
"PERHATIAN.........."
mengandung konten dewasa
* bagi yang kurang umur skip saja ,apalagi yang single sebaiknya jangan baca part ini ,bahaya ...pamali .... *
.
.
.
.
Kukerjapkan mataku saat aku merasakan sesuatu menyentuh kening ku ,terasa kenyal dan hangat
"apa aku membangunkan mu" mas Rifki nampak tersenyum lembut pada ku dengan sudah mengenakan baju rumahan ,ku lirik jam rupanya sudah sore ,ya ampun ternyata aku tidur lama sekali
"tidak kok mas , maaf ya aku tidur terlalu lama ,jadi tak tahu jika mas sudah pulang " ucap ku merasa tak enak, soal nya setiap mas Rifki pulang aku selalu menyambut nya , tapi kali ini tidak
"iya tidak apa-apa, eh... mau kemana?" tanya nya saat aku hendak beranjak
"mau ke kamar mandi mas sekalian mau mandi juga " sahut ku ,aku pun beranjak dari tempat tidur ,tanpa ku sadari rupanya mas Rifki mengikuti ku sampai ke dalam kamar mandi , saat aku berbalik hendak menutup pintu ,aku benar-benar terkejut
"kun.....hmm..." mas Rifki tiba-tiba saja mencium ku saat aku hendak mengatakan kuntilanak
Ciuman dan ******* nya selalu bisa membuat ku terbuai ,hingga aku pun sontak mengalungkan tangan ku di leher nya ,deru nafas nya terdengar memburu ,begitupun dengan ku darah ku seakan bergejolak ,degup jantungku berdetak lebih cepat,diiringi bulu roma ku yang ikut merinding saat mendapat kan sentuhan-senruhan halus dari tangan nya di beberapa titik sensitif ku .
******* demi ******* keluar tanpa ku sadari ,membuat mas Rifki semakin menginginkan lebih, tubuh ku digiring sampai membentur tembok ,tubuh kami basah saat air dari shower menerpa kami.
Dalam posisi berdiri mas Rifki terus mencumbui ku , dan kami pun melakukan penyatuan itu .
Guyuran air mengiringi suara ******* kami yang saling bersahutan , bahkan mas Rifki selalu menyerukan namaku di saat puncak nya.
cup
"terima kasih, maaf sudah membuat mu kedinginan " ucap mas Rifki setelah mengecup kening ku
"apa perut mu sakit , dia baik-baik saja kan?" tanya nya seraya menyentuh perut ku yang membuncit
"ehm....anak kita baik-baik saja ,dia kuat "
"kalau begitu nanti malam lagi ya , dia kan kuat ,dan sepertinya anak kita senang kalau aku mengunjungi nya " ucap nya
"iih....enggak ah capek,lihat lah bahkan kaki ku tak bisa berdiri dengan baik " tolak ku seraya menujukan kedua kaki ku yang gemetaran ,hadeuh seperti nya aku sudah salah bicara
"sini biar aku yang bantu gosok punggung mu "
__ADS_1
Kami pun mandi bersama setelah nya ,dan tidak ada lagi adegan plus plus
(maaf , otak author nya lagi ngeres )
.......................
Malam ini langit begitu cerah ,terlihat taburan bintang menghiasi langit kota , aku yang sedang berdiri di atas balkon sembari berpegangan pada pagar balkon pun menengok saat merasakan seseorang berdiri di belakang ku ,tapi ....
"tidak ada siapa-siapa, tapi aku tadi merasa ada yang berdiri di belakang ku " gumam ku
Aku pun beranjak masuk dan menutup pintu .
"mas ....mas Rifki..." panggil ku
"mas Rifki kemana " gumam ku
"apa di ruang kerja nya " fikir ku ,aku pun lantas menuju ruang kerja nya yang terletak di samping kamar ku
ckleekk
Saat aku membuka ruangan nya ,ruangan itu nampak gelap
"ruangan nya gelap berarti mas Rifki tidak ada di sini " gumamku
Lalu aku pun beralih ke bawah ,aku menuruni tangga namun keadaan rumah nampak sepi ,bak tak ada kehidupan di rumah ini .
