
"Baru kali ini tuan Ferdo mengucapkan terima kasih kepada seseorang" batin dokter Bams kepada ferdo karna dirinya tau seperti apa sifat ferdo dan dirinya bahkan tak pernah melihat ferdo mengucapkan kalimat terima kasih untuk seseorang.
"Saya permisi dulu" pamit dokter Bams namun tak ada jawaban dari ferdo karna dirinya masih saja fokus dengan Risa yang hanya duduk dengan pandangan kosong.
Setelah selesai memakamkan jenazah nenek ayu semua keluarga Alexander segera Kembali ke mansion untuk melihat keadaan Risa yang sungguh sangat miris.
( Nenek ayu dimakamkan sore hari ya guys karna pendeta menyarankan untuk segera memakamkan nya agar tidak terjadi apa-apa. )
Momy Helena sangat sedih melihat putranya harus menerima jika istri yang baru saja di nikahi mengalami depresi karna tekanan.
Namun dengan ke sabaran mereka semua menerima keadaan Risa yang saat ini dan semua berdoa agar Risa segera sembuh dari depresi nya.
Sekarang di dalam kamar ferdo bukan hanya ada ferdo dan Risa namun semua keluarga yang baru saja datang dari pemakaman nenek ayu.
"Boy kau mandi lah dulu biar momy yang menjaga Risa" ujar momy Helena yang duduk di sebelah Risa.
"Aku sudah mandi mom" ujar ferdo dengan tangan yang masih saja mengusap ujung kepala Risa. Dirinya sangat menyayangi Risa.
"Kakak ipar!! heii!!" panggil Dion yang berada di hadapan Risa.
"Kakak ipar kau apa tidak kasihan dengan suami mu ini?" ujar Dion yang membuat semua orang di situ mengerutkan keningnya.
"Maksud mu apa boy?" tanya momy Helena yang menatap ke arah Dion.
"Hmm kalian tidak sadar yah, hari ini itu hari pernikahan kakak ipar dengan ferdo laki laki menyebalkan ini" ujar Dion yang langsung mendapat tatapan tajam dari ferdo.
"Apa maksud mu! aku bukan laki laki menyebalkan!" bantah ferdo dengan mata yang masih menatap tajam ke arah Dion.
"Apa hubungannya boy?" sahut momy Helena yang masih tak faham akan ucapan Dion.
"Jadi begini momy ku sayang! Hari ini kan hari pernikahan dia" menunjuk ke arah ferdo dan Risa.
"Jadi hari ini adalah malam pertama mereka! begitu semuanya" ujar Dion yang mendudukan bokongnya di lantai karna merasakan kebodohan semua keluarga nya.
"Oh astaga iya kau benar" sahut Dady Felix dengan menahan tawanya.
__ADS_1
"Kakak kau gagal malam pertama haha" ujar Helen yang menutup mulutnya agar tawanya tidak terlalu keras.
"Kasihan sekali dirimu master" batin Hans yang melihat kegagalan aksi malam pertama atasannya itu.
"Sial bisa bisanya si bulu babi ini mengejekku" batin ferdo yang kesal karna ulah Dion.
"Sudahlah jika kalian hanya ingin mengejek ku dan menertawai ku lebih baik kalian keluar saja!" tegas ferdo yang memancarkan aura seperti ingin memangsa seseorang.
"Master saya permisi terlebih dahulu karna masih harus menyelesaikan tugas selanjutnya" pamit Hans yang langsung di angguki oleh ferdo.
"Aku ikut Hans!" sahut Dion yang bangun dari tempat nya.
"Dasar kau kek anak mengekori ibunya" ledek Helen sambil menatap sinis ke arah Dion.
"Cerewet sekali kau!" ketus Dion sambil membalas tatapan sinis Helen.
"Idih, biarin aja kali orang gua yang cerewet kenapa Lo yang sewot" sahut Helen.
"Lo gue? dasar ngga sopan" ketus Dion dengan berjalan keluar kamar ferdo untuk mengikuti Hans.
"Awas aja Lo!!!" teriak Helen sambil melemparkan alas kakinya ke arah Dion.
"Kau kenapa?" tanya ferdo sambil menatap wajah istrinya itu namun tak ada jawaban satu katapun dari bibir istrinya.
