Teror Guna Guna

Teror Guna Guna
episode 79


__ADS_3

Ketika orang-orang itu hendak mendekat tiba-tiba bayangan hitam muncul di hadapan ku , hingga bayangan hitam itu perlahan berubah menjadi wujud hitam besar dan berbulu .


"ggrrhhh......jangan ganggu mereka " ucap Wowo menggeram


Sungguh baru kali ini aku mendengar Wowo menggeram seperti itu ,dan itu sukses membuat bulu kuduk ku meremang .


"se se se....setaaannn......" teriak mereka lalu ,lari tunggang langgang


"kenapa baru muncul wo?" tanya ku


"sudah ku katakan di area rumah itu sudah di pagari mantra ghaib ,aku yang berada dari luar tak bisa masuk ,begitu pun para makhluk lain yang berada di sekitar tempat ini .


"Nuri ...." suara mas Rifki tertahan


"iya mas Rifki " aku menoleh pada nya


"cepat hubungi siapa pun dari ponsel mu atau ponsel ku , ponsel ku ada di kamu kan ?" pinta nya


"oh astaga , kenapa aku sampai melupakan nya" seru ku seraya menepuk kening ku , sungguh aku melupakan fungsi ponsel.


Aku pun menghubungi Bu Dewi , karena hanya Bu Dewi lah yang saat ini terlintas di fikiran ku


"mas Rifki ,ayo ,kita harus cepat pergi dari sini " ucap ku seraya menarik tangan nya dan ku letakan di atas bahu ku


Aku terus memapah mas Rifki ,lama kami berjalan namun aku tak juga menemukan jalan nya .


"Nuri ,aku merasakan kekuatan besar di sekitar tempat ini, dan seperti nya aku tak akan mampu menghadapi kekuatan itu ,tapi aku akan berusaha untuk terus membantu mu " ucap Wowo


"kekuatan apa ?" batin ku


Aku pun memejam kan mata sejenak ,ber doa pada Allah memohon pertolongan dan perlindungan dari nya .


Setelah itu aku pun kembali melangkah kan kaki ku ,sambil memapah mas Rifki


"kau harus bertahan mas " lirih ku


"tentu saja ,aku akan bertahan untuk mu " ucap mas Rifki ,namun tak ku hiraukan ucapan nya


Hingga sampai lah kami di sebuah jalan setapak dan aku yakin jalan ini terhubung dengan jalan keluar nya , namun baru saja aku bernafas lega karena sudah sampai di jalan yang tadi terparkir mobil pick up ,namun aku sudah tak mendapatkan mobil itu , yang ku lihat hanya mobil Avanza hitam menggantikan mobil pick up tadi .


Seorang wanita paruh baya datang dengan beberapa orang laki-laki di belakang nya dan seorang laki-laki tua di samping nya , wanita itu tersenyum menyeringai begitu pun dengan laki-laki tua itu.


"pucuk di cinta ulam pun tiba , karena kamu sudah berada di sini, saya jadi tak perlu repot-repot untuk menculik mu , ternyata kau datang sendiri kesini hahaha.... " ucap nya tertawa aneh


"Bu Puri ,kenapa ibu melakukan ini , memang nya apa salah ku ,hingga Bu Puri berniat buruk pada ku ?" tanya ku menatap nanar pada nya

__ADS_1


"salah mu karena kau sudah berani ikut campur urusan ku " ucap nya


"ikut campur ,maksud ibu ?" tanya ku tak mengerti


"jangan sok belaga tak tahu kamu " bentak nya


"tapi memang saya tak tahu Bu , terus kenapa ibu lakukan ini juga pada mas Rifki Bu, apa salah nya ,dia kan masih keluarga ibu juga ,kenapa ibu tega pada nya ?" ucap ku


"diam kau , awal nya hanya kamu yang jadi target ku ,tapi karena dia mengetahui rencana ku ,maka mau tak mau aku harus melenyapkan nya" ucap Bu Puri kembali membentak ku


"memang nya apa tujuan ibu sebenarnya?" tanya ku lagi , dan dengan bodoh nya bu Puri malah menyahut pertanyaan ku ,tanpa ia sadari jika aku dari tadi merekam pembicaraan kita .


"hahaha......kau ingin tahu apa tujuan ku ? baiklah mungkin karena waktu kalian hidup terisa sedikit lagi aku akan memberi tahu mu, supaya jika kau mati arwah mu tak akan gentayangan karena penasaran " ucap Bu Puri tertawa seperti kesetanan


"aku sangat membenci Dewi ,karena dia sudah merebut laki-laki yang ku cintai ,selama bertahun-tahun aku selalu menyaksikan mereka bahagia di atas penderitaan ku , mereka selalu memperlihatkan keharmonisan nya di depan ku ,dan itu sangat membuat ku sakit hati ,di tambah lagi dia mendapatkan warisan yang lebih besar dari ku , apa itu tak akan membuat ku iri , ya aku iri...iri melihat kebahagiaan nya , sampai aku putuskan untuk membuat keluarga nya hancur secara perlahan. Dan kecelakaan Nata waktu itu sangat menguntung kan ku , aku memasukan sebuah racun ke dalam infusan Nata , meskipun aku juga sangat mencintai nya,tapi aku terpaksa melakukan itu hanya untuk membuat Dewi menderita" tutur Bu Puri panjang lebar ,membuat ku terkejut, juga mas Rifki yang kondisinya makin lemas pun menggeram menahan amarah


