Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia

Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia
Episode 63


__ADS_3

"Sudahlah. Tidur saja tidak usah bahas masalah itu lagi! aku akan melakukan nya jika dirimu sudah siap dari hati dan fikirkan jadi sekarang kita tidur saja oke!" ujar ferdo dengan mengecup kening istrinya tersebut.


"Maaf kan aku" ujar Risa pelan namun masih di dengar oleh ferdo.


--------------------------------------------------


Suasana masih sama dengan Risa yang berada di dalam pelukan suaminya itu.


"Apa kau sudah tidur?" tanya Risa yang mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah suaminya.


"Kenapa?" ujar ferdo singkat dengan mata yang masih terpejam.


"Tidakpapa" sahut Risa Sambil mengembalikan posisinya nya seperti tadi.


"Apa kau ingin sesuatu?" tanya ferdo dengan mata yang terbuka.


"Tidak, aku hanya tidak bisa tidur saja" ujar Risa dengan membalikkan badannya untuk membelakangi suaminya itu.


"Tidurlah! jangan terlalu banyak memikirkan apa apa!" ujar ferdo dengan menarik badan istri nya.


"Aku hanya rindu dengan nenek, andai saja tadi aku tidak depresi seperti itu mungkin aku bisa mengantar nenek sampai pemakaman" ujar Risa dengan menghela nafas panjang, jujur dia sangat lah menyesal tidak bisa mengantar kan nenek nya untuk terakhir kalinya namun apa boleh buat lagi jika ini semua sudah jalan takdir nya.


"Jangan pernah menyesali yang sudah terjadi! karna semua itu sudah di tentukan oleh tuhan! jadi sekarang hilangkan rasa penyesalan mu dan mulai lah tidur! besok aku akan menemani mu untuk mengunjungi nenek!" jelas ferdo dengan bibir yang terus mengecup ujung kepala istri nya itu.


"Emm iya" sahut Risa sambil mencoba memejamkan matanya agar dapat tidur.


"Semoga setelah aku bangun, aku dapat mengikhlaskan kepergian nenek dengan ikhlas dan lapang dada" batin Risa.


Setelah selama beberapa menit akhirnya Risa tertidur dengan pulas dan masih dengan posisi yang sama yaitu membelakangi suami nya dengan suami nya yang masih mendekapnya.


******


Sinar matahari masuk ke dalam sela sela jendela kamar pengantin baru itu dan membuat Risa bangun lebih awal dari pada ferdo.


Saat Risa membuka matanya dirinya sedikit kaget karna ferdo masih saja mendekapnya dari belakang.


"Apa lengannya tidak sakit jika aku terus tindih i seperti ini?" ujar Risa dengan membalikkan badannya.

__ADS_1


"Aku tidak pernah menyangka jika kau lah yang akan menjadi suami saat ini dengan pertemuan yang sangat lah aneh" ujar Risa sambil menatap ke arah ferdo.


"Rasanya jika kau sedang tidur wajah mu menampakkan kepolosan dan begitu terlihat tampan" sambung Risa dengan menatap lekat wajah suami nya yang masih tertidur itu. Dia mengusap pelan wajah suami nya dengan tangan nya dan dengan bibir yang melengkung di wajahnya.


"Apa sudah selesai memandangi ku dan memuji ku?" ujar ferdo yang membuat Risa sedikit kaget karna ternyata suami nya sudah bangun dari tidurnya.


"Ahh aku tidak memandangi wajah mu dan memuji mu!" bohong Risa sambil bangkit dari tidurnya.


"Jika tidak memandangi ku lalu kenapa kau menghadap ke arah ku dan itu tangan mu juga mengusap usap pipi ku sejak tadi" ujar ferdo yang juga menyandarkan kepalanya di ujung ranjang nya.


"Emm itu ada nyamuk, iya ada nyamuk di pipi mu jadi aku usir!" Elak Risa, dirinya sangat malu jika harus berkata jujur dengan suaminya itu.


