Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia

Terjebak Dalam Cinta Seorang Mafia
Episode 49


__ADS_3

"Iya dok, sekali lagi terima kasih sudah merawat dan menjaga nenek saya kemarin" ujar Risa.


Setelah berpamitan mereka segera masuk kedalam mobil untuk menuju mansion ferdo.


Di dalam mobil Risa tak henti-hentinya bersyukur di dalam hati karna nenek nya sudah sadar dari sakitnya dan dapat berkumpul lagi dengan nya.


--------------------------------------------------


Setibanya mereka di mansion ferdo, mereka segera masuk ke dalam.


"Bu, ibu sudah sadar" ujar momy Helena yang datang menghampiri nenek ayu yang berada di kursi roda dan di dorong oleh Risa.


"Iya, terima kasih sudah memberikan perawatan kepada ku" ujar nenek ayu sambil tersenyum ke arah momy Helena.


"Ibu jangan berterima kasih kepada, semua ini sudah menjadi tanggung jawab kami karna sebagai sesama manusia kita harus saling membantu" ujar momy Helena yang mengambil alih untuk mendorong kursi roda nenek ayu.


"Nak kau istirahat lah! biar nenek ayu bersamaku dulu" ujar momy Helena sambil mendorong pergi nenek ayu untuk menuju kamarnya.


"Ris ayo ku antara masuk ke kamar" ajak Helen kepada Risa.


Sedangkan ferdo memilih untuk mengikuti momy Helena dan nenek ayu karna ada hal penting yang harus dia bicarakan kepada momy Helena dan nenek ayu.


"Mom apa aku boleh masuk?" Ferdo yang meminta izin kepada momy nya untuk masuk ke dalam kamar nenek ayu.


"Masuklah" ujar momy Helena yang mengizinkan ferdo masuk ke dalam kamar.


"Apa kau tidak ingin istirahat lebih dulu?" tanya momy Helena sambil duduk di kursi samping ranjang nenek ayu.


"Tidak mom, aku kesini hanya ingin menyampaikan sesuatu kepada mu dan nenek" ujar ferdo yang juga duduk di samping momy nya.


"Apa boy?" tanya momy Helena sambil menatap putranya.


"Nek, apa nenek sudah tau diagnosa dari dokter Bams?" tanya ferdo kepada nenek ayu.

__ADS_1


"Sudah, apa dokter Bams memberi tahumu?" ujar nenek ayu.


"Iya tapi hanya aku yang di beri tahu karna dokter Bams tidak sanggup untuk mengatakan ini semua kepada Risa" jelas ferdo yang membuat momy Helena penasaran sebenarnya ada apa dengan ferdo dan nenek ayu.


"Apa terjadi sesuatu?" sahut momy Helena yang ingin tahu permasalahan nya.


"Mom ferdo hanya ingin mempercepat pernikahan ku dengan Risa, kalau bisa dua hari lagi pernikahan kami akan di laksanakan!" ujar ferdo yang membuat momy Helena kaget.


"Apa? dua hari lagi? kau yang benar saja boy persiapan nya kan satu bulan lagi kenapa jadi maju cepat sekali" ujar momy Helena.


"Karna ada masalah mom! jadi aku harus segera menikah dengan Risa karna itu jalan satu satunya keluar dari permasalahan ini" ujar ferdo.


"Lalu apa kau sudah bicara kepada Risa tentang masalah ini?" tanya momy Helena kepada putranya.


"Belum! Apa boleh momy saja yang memberi tahunya? aku masih ada urusan dengan nenek" ujar ferdo.


"Iya, kalau begitu momy keluar dulu, kau jaga nenek!" momy Helena segera bangkit dari duduknya dan berjalan keluar untuk menemui Risa.


"Nak tolong rahasiakan semua ini sampai nenek tidak ada" mohon nenek ayu yang sudah melihat momy Helena keluar dari kamarnya.


"Tidak! jika Risa tau di pasti akan sangat terpukul" ujar nenek ayu.


"Baiklah, tapi aku janji Nek! aku akan memberikan perawatan terbaik untuk nenek" sahut ferdo sambil tersenyum kearah nenek ayu.


