------


"Nek" ujar Risa sambil melihat ke arah neneknya namun tetap tidak ada sahutan dari nenek ayu.


"Nek! jangan bercanda!" ujar Risa sambil badan yang bergetar.


"Momyyyyy!!!" teriak Risa yang sudah sangat takut karna tidak mendapatkan sahutan dari nenek nya.


Momy Helena yang berkumpul di bawah karna sedang melihat dekorasi pernikahan Risa segera berlari ke atas karna mendapat teriakan dari Risa.


Bukan hanya momy Helena yang berlari namun ferdo, Dion, Helen dan Dady Felix pun ikut berlari ke atas.


"Nenek hiks hiks hiks" Risa sudah ambruk di sisi ranjang nenek ayu karna dirinya sungguh sudah tak sanggup untuk berdiri dan sudah tak bisa mengeluarkan kata-kata lagi.


Brakkk


Ferdo membuka pintu dengan sangat keras dan membuat Risa menoleh ke arahnya, ferdo segera berlari masuk dan menerobos Risa.


"Momy!" Risa memandang momy Helena dengan tatapan sendunya.


Semua keluarga Ferdo berjalan mendekati Risa dan berusaha menenangkan nya karna di pastikan jikan terjadi sesuatu hingga membuat Risa terduduk lemas.


Ferdo yang mengecek nenek ayu hanya bisa menghela nafas panjang nya karna kejadian yang tak dia inginkan sekarang terjadi juga.


"Tenang lah di sana Nek! aku janji akan selalu menjaga dan melindungi Risa dimana pun, memberikan kebahagiaan untuknya dan yang pasti akan aku sayangi serta cintai dirinya seperti dirimu menyayangi nya dan mencintai nya" batin ferdo sambil membenarkan posisi tangan nenek ayu.


"Bagaimana boy?" tanya Dady Felix yang mendekati ferdo.


"Nenek sudah pergi dad" jawab ferdo sambil menghadap ke arah Risa.

__ADS_1


Mendengar ucapan itu membuat Risa seketika langsung pingsan karna dirinya sangat syok atas apa yang sudah di ucapkan oleh ferdo.


"Risaa!!!" teriak semua orang yang melihat Risa ambruk di badan Dion.


"Biarkan aku yang bawa dia! dad tolong hubungi Hans untuk menyiapkan keperluan yang di gunakan untuk pemakaman dan tolong suruh petugas dari WO untuk mengambili dekorasi nya juga karna tidak akan jadi ada resepsi pernikahan!" jelas ferdo sambil membopong tubuh Risa.


"Biarkan aku saja yang mengurus ini kau temani Risa dan tenang kan dia" sahut Dion yang sudah merogoh saku celananya untuk mengambil ponsel dan menghubungi Hans.


"Hans tolong siapkan keperluan untuk pemakaman dan tolong bawa beberapa anak buah untuk berjaga-jaga" ujar Dion yang sudah menghubungi Hans.


Setelah menghubungi Hans dengan segera Dion dan Dady Felix mengurusi masalah WO dan menyuruh beberapa anak buah yang sudah di mansion nya untuk menghubungi beberapa tamu karna resepsi pernikahan akan di batalkan.


Sedangkan momy Helena dan Helen hanya menunggu jenazah nenek ayu yang masih di atas ranjangnya.


Ditempat lain ferdo yang sudah masuk ke dalam kamarnya segera membaringkan tubuh Risa dan duduk di samping Risa.


"Cepatlah bangun apa kau tidak mau melihat nenek mu untuk terakhir kalinya?" ujar ferdo dengan tangan yang mengusap ujung kepala Risa.


Saat ferdo masih setia menunggu Risa yang belum sadar dirinya dan melamun mulai sadar saat mendengar ketukan pintu.


"Boy Risa belum sadar juga?" tanya momy Helena yang masuk ke dalam dengan membawa botol minyak kayu putih dan air hangat.


"Belum mom" jawab ferdo yang masih duduk di samping Risa.


"Kau turunlah biarkan momy yang menjaga Risa" ujar momy Helena dengan memberikan minyak kayu putih kepada kening Risa.


