Teror Guna Guna

Teror Guna Guna
bab 57


__ADS_3

.


.


.


"mas Rifki...."


aku berteriak dan terbangun dari tidurku dengan nafas tersengal dan terbatuk


" uhhukk uhhukk....hanya mimpi " gumam ku seraya memegangi leherku


aku pun lantas menengok jam dinding


"astaghfirullah....kenapa aku tertidur sampai selama ini ?" keluh ku saat melihat jam sudah menunjukan pukul 16:00


Aku pun beranjak hendak ke kamar mandi untuk cuci muka sekalian mengambil air wudhu.


Setelah itu aku pun melaksanakan shalat ashar ...


***


RIFKI POV


Akhirnya hari ini Nuri sudah di perboleh kan pulang ,setelah selesai mengantar Nuri dan ayah nya aku pun bergegas menuju kafe ,karena sudah dari pagi dan beberapa hari ku tinggalkan hanya untuk menemani Nuri meskipun sudah ada ayahnya juga yang jagain , entah kenapa rasa nya aku selalu ingin dekat dengan nya , padahal kita baru saja bertemu dan saling kenal ,tapi memang Nuri tidak seperti wanita kebanyakan , dia gampang akrab dengan orang yang baru ia kenal ,aku pun merasa nyaman saat di dekat nya , di saat gadis lain merasa tersipu dengan rayuan gombal ku ,berbeda dengan nya ,ia malah sebalik nya ,tak jarang juga dia nimpukin aku ,entah itu pakai bantal atau apa pun di dekat nya .


Tapi ada beberapa hal yang membuat ku heran , sebenarnya ada apa dengan nya ,tiap kali dia sering menyebutkan kata 'kuntilanak' alasan nya terkejut , tapi itu tak lebih membuat ku bingung mungkin saja itu adalah bentuk contoh latah nya jika terkejut.


Dia juga sering tiba-tiba terdiam ,


tapi ada yang lebih membuatku penasaran , sebenarnya ada hubungan apa antara Nuri dan Haris apalagi ayah nya Nuri seperti sangat membenci Haris .


Di saat aku tengah mengemudikan mobil ku untuk pulang tiba-tiba aku melihat ayah nya Nuri sedang berjalan kaki sendirian di trotoar


aku pun lantas menghentikan laju mobil ku


"om..." sapa ku


"eh nak Rifki" ucap nya


" om sedang apa di sini,kenapa berjalan sendirian?" tanyaku


"ini tadi habis dari mencari kos kosan,buat Nuri,kata pak bos , Nuri tak boleh lagi tinggal di sana " ucap ayah nya Nuri

__ADS_1


"om sudah dapat kos kosan nya ?" tanya ku lagi


"Alhamdulillah,sudah nak Rifki,tak jauh dari kafe nya "


"begitu ya ,terus sekarang om mau kemana dulu ,mau langsung pulang kah ?" tanya ku


"om mau cari martabak ,Nuri sangat menyukai nya ,tapi dari tadi yang jual martabak tak ada yang pakai ketan hitam , kebanyakan kacang ,dan keju " ucap ayah nya Nuri


"hm ..seperti nya aku tahu dimana yang menjual martabak ketan hitam " ucap ku


"benarkah ,dimana itu nak Rifki?" tanya nya antusias


"ayo ,saya antar sekalian " tawar ku


"duh jadi ngerepotin lagi nih " ucap nya


"iya ga apa-apa " ucap ku


Aku pun melajukan mobil ku ke arah kafe nya Haris ,oh iya ngomong-ngomong soal Haris ayahnya Nuri kan tak menyukai nya ,waduh jangan sampai deh mereka bertemu ' fikir ku


Dengan perasaan was-was aku pun mulai memarkirkan mobil ku di depan kafe nya ,


"sebentar ya om saya tanyakan dulu ,masih ada atau tidak nya " ucap ku memberi alasan


