
"Oke! aku makan tapi bisa tidak kalian melepaskan ikatan ini" ujar Meisya.
Denagn cepat penjaga itu melepaskan ikatan yang mengikat tangan Risa di belakang dan mengganti ikatan kedepan agar Meisya bisa memakan makanan nya.
--------------------------------------------------
Diruang kerja Dady Felix hanya ada keheningan karna Dady Felix yang belum bicara sepatah katapun.
"Sebenarnya apa yang ingin Dady katakan?" suara ferdo yang menghentikan keheningan didalam ruangan.
"Sebelum Dady mengatakan sesuatu apa kalian sudah tau tentang orang yang meneror Risa?" tanya Dady Felix.
"Sudah dad, dan aku juga sudah membawanya kedalam markas" jawab ferdo.
"Siapa pelakunya?" ujar Dady Felix.
"Anak rekan bisnis ku" ujar ferdo dengan suara khas nya.
"Apa orang itu anak dari Hendra?" ucapan Felix seketika membuat bingung ferdo dan Dion karna mereka berdua belum mengatakan hal ini kepada Dady nya dan orang lain.
"Dari mana kau tau dad?" tanya ferdo dan Dion secara bersamaan.
"Karna Dady sudah menduga ini semua nya" jawab Dady Felix yang menatap kedua putranya.
"Tunggu dulu dad aku baru ingat jika kemarin sewaktu aku berada di rumah si tua Bangka itu aku mendengar ucapan nya jika dia akan membuat sengsara seseorang" sambung Dion yang mengingat ucapan tuan Hendra. ( Kalian bisa baca di eps 35 ).
"Apa maksudmu?" tanya ferdo.
"Entah aku juga tidak tau yang jelas dia seperti nya sudah merencanakan hal ini kepada keluarga kita" ujar Dion.
__ADS_1
"Semua ini salah Dady" sambung Dady Felix yang semakin membuat kedua pria tersebut bingung.
"Maksud Dady?" tanya ferdo.
"Dady sebenarnya mengetahui apa yang terjadi di markas mu selama ini dan Dady juga memantau mu dalam urusan bisnis, Dady sudah mulai curiga saat markas mu dimasuki anggota palsu dan dengan waktu yang sama Hendra mengajak mu berbisnis" jelas Dady Felix.
"Hubungan dengan Dady apa?" tanya ferdo sedang Dion hanya diam dan mencerna semua ucapan Dady Felix.
"Dulu saat aku ingin memiliki helena momy mu ada seseorang yang menyukai momy mu juga dan ingin menjadikan momy mu sebagai istrinya namun karna Dady yang merasa lebih dulu menyukai momy mu jadi Dady paksa momy mu untuk menikah dengan ku disaat aku dan momy mu honeymoon orang yang menyukai momy mu mengirimkan paket yang berisi surat jika dia akan menghancurkan Dady dan momy mu namun di setiap rencana yang sudah dibuat olehnya selalu saja Dady dan momy mu selamat hingga akhirnya kau lah yang dijadikan tempat untuk balas dendam saat ini" Felix yang menjelaskan masa lalu nya karna sudah saat nya putranya dapat berhati-hati.
"Apa orang itu tuan Hendra rekan bisnis ku?" ferdo yang memastikan siapa orang yang sudah diucapkan dadynya.
"Iya kau benar. Kau harus hati-hati dalam menghadapi Hendra karna dia juga memiliki kerja sama dengan geng mafia yang selama ini kau hancurkan bisnis nya dalam penyelundupan" ujar Dady Felix.
"Jika dia bekerja sama dengan salah satu geng mafia kenapa tidak langsung saja menyerang ku?" ujar ferdo.
"Jika dia langsung menyerang mu dipastikan mereka akan kalah karna dia tau geng mafia mu sangat lah kuat dan terkenal di negara ini dan dari itu dia mencari titik kelemahan yang kamu punya, dia mengambil Risa darimu dan saat dia bisa mengambil Risa dari mu akan dipastikan jika kamu akan melakukan segala sesuatu hanya untuk mengambil Risa darinya dan disaat itu dia akan mudah melukai kita secara perlahan-lahan" ujar Dady Felix.