"Di mansion ku ini tidak ada satu pun nyamuk yang berkeliaran di sini! tapi jika nyamuk nakal seperti tangan mu itu baru ada satu di kamar ku ini" goda ferdo dengan menyandarkan kepalanya di bahu Risa.


"Minggir lah aku ingin mandi!" ujar Risa dengan tangan yang menyingkirkan kepala suami nya agar tidak bersender di bahu nya.


"Sebentar! lagian masih terlalu pagi untuk mandi" sahut ferdo dengan posisi yang masih sama.


"Minggir lah! ini sudah waktunya aku buat sarapan!" ujar Risa yang mendorong suami nya agar jauh dari nya.


"Kembali lah! sarapan nya akan di buat oleh pelayan!" teriak ferdo yang melihat Risa masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah Risa selesai membersihkan badannya dia segera keluar (Risa keluar udah pakaian rapi ya karna tadi dia bawa pakaian ganti di dalam kamar mandi jika dia tidak bawa entah apa yang terjadi jika ferdo melihat nya😂).


"Cepatlah mandi aku akan menyiapkan sarapan untuk mu!" ujar Risa sambil berjalan menuju pintu.


Melihat Risa menuju pintu ferdo segera berlari masuk ke dalam kamar mandi dan menutup telinganya agar tidak mendengar teriakkan sesuatu.


Risa yang sudah di depan pintu dia segera memutar gagang pintu agar dapat keluar dari kamar nya namun sudah berkali kali dirinya memutar gagang pintu tersebut tetep saja tidak mau di buka.


"Ini dimana sih kuncinya!" gerut Risa sambil mencari kunci pintu.


"Apa jangan jangan!"


"Ferdooooo!!!" teriak Risa dari dalam kamar hingga terdengar di dalam kamar mandi.


"Kuncinya kau sembunyikan di mana!!" teriak Risa yang berada di depan kamar mandi.

__ADS_1


Sedangkan di dalam kamar mandi ferdo hanya diam dan tersenyum karna mendengar teriakkan dan umpatan dari istri nya itu.


"Ferdoo!" teriak Risa lagi.


"Dasar suami ngga punya akhlak!!"


"Kalau gini aku ngga bisa bikin sarapan!" Umpatan Risa dengan suara yang sedikit keras.


"Hmm kalau ku kerjain balik seru nih" ujar Risa dengan senyum licik nya.


Dia pun berjalan menuju ranjang dan mencari ponsel milik ferdo. Setelah menemukan ponsel milik ferdo, Risa segera membuka dan menelfon adik ipar nya untuk meminta bantuan ( kebetulan ponsel ferdo tidak di kunci ya guys jadi Risa bisa langsung membuka ponsel ferdo).


Setelah dirinya menelfon Helen dengan segera dia keluar dari kamar karna Helen sudah membuka kan pintu kamar ferdo dengan kunci cadangan yang di pegang momy Helena.


"Kakak mana ris?" tanya Helen sambil keluar bersama Risa.


"Sedang mandi" jawab Risa yang berjalan di samping Helen.


Mereka berdua segera turun. Helen memilih untuk menuju ruang tv sedangkan Risa menuju dapur untuk membantu ibu mertua nya yang sedang menyiapkan sarapan dengan para pelayan yang ada di sana.


Sedangkan di sisi lain ferdo yang baru saja keluar dari kamar mandi dan ingin mengganti baju dia tidak melihat istri nya yang ada di sana.


"Dia Kemana?" ujar ferdo yang bertanya kepada dirinya sendiri.


"Masa iya dia keluar lompat dari balkon?" ferdo berbicara sendiri dengan tangan yang mengambil pakaian nya yang sudah di siapkan oleh Risa.


"Ponsel ku kemana ini" ferdo celingukan mencari ponselnya karna dia rasa tadi ponselnya dia taruh di atas ranjang kenapa sekarang tidak ada.


"Jangan jangan!" ferdo langsung duduk di atas ranjang dengan mengkrututuki kebodohan nya karna sudah melawan istri nya.


*


*


*


Udah ya

__ADS_1


Bye bye


__ADS_2