"Rasanya aku sudah siap untuk pergi saat melihat cucuku sudah mendapatkan seseorang yang pas untuk nya dan mendapat kehangatan dari keluarga yang selama ini dia tunggu" batin nenek ayu saat melihat wajah ferdo yang tersenyum kearah nya.


Sedangkan di sisi lain Risa dibuat bingung karna ucapan momy Helena yang bilang jika pernikahan nya dengan ferdo akan di lakukan dua hari lagi.


"Mom kenapa secepat itu?" tanya Risa Kepada momy Helena.


"Ferdo hanya bilang jika saat ini sedang ada masalah dan salah satu cara untuk menyelesaikan masalah ini hanya dengan menikahi mu secepatnya" jelas momy Helena kepada Risa.


"Masalah? apa yang sebenarnya kakak sembunyikan dari kami" batin Helen yang tau jika kakaknya tidak akan berbuat seperti ini jika tidak dalam keadaan terdesak apalagi hanya mengambil keputusan sepihak.

__ADS_1


"Apa ini berhubungan dengan nenek? tapi apa hubungannya? nenek juga sudah sembuh kan" batin Risa yang mulai bertanya tanya tentang masalah apa yang sebenarnya sedang di hadapi oleh ferdo.


"Baiklah mom, lagipula tiga Minggu lagi aku juga sudah wisuda, nenek juga sudah sadar jadi aku tidak apa-apa kalau pernikahan ku di majukan menjadi Dua hari lagi" ujar Risa yang mau akan keputusan ferdo.


"Ya sudah kalau begitu, momy akan bicarakan kepada Dady dan Dion dulu agar mereka membantu menyiapkan acara nya" momy Helena berjalan keluar dari kamar Risa.


"Ris aku keluar dulu yah" pamit Helen yang juga keluar dari kamar nya.


"Aku harus tanya kepada ferdo, sebenarnya apa permasalahan nya" batin Risa sambil merebahkan tubuhnya di atas ranjang nya.


Rasanya Risa ingin memejamkan matanya namun ia urungkan karna dirinya harus bertemu dengan ferdo terlebih dahulu.


Risa mencari ferdo di setiap sudut namun tidak di temukan hingga dirinya memilih menyudahi untuk mencari ferdo dan memilih untuk menemui neneknya.


Tok Tok Tok


"Nenek aku masuk yah" ujar Risa dari luar pintu.


"Kau disini rupanya" ujar Risa yang melihat ferdo di dalam kamar neneknya.


"Iya, apa aku mencari ku?" tanya ferdo sambil menatap kearah Risa.


"Iya, aku ingin menanyakan sesuatu padamu" ujar Risa sambil berjalan mendekati neneknya.


"Apa? katakan Sekarang karna aku sebentar lagi akan keluar untuk mengurus Persiapan pernikahan kita" ujar ferdo.


"Aku hany ingin menanyakan sesuatu soal masalah yang membuat mu untuk mempercepat pernikahan kita" jelas Risa yang membuat nenek ayu takut jika ferdo akan membongkar rahasia nya dengan ferdo.


"Hanya itu saja yang mau tanya kan?" tanya ferdo yang langsung diangguki oleh Risa.


"Aku mempercepat nya hanya karna nenek kan sudah sadar jadi aku tidak mau membuang buang waktu lagi untuk menunggu lebih lama, lagi pula kau juga sudah berjanji pada ku jika pernikahan kita akan dilakukan jika nenek sudah sadar bukan?" ujara ferdo yang membuat risa teringat dengan ucapan nya.


"Ahh iya aku hampir saja lupa, tapi benar kan masalahnya hanya itu saja? bukan karna kau membohongi ku jika ada masalah lain dengan nenek?" Risa yang mencoba memastikan apa benar bahwa permasalahan nya hanya yang sudah di jelaskan oleh ferdo.

__ADS_1


"Apa tampang ku seperti seorang pembohong hingga kau tidak percaya kepada ku?" ujar ferdo sambil menatap tajam mata Risa.


"Bukan begitu, aku hanya memastikan saja jika nenek baik baik saja ya sudah" ujar Risa Sambil menundukkan kepalanya karna takut oleh ferdo.


__ADS_2