Terjerat Cinta Pria Dingin

Terjerat Cinta Pria Dingin
Hot couple


__ADS_3

Ditengah obrolan sekumpulan orang-orang itu, tiba-tiba saja sapaan seseorang mengalihkan atensi mereka.


"Kak Deril!"


Seorang gadis tersenyum manis bersama seorang temannya menghampiri mereka.


"Chika?!" sapa balik Deril dengan wajah heran. "Kamu disini?" tanyanya.


"Iya, aku baru ikut daftar ulang. Soalnya pas pendaftaran kemarin aku gak bisa ikut," balasnya.


Semua orang nampak saling lirik, seolah bertanya siapa gadis ini? Kenapa terihat begitu akrab dengan Deril?


"Eh ada kak Shaka juga, hai kak Shaka. Aku fansnya kakak juga," sapanya dan ditanggapi senyum oleh Shaka.


"Aku juga, aku juga fans kak Shaka. Boleh minta foto sama kakak? Tanda tangannya deh sekalian," tanya gadis disebelah Chika pada Shaka, yang ternyata tak kalah terkenalnya dengan Deril dan Rizky. Shaka hanya tersenyum bingung menanggapi.


"Aku duluan gengs," pamit Jingga mengalihkan atensi mereka. Gadis itu berlalu begitu saja meninggalkan kerumunan tersebut.


"Jin!" Segera Shaka menyusul gadis yang entahlah, status mereka masih belum jelas hingga sekarang.


"Yah, padahal 'kan aku pengen berfoto sama kak Shaka," keluh gadis itu dan hanya dibalas tepukan dibahu dari Chika.


"Oh iya kakak-kakak aku permisi kedalam dulu. Tungguin aku ya Chi!" pamitnya dan dingguki mereka.


"Oh ya, kenalin ini Chika," ucap Deril memperkenalkan Chika pada teman-temannya. Satu persatu mereka memperkenalkan diri, hingga Sena gatal untuk segera berkomentar.


"Wah, kek nya calon kakak ipar nih?" goda Sena.


"Aisshh, kapan aturannya mantan calon suami berubah jadi kakak?" ledek Rizky.


"Ini, buktinya kita ya 'kan kak Der?" Sena meminta pendapat pada mantan calon suaminya itu dan diangguki olehnya.


Chika terdiam sejenak, mencerna obrolan mereka. Ada hal yang belum ia pahami disini. Kata 'calon suami' terdengar menggelitik dan membuat ia penasaran dengan maksud percakapan mereka.


"Ya deh iya, serah kalian. Mau jadi kakak, mau jadi suami kedua. Silahkan!" pungkas Rizky.


"Yey, kenapa lu yang sewot. Suami gue cuma satu. Dan selamanya hanya satu," balas Sena seraya merangkul manja lengan Abi dan ditimpali cebikan bibir oleh Rizky.


"Dah ah, gue juga cabut!" Rizky berlenggang dengan hati dongkol meninggalkan mereka.


"Hati-hati Ki, awas jomblo digondol kucing," teriak Sena meledek, hingga dapat usekan gemas dari Abi.

__ADS_1


Sena tergelak, memanglah meledek sahabatnya itu adalah suatu hal yang paling menyenangkan. Meski begitu, mereka tetaplah saling menjaga dan menyayangi. Mungkin itulah cara mereka untuk mengungkapkan rasa sayangnya.


"Kita pergi sekarang!" ajak Abi dan diiyakan Sena.


"Oh iya Chika, kapan-kapan boleh deh kita main, sekarang kami harus pergi dulu ya!" pamit Sena dan diiyakan gadis itu.


Sepasang manusia itu pun berlenggang pergi meninggalkan Deril dan Chika diposisinya. Hingga tiba-tiba keadaan mendadak canggung kala suasana begitu sepi.


"Emm mau makan siang?" tanya Deril mencoba memecahkan keheningan.


"Emm boleh," sahut Chika disertai senyumnya.


Deril pun mempersilahkan gadis itu untuk berjalan beriringan menyusuri koridor bersamanya. "Maaf ya, mungkin kamu merasa sedikit aneh. Mereka emang kek gitu," ucap Deril.


Chika tersenyum. "Nggak kok. Malah aku rasa pertemanan kalian deket banget, apa adanya lagi," balasnya.


"Emang pertemanan kamu gimana?" tanya Deril.


"Ya, seperti itulah. Mereka dekat cuma karena ada maunya doang," kekeh Chika. Deril hanya tersenyum menanggapi.


"Oh iya, emang kak Iky masih jomblo ya? Padahal 'kan dia banyak fansnya?" tanya Chika.


"Iya, dia jomblo abadi," kekeh Deril. Tentu saja hal itu membuat Chika melongo tak percaya.