"Seperti nya akan ada mainan baru" batin Dion yang sudah paham dari setiap ucapan Dady Felix.
"Jika sampai ada penyerang pasti si tua Bangka itu juga akan menyerang orang yang berada di mansion ini" ujar Dion.
"Dady akan membawa keluarga kita di pulau kita yang tidak diketahui oleh seorang pun" ujar Dady Felix.
"Kapan Dady akan membawa mereka ke pulau?" tanya Ferdo.
"Nanti malam Dady akan membawa mereka" jawab Dady Felix.
"Apa sudah bicarakan masalah ini dengan Momy dan lainnya?" sambung Dion.
__ADS_1
"Belum! Boy kalian bicarakan masalah ini dengan Risa dan Helen biar Dady yang bicara dengan Momy mu" perintah Dady Felix dan langsung dilakukan oleh ferdo dan Dion.
Ditempat lain tuan Hendra dibuat marah Dengan laporan pengawal yang mengawal Meisya saat di cafe dan hotel.
"Maaf tuan kami tidak tau keberadaan nona saat ini karna kami baru saja sadar dari pingsan" ujar salah satu pengawal.
"Bodoh!!! kalian bodoh!!! kenapa kalian bisa pingsan!" bentak Hendra.
"Seperti nya kami diberi obat tidur disaat kami diberi air minum tuan" semua pengawal yang berada disitu hanya menundukkan kepalanya karna takut akan kemarahan tuannya.
"Siall! Kali ini aku akan menghancurkan semua keluarga mu tanpa sisa dan mengambil hak ku!" batin Hendra yang beranjak dari tempat nya untuk pergi menemui rekannya yang diajak kerja sama dengan nya.
Karna Hendra yang dulu sangat terobsesi dengan helena membuat nya ingin memiliki helena namun saat Felix muncul semua impian nya untuk memiliki helena hancur seketika. Impiannya untuk membangun rumah tangga bersama Helena lenyap begitu saja hingga dirinya menyimpan dendam dengan Felix.
Sudah berkali-kali Hendra ingin menghancurkan rumah tangga Felix namun tetap saja gagal karna Felix yang saat itu dilindungi ayahnya yang seorang mafia. dari kegagalan itu semua Hendra memilih akan menghancurkan anak dari Felix dan saat ini Hendra memanfaatkan anaknya untuk menghancurkan hidup ferdo.
Setibanya Hendra dimansion milik pemimpin geng mafia yang ia bayar untuk bekerja sama dia segera turun dan masuk untuk menemui sang pemilik mansion itu.
"Tuan anda sudah ditunggu tuan Naufal di dalam ruang kerjanya" ujar salah satu penjaga yang berada dimansion itu.
Hendra bekerja sama dengan geng mafia Red Black yang di pimpin oleh Naufal, mereka berdua memiliki musuh yang sama yaitu keluarga Alexander dengan begitu mereka memilih bekerja sama untuk menghancurkan keluarga itu.
"Ada apa kau kesini siang hari begini? apa ada masalah dengan mu?" ujar Naufal yang melihat kedatangan Hendra.
"Si bre****k itu mengambil anak ku! dia sudah membawanya!" ujar Hendra dengan kedua tangan yang mengepal.
"Kenapa kau bisa sangat bodoh hingga anakmu dengan mudah nya disekap oleh nya!" Naufal yang naik pitam karna kebodohan Hendra.
Sejak awal memang Hendra sudah memberi tau rencana anaknya, awalnya Naufal juga sangat tidak setuju dengan rencana yang sudah dibuat Meisya namun Hendra sangat yakin jika rencana ini akan berhasil.
__ADS_1
"Lihatlah! karna kebodohan mu dan anakmu semuanya tidak sesuai rencana kita! bukan dia yang masuk kedalam jebakan kita tapi kita yang masuk kedalam jebakan mereka!" bentak Naufal.
"Dari awal sudah ku katakan jangan mudah percaya dengan orang baru! cari dulu seluk beluk nya tapi kau dan anakmu bertindak gegabah hingga berakibat begini!" sambung Naufal dengan menatap tajam ke arah Hendra.