"Mom tolong tinggalkan aku dengan Risa saja! kalian keluar lah dan istirahat lah!" ujar ferdo dengan tersenyum ke arah momy Helena.
"Iya! ayo mom kita istirahat badanku seperti remuk sekali" ajak Helen dengan tangan yang menarik tangan momy Helena.
"Baby kau duluan saja yah dengan Dady mu! momy ada urusan yang harus momy selesaikan dengan kakak mu terlebih dahulu" ujar momy Helena dengan melepas genggaman tangan Helen.
"Ya sudah! ayo dad keluar!" ajak Helen kepada Dady Felix dan langsung di iyakan dengan Dady Felix.
Setelah Helen dan Dady Felix keluar momy Helena mulai membicarakan masalah nya dengan ferdo ( masalah ini mengenai janji ferdo saat sebelum menikah dengan Risa ).
"Boy! kau ingat janji mu dulu?" tanya momy Helena yang membuat ferdo berfikir.
"Apa mom?" tanya ferdo sambil melihat intens wajah momy Helena.
__ADS_1
"Apa kau lupa? janji dimana saat dulu momy meminta mu untuk membatalkan pernikahan ini dan kau langsung menolaknya karna ada alasan itu?" jelas momy Helena yang membuat ferdo sudah tau arah pembicaraan momy nya itu.
"Seperti yang momy suruh aku akan segera menepati janji ku" ujar ferdo.
"Ya sudah tunggu apa lagi? Sekarang saja katakan pada Risa, momy juga ingin melihat mu seberapa romantis nya dirimu saat mengatakan itu kepada Risa" ujar momy Helena dengan mendudukan bokongnya di sofa sambil ferdo.
"Mom! biarkan aku bicara sendiri dengan Risa! momy keluar saja yah" ujar ferdo sambil menuntun momy nya agar keluar dari kamarnya.
"Hahaha ya sudah iya! tapi ingat tepati janji mu itu! siapa tau dengan kau mengatakan itu semua dapat membuat Risa sembuh" ujar momy Helena yang sudah berdiri di depan kamar ferdo.
"Iya momy ku sayang! udah ya!" ujar ferdo sambil menutup pintu kamar nya.
Setelah menutup pintu kamarnya ferdo segera menemui kembali Risa yang hanya duduk melamun di atas ranjang itu.
Dengan keberanian nya ferdo mendekati Risa dan duduk tepat di depan Risa dengan wajah yang menatap ke arah wajah Risa.
"Hei!! aku yakin kau bisa mendengar kan ucapan ku ini walaupun kau tidak mengeluarkan satu kata pun dari mulutmu itu" ujar ferdo dengan mata yang masih memandangi wajah Risa.
"Dengarkan setiap perkataan ku baik baik!" tegas ferdo.
"Entah dari mana aku harus membicarakan ini namun aku hanya ingin mengucapkan jika pernikahan kita itu sah di mata negara dan agama jadi kau benar benar istri sah ku dan aku benar benar menjadi suami mu! Pernikahan kita tidak ada hubungannya dengan surat kontrak kita! Aku sudah memutuskan untuk menghapus perjanjian di dalam surat kontrak itu! dan aku akan memperlakukan mu sebagai mana seorang suami memperlakukan istri nya!" jelas ferdo yang langsung mendapat tatapan dari Risa bukan seperti tadi saat Risa hanya menatap kosong ke arah depan.
"Aku ceritakan sedikit yah! sejak aku tak sengaja menabrak mu di cafe aku mulai tertarik dengan mu dan aku memerintahkan anak buahku untuk mengawasi mu dan pada saat kau di datangi oleh rentenir itu aku mengambil kesempatan untuk dapat mengikatkan mu agar menjadi milikku!" jelas ferdo.
*
*
*
Assalamualaikum sayang sayang ku🥰
Othor minta maaf yah jika cerita othor sedikit berbelit-belit 🥺 tapi ini semua Sebenernya udah dari awal kalau alur cerita nya aku buat begini🥺
Bagi kalian yang mau kasih saran buat othor boleh banget kok🤗 komen aja di kolom komentar, karna setiap saran dari kalian pasti akan othor terima dan malah othor berterima kasih banyak jika kalian mau memberikan saran untuk karya othor yang ini❤️
Yang penting kalian jangan lupa like yah😘
__ADS_1
Udah dulu deh othor curhat nya ntar malah kebanyakan lagi curhatnya😂