"Katanya sih, papihnya Iky dulu juga gitu. Julukannya jomblo tampan," kekeh Deril hingga Chika tertawa. "Tapi kasusnya beda, om Rio terlalu dingin, jadi cewek pada kabur. Cuma onty Feby yang bisa naklukin dia," jelas Deril dan diangguki mengerti oleh gadis itu.


"Emm kak Deril sendiri, gimana?" tanya Chika.


"Hem, aku?" tanya Deril menautkan alisnya heran.


"Iya, kak Deril. Tadi aku denger, kak Sena itu mantan kakak, ya?" tanya Chika yang sudah tak sabar ingin mendengar penjelasan dari pria tampan itu.


Deril terkekeh, "Oh Sensen. Emm lebih tepatnya sih mantan calon istri," jelasnya.


"Hah? Jadi beneran kak Deril udah mau nikah sama kak Sena?" tanya Chika antusias.


Deril menganggguk mengiyakan. "Bahkan undangan pun sudah disebar," celetuknya yang sukses menghentikan laju langkah gadis itu.


Deril pun ikut menghentikan langkahnya. Ia membalikan tubuh dan terkekeh melihat ekspresi sang gadis yang tampak lucu. "Kenapa?" tanyanya.


Chika terkesiap seraya menatap wajah tampan itu. "Kakak serius udah mau nikah?" tanyanya dan diangguki Deril.

__ADS_1


"Terus kenapa gak jadi?" tanya Chika heran.


Deril menyandarkan diri dipembatas pagar. "Kamu tau 'kan Abi sama Sensen couple dari sejak SMA. Tapi hubungan mereka gak direstui, karena mereka masih keluarga. Jadi mama Ay, mamanya Sensen merencanakan perjodohan sama si mama. Ya diaturlah pernikahan kami. Sampe akhirnya, Abi berhasil mendapatkan cintanya kembali," jelas Deril.


Chika ber 'oh ria' seraya ikut menyenderkan diri disamping Deril. "Wah daebak!"


"Terus kak Deril gimana, patah hati dong?" tanyanya.


Deril tertawa seraya mengusek pucuk kepala gadis itu. Tentu hal itu kembali membuat jantung Chika berdegup kencang yang disertai rona merah dipipinya.


"Miris banget ya nasibku ditinggal nikah," ucap Deril disela tawanya.


"Entahlah, justru aku bahagia mereka bisa bersatu kembali. Mungkin karena aku gak punya saudara dan tumbuh bersama mereka, menjadikanku sosok kakak untuk mereka. Buatku Sensen ataupun Jinjin sudah seperti adik yang harus aku lindungi. Jadi gak ada rasa lain selain itu," jelas Deril dan diangguki Chika.


"Terus hubungan kak Deril sama kak Sisil?" tanya Chika hati-hati.


Gadis itu tentu tau, hubungan antara Deril dan Sisil yang begitu fenomenal disekolahnya waktu itu. Jika Abi Sena menjadi King and Queen couple. Maka Deril dan Sisil menjadi Hot couple nya. Bagaimana tidak? Sejoli itu selalu terlihat bucin, bahkan tak segan menampilkan kemesraan didepan umum. Hingga tak ada seorang pun yang tak tau hubungan mereka. Bahkan para fans Deril tak ada yang berani meminta foto dan semacamnya karena terlalu takut pada kekuasaan Sisil.


Deril tersenyum menanggapi. "Semenjak lulus kita udah putus," balasnya.


"Hah? Serius?" tanya Chika menatap tak percaya dan diangguki Deril.


Tentu itu terdengar mustahil, secara mereka begitu lengket dan putus pas lulus. Itu berarti sudah dua tahun lebih semenjak mereka putus.


"Kenapa? Kamu gak percaya jika sekarang aku snediri?" tanya Deril dan dibalas gelengan Chika.


Deril kembali tertawa seraya mengusek pucuk kepala gadis itu. "Kamu percaya gak jika aku lagi memikirkan seorang gadis yang begitu manis?" tanyanya dan dibalas gelengan lagi oleh Chika yang masih menatap tak percaya.


Deril mendekatkan wajahnya hingga terkikis dengan wajah sang gadis.


"Apa kamu percaya, jika gadis itu ... Adalah kamu?"


Deg!


\*\*\*\*\*\*


Awas jejaknya jangan lupa loh! Ini mak othor benar crazy up, beneran gak ada yang mau kirim kopi gitu😌 nih, mak othor juga sudah motoin Deril sama Chika.. Ayo kencengin lagi dukungannyaa😘



Yakin gak ter Deril Deril🤤

__ADS_1



Ini Chika si gadis manis😘


__ADS_2