"Tidak mom! aku ingin menemani nya di sini momy saja yang turun di bawah" ujar ferdo yang menolak perintah momy Helena.


"Ya sudah, jika terjadi apa-apa segera beri tahu momy!" ujar momy Helena sambil berdiri untuk meninggalkan kamar ferdo.


Di luar mansion ferdo sudah sangat ramai dengan wartawan karna salah satu rekan kerja ferdo yang membuat isu jika acara resepsi pernikahan di batalkan karna pihak wanita terpaksa menikah Ferdo.


"Pak apa benar jika tuan ferdo memaksa seorang wanita untuk menikah dengan nya?"

__ADS_1


"Iya! apa itu benar? tolong pak berikan klarifikasi!" ujar beberapa wartawan yang terus saja bertanya kepada beberapa penjaga yang ada di gerbang mansion ferdo.


"Diam!!! kalian bisa diam tidak haa!!! jangan sampai nyawa kalian akan menjadi taruhannya jika kalian terus memberontak untuk mencari informasi yang tidak benar adanya!!" bentak salah satu penjaga yang sudah kesal karna mendengar kan beberapa ucapan yang tidak sesuai dengan kenyataan nya.


Setelah mendengar kan ucapan dari pengawal tersebut semua wartawan memilih untuk diam dan ada juga yang masih nekat untuk memberontak agar di persilahkan masuk.


Ferdo yang di dalam kamar nya merasa risih saat Hans memberitahu kan jika beberapa wartawan sudah berdatangan di kediaman nya.


"Hans tolong urus wartawan Yang ada di bawah! dan berikan penjelasan kenapa mereka kenapa acara resepsi pernikahan ini dibatalkan! dan satu lagi cari siapa yang berani menebar isu tidak benar ini!" perintah ferdo dengan tatapan yang Masih fokus kepada Risa yang tidak kunjung sadarkan diri.


"Baik master!" ujar Hans sambil memberikan bow kepada ferdo.


"Sebentar! tolong beri tahu momy dan Dady jika pemakaman nenek menunggu Risa sadar dari pingsan nya karna aku tak mau membuat Risa semakin sedih jika tidak bisa melihat nenek untuk terakhir kalinya" ujar ferdo yang menghentikan langkahnya Hans.


"Baik master!" Hans segera keluar untuk mengurus semua yang sudah di perintahkan oleh ferdo.


Hans turun ke bawah untuk menemui momy Helena dan Dady Felix yang sudah duduk di samping jenazah nenek ayu.


Setelah memberitahu kepada momy dan Dady Hans segera keluar untuk memberikan penjelasan kepada beberapa wartawan yang membuat keributan di mansion ferdo. Untung saja bukan ferdo langsung yang turun tangan jika ferdo yang turun tangan langsung akan di pastikan beberapa wartawan yang memberontak masuk akan mendapatkan hadiah dari ferdo.


"Tuan hansss!!!"


"Itu asisten tuan Ferdo!!!"


"Tuan bisa berikan kami informasi yang benar?" teriakan beberapa wartawan yang melihat Hans berjalan ke arah nya.


"Diammmmm!!!!" bentak Hans yang langsung membuat semua wartawan mematung.


"Kalian disini karna apa haa!! kalian cari mati iya!!! ingat baik baik ini! Tuan Ferdo membatalkan acara resepsi pernikahan bukan karna mempelai wanita itu terpaksa untuk menikah namun karna nenek dari mempelai wanita itu tiada!!! jadi bagi kalian semua yang berani memberikan ataupun mengeluarkan informasi yang tidak tepat dan tidak benar adanya akan mendapatkan hukuman langsung dari tuan Ferdo!!!" ujar Hans dengan suara yang keras.


"Ingat itu baik baik!!! jangan pernah membuat skandal apapun tentang keluarga Alexander yang tidak benar adanya!!!" tegas Hans.


"Baik tuan" ujar beberapa wartawan yang takut karna ancaman Hans, apalagi semua wartawan yang ada di situ tidak mau jika berurusan dengan keluarga Alexander.

__ADS_1


__ADS_2