"jadi kematian papa ku bukan seratus persen karena kecelakaan ? kenapa ,kenapa Tante tega melakukan itu ?" ucap mas Rifki mengepalkan tangan nya


"hahaha.....rasa sakit ini yang membuat ku bisa melakukan semua ini " ucap nya kembali tertawa


"dan ibu juga yang sudah mengirim teror di kafe Bu Dewi ?" tanya ku lantang


"hahaha...... ternyata kau memang bukan gadis biasa ya ..." tawa nya lagi


"sudah lah tak perlu kau berbicara banyak lagi , lebih baik kau bawa mereka ke dalam , ritual nya akan segera di mulai , penumbalan itu tak boleh gagal ,jika gagal maka kita yang akan mendapatkan akibat nya " ucap laki-laki tua itu


"Wo...Wowo....." teriak ku dalam hati


"kau mencari siapa, genderuwo peliharaan mu ?" tanya laki-laki tua itu


"hahaha....dia tidak akan datang menolong mu " ucap nya


"kau apakan Wowo ?" seru ku


"hahaha..... genderuwo mu itu ,sudah musnah untuk selama nya" ucap nya


"tidak mungkin " seru ku menggelengkan kepala


"cepat tangkap mereka " teriak Bu Puri pada beberapa orang-orang di belakang nya


"lepas kan ....mas Rifki...." teriak ku saat aku melihat tubuh mas Rifki diseret dengan kasar oleh mereka


Aku ditarik nya untuk masuk lagi ke dalam rumah tadi namun aku tak di masukan ke tempat gelap tadi ,melainkan ke sebuah ruangan yang lebih besar dan luas ,disini cukup terang ,dengan banyak nya lilin yang menyala memenuhi ruangan ini , kemudian aku di baringkan di sebuah tempat tidur tanpa kasur , ku lihat mas Rifki sudah tergeletak tertelungkup di lantai kotor , mas Rifki sama sekali tak bergerak .


"jangan-jangan....tidak ,tidak boleh ,mas Rifki harus baik-baik saja " lirih ku dalam hati

__ADS_1


Aku terus memanjat kan doa dalam hati ku ,dengan terisak ku sebut nama Allah ,tuhan ku yang Maha Tinggi,Maha Kuasa ,Maha Penolong,dan Maha Segalanya .


"sudah waktu nya ,kita lakukan dulu pada gadis itu ,setelah itu pada laki-laki itu" tunjuk laki-laki tua itu pada mas Rifki


"baik Ki " sahut Bu Puri mengangguk ,kemudian Bu Puri melangkah pada meja kecil dan meraih sesuatu dari atas nya ,diatas meja itu juga terdapat sesajen dan patung kecil berbentuk entahlah yang jelas bentuk nya sangat aneh seperti kera namun terdapat taring dan tanduk juga lidah yang menjulur panjang tapi telinga nya besar panjang dan meruncing di ujung nya seperti telinga kelinci .


Sebuah pisau kecil dengan ujung nya yang sangat runcing sudah ada di genggaman Bu Puri .


Bu Puri berjalan seraya menatap ku tajam, sepertinya itu bukan lah Bu Puri ,karena dari mata nya aku bisa melihat jika itu bukan lah Bu Puri ,


"gunakan kalung itu untuk melemah kan kekuatan nya" tiba-tiba aku teringat kata-kata Wowo


"bagaiman caraku untuk menggunakan nya?" gumamku dalam hati


"sentuh kalung itu pejamkan mata mu lalu berkonsentrasi lah ,pusatkan perhatian mu pada tujuan mu, dan berdoa lah " sebuah suara tiba-tiba terngiang di telinga ku


Ku turuti suara itu ,dengan susah payah aku mencoba untuk bisa menyentuh kalung ku , karena kedua tangan ku di ikat pada tiap sisi ranjang, meskipun sulit tapi aku tetap berusaha menarik tangan ku yang di ikat itu.


Sementara Bu Puri melangkah semakin mendekat , hingga akhir nya aku berhasil menarik tangan ku ,rasa sakit ,perih dan darah yang keluar dari pergelangan tangan ku ,tak kuhiraukan .


Saat ini jarak antara aku dan Bu Puri hanya berjarak dua langkah saja, dengan segera aku menyentuh dan menggenggam erat kalungku ,


kupusatkan fikiran ku ,dengan terus berdoa dan melafalkan surah Al Baqarah


Terdengar suara teriakan memekakkan telinga ku ,namun tak membuat ku untuk berhenti berdoa.


"dooorrr....."


terdengar suara letusan seperti tembakan , sontak membuat ku membuka mata ku .


"Alhamdulillah...."


.


.


.


.


bersambung


maaf ya aku tak bisa up lebih awal , soal nya ada beberapa hal yang menghambat ku buat update ,tapi aku tetap usahakan untuk update meskipun telat .


terima kasih ๐Ÿ™buat yang sudah setia menunggu dan menyukai cerita nya

__ADS_1


tunggu episode berikut nya ya ...


love you all๐Ÿ˜˜


__ADS_2