"eh mas Rifki,mau cari mas Haris ya ,mas Haris nya sudah pulang tuh ,baru saja " ucap Wiwin pegawai kafe nya Haris


"oh gitu ya, enggak ko ,saya kisini ingin memesan martabak ketan hitam satu porsi ya ,jangan lama-lama" ucap ku seraya kembali ke mobil untuk menemui ayah nya Nuri


"masih ada om kata nya ,kita tunggu di dalam saja " ajak ku


"enggak lah om tunggu di sini saja ,dan ini uang nya ,tapi berapa ya harga nya ,ini kan kafe,makanan di sini pasti mahal-mahal?" ucap ayah nya Nuri sembari memberikan ku uang seratus ribu


"tak usah ,biar saya saja yang bayar "ucap ku menolak uang nya


"tapi nak " sergah nya


"sudah tidak apa-apa ,saya ikhlas ko " ucap ku seraya tersenyum dan langsung berlalu menuju ke dalam kafe


"baru kali ini aku deketin cewek ,deketin orangtua nya juga hihihi" batin ku terkikik


Pas banget setelah pesanan jadi dan hendak membayar tiba-tiba Haris nongol menepuk pundak ku ,aku pun terkejut melihat keberadaan nya.


"loh katanya sudah balik ,ko masih ada di sini ?" tanya ku terkejut

__ADS_1


"kenapa kau terkejut seperti itu,memang aku udah balik tadi ,tapi ada sesuatu yang tertinggal ,jadinya balik lagi , kau sendiri sedang apa di sini ,dan itu apa ?" tanya nya menunjuk box makanan di tangan ku


"oh ini ,martabak " sahut ku


"ok kalau begitu aku duluan ,sudah ada yang nunggu soal nya" ucap ku seraya berlalu meninggalkan nya


"haduh untung saja ayah nya Nuri tadi menolak untuk ikut ke dalam " ucap ku lega


"maaf om ,lama ya ?" tanya ku setelah aku duduk di balik kemudi


"tidak ko, ini makasih banget loh nak Rifki,lagi lagi saya ngerepotin " ucap nya tak enak


"sudah lah tak apa-apa , justru aku senang bisa membantu " ucap ku seraya tersenyum melirik sekilas pada nya


"apa nak Rifki menyukai Nuri ?" tanya nya hingga membuat ku seketika tersenyum


Terdengar ayah nya Nuri menghela nafas nya


seperti ada beban di hati nya ,aku pun melirik sekilas pada nya.


"om kenapa ? apa saya tidak boleh menyukai Nuri ?" tanya ku hati hati


"tidak ,bukan begitu , om hanya merasa berat saja terhadap Nuri ,Nuri itu anak perempuan satu-satu nya kedua adik nya laki-laki , karena Nuri anak pertama ,dia selalu di tuntut untuk selalu kuat ,berani dan tegas , dan seperti yang kita lihat di luar Nuri nampak kuat dan tegar ,tapi hati nya begitu rapuh ,jika nak Rifki benar-benar serius dengan perasaan nak Rifki, saya minta untuk tak menyakiti nya , cukup sekali saja Nuri disakiti., tapi jika nak Rifki hanya ingin mempermainkan nya maka jauhilah , saya tidak pernah melarang siapapun untuk tak menyukai Nuri " ucap nya kulihat beliau menyeka air mata nya


Tak terasa kami pun sampai ,dan aku langsung pergi setelah om Maman masuk ke dalam bangunan yang terhalang pintu gerbang ,


jika saja aku bisa masuk,ingin sekali rasanya bertemu dengan Nuri .


Gadis itu ....ada apa dengan nya ,ayah nya tadi bilang cukup sekali Nuri disakiti ,apa sebelum nya memang ada yang pernah menyakiti nya.


Jika iya sungguh bodoh laki-laki itu, gadis seperti Nuri ,bukan hanya cantik dia juga unik Sholehah pula, ....


RIFKI POV END


.


.


.


.


.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2