"ini semua orang pada kemana sih ,sepi amat rumah , mama tidak ada di kamar nya ,mas Rifki juga sebenarnya kemana sih" tanya ku dalam hati
"astaga ...jadi aku sendirian di rumah ,ya Allah mereka kemana sih"
Perasaan ku mulai gelisah , fikiran ku mulai kemana-mana,aku memikirkan lagi terakhir kali saat bersama mas Rifki , setelah makan malam aku dan mas Rifki mengerjakan shalat isya bersama ,dan langsung tidur karena tiba-tiba saja aku merasa ngantuk ,tapi aku masih bisa melihat mas Rifki ada di samping ku saat aku terbangun .
Dan entah kenapa aku merasa ingin sekali melihat taburan bintang saat tahu di luar cuacanya cerah , kebiasaan saat berada di kampung dulu ,aku dan ayah suka melihat taburan bintang di bukit yang tak jauh dari rumah .
Dan setelah itu aku tak menemukan mas Rifki dimana-mana bahkan mama Dewi juga ikut hilang .
"sebenarnya kemana mereka "
"Wo....Wowo...."
"Lasmi ....."
"bang Popo ...."
Tak satu pun dari mereka yang menyahut , kemana pula mereka ,kulihat pada tembok pagar tempat biasa bang Popo nangkring ,namun aku tak melihat nya .
Aku pun beranjak keluar rumah , berdiri di bawah pohon mangga tempat Lasmi biasa duduk sambil mengayun-ayunkan kedua kaki nya .
__ADS_1
"Las....mi...."
"tidak ada juga " keluh ku
"kemana mereka ,kenapa mereka tega meninggalkan ku sendiri "
Perasaan ku mulai melow lagi , satu tetes bulir bening lolos dari tempat nya , aku pun melangkah gontai kembali ke dalam rumah ,ku tatap sekiling dengan menghela nafas aku pun berjalan ke arah ruang tv .
Tak ingin menduga-duga aku memilih menonton acara tv saja , namun tetap saja fikiran ku tak sepenuh nya berada bersama ku , bukan nya aku yang menonton tv ,malah tv yang menonton ku.
Apa mereka memang ada urusan dan tidak ingin melibat kan ku , ya itu yang ku sugesti kan pada diriku .
"gak apa-apa ya sayang , mereka pasti kembali , mungkin mereka sedang ada urusan" ucap ku sambil mengelus perut ku yang sudah terlihat membuncit karena perutku tiba-tiba saja terasa ngilu ,mungkin bayi dalam perut ku juga turut merasakan kegelisahan ku.
Cukup lama juga aku berada di depan televisi,
hingga ku lirik jam ,jam sudah menunjukan pukul 23:56
tiba-tiba
pessss.......
semua lampu di rumah mati ,dan keadaan rumah menjadi gelap gulita
"astaghfirullah halazim....."
Sekarang aku benar-benar merasa sendiri
"ayah ....aku merindukan mu " lirih ku
tiba-tiba saja aku jadi teringat ayah, aku pun perlahan berjalan sangat pelan ,untuk mencari lilin atau apa saja yang bisa di buat penerang ,namun seketika aku terperanjat saat mata ku tak sengaja melihat bayangan seseorang di luar yang seperti mengendap-endap
"siapa itu.....apa orang jahat,maling kah atau rampok eh maling sama rampok bukan nya sama ya ,duh ....mas .... kamu dimana" lirih ku
Ketika aku hendak mengintip di jendela , tiba-tiba
triiing ....
Lampu pun menyala , saat aku menengok aku terkesiap ,jantung ku seakan berhenti berdetak , mataku terbelalak ketika melihat seseorang yang sudah berdiri di dekat ku dengan membawa sesuatu....
"Hay......"
.
.
.
__ADS_1
.
bersambung