
"Ada apa Nur , kenapa kamu teriak-teriak?" tanya ibu menghampiri karena mendengar teriak an ku
"iya nih ada apa sih malam-malam teriak teriak?"tanya Ifel menimpali
"Bu......"sahut ku melihat ke arah nya dan langsung memeluk nya erat,sungguh aku sangat ketakutan tubuh ku gemetaran , keringat ku sampai tembus membasahi baju ku
"kenapa?"tanya ibu
"ta tadi Nur mimpi terjatuh , hehe..." ucapku berbohong
"kamu tuh kirain kenapa, ya sudah mending kamu tidur lagi, maka nya kalau mau tidur itu baca doa dulu,kamu pasti lupa kan?" ucap ibu percaya
"hm...."hanya ku anggukan saja kepalaku sebagai jawab nya
"ada-ada saja kau ini"keluh Ifel
Aku pun kembali terbaring setelah melihat ibu dan Ifel sudah keluar dari kamar dan tak lama pun aku terlelap.
esok nya...
Pagi ini setelah aku selesai dengan aktivitas pagi ku aku bergegas untuk ke rumah Mak Ijah sesuai permintaan Haris.
Di tengah jalan aku kembali berpapasan dengan pak Yaya ,namun kali ini bukan tatapan tajam yang ia berikan padaku namun seringai an yang ia nampakan.
Apakah kejadian semalam adalah sebagian dari rencana nya juga'fikir ku
Entahlah mau itu iya atau pun tidak aku tak ingin memikirnya ,sudah mengetahui pelakunya saja sudah cukup bagiku , aku tak ingin membalas nya meskipun paman dan kakek bersikeras ingin membalikan guna-guna pada nya ,dan aku tak ingin melakukan nya,
jika aku melakukan nya lantas apa beda nya aku sama pak Yaya ? biarlah karena aku yakin hukum Allah akan jauh lebih indah.
Hingga akhirnya aku sampai di depan rumah nya Mak Ijah,
tok tok tok
"assalammualaikum,...."ucapku memberi kan salam
"waalaikum salam...."jawab nya dari arah dalam
"loh Nur sudah datang rupanya ,ayo masuk nak,Haris lagi siap-siap" ujar Mak Ijah
aku pun masuk dan duduk di kursi ruang tamu ,
"nenek senang karena ternyata Haris memilih mu Nur ,nenek memang sudah anggap kamu seperti cucu nenek sendiri, asal kamu tahu ya nur waktu abis ketemu kamu saat itu Haris suka nelponin nenek,nanyain kamu terus ,udah punya pacar atau belum, kesukaan nya apa, kebiasaan nya apa,main nya ke mana , pokok nya ga ada hal lain yang ditanya kan nya selain kamu "ucap Mak Ijah membuat ku tersipu
"ah Mak ,Nur jadi malu"kata ku dengan menundukkan wajahku karena malu
"eeehh,....mulai sekarang panggil nenek ya nenek"imbuhnya
"hm baiklah ma eh nek"
"ekhemm.....pada ngobrolin apa nih seru amat kaya nya ?"tanya Haris yang sudah keluar dari kamarnya sambil menenteng tas ransel si bahunya.
Duh perasaan ku ko jadi ga karuan gini ya,ada perasaan sedih ga mau ditinggal,ku hela nafas untuk menormalkan perasaan ku.
"kamu udah siap berangkat?"tanya ku gugup
"Hem...iya sebentar lagi aku berangkat" jawabnya sambil menghampiri ku dan duduk di sampingku
"kalian ngobrol saja dulu,nenek ke dalam dulu" ucap nenek
"kamu kenapa hem , sedih ya mau aku tinggal? uluh uluh.....jangan sedih dong nanti cantik nya hilang "
"iihhh..... apa sih "
"memangnya menurut mu aku ini cantik?"tanya ku
"ya tentu saja" jawabnya cepat dan sungguh jawaban nya itu membuatku salah tingkah
"sudah saat nya aku berangkat "ucapnya setelah melihat jam di pergelangan tangan nya
cup
dia mengecup keningku sesaat sebelum dia menaiki motor nya
__ADS_1
hal itu membuat ku terkejut dan juga malu karena ada neneknya juga di sampingku
"dasar anak nakal"ucap nenek
"aku berangkat assalammualaikum..."
"waalaikum salam "ucapku dan nenek bersama
ku lambaikan tangan ku sampai motor yang membawanya tak lagi terlihat
"mm...nek,kalau begitu Nur pamit pulang ya "pamit ku
"iya,. eh tunggu Nur "cegah nek Ijah seraya masuk rumah
"ini bawa ya,tadi nenek masak kebanyakan"
ucap nenek memberikan rantang makanan
"wah makasih nek,jadi ga enak ,kesini ga bawa apa-apa pulang nya di kasih ini"sahut ku malu
"ga papa,kamu jangan sungkan ma nenek "
"iya nek,makasih ,nur pamit assalammualaikum..."
Aku pun melangkahkan kaki ku untuk pulang ,di tengah perjalanan aku melihat Ifel sedang berdiam sendirian di bawah pohon dukuh dekat pos ronda
"loh itu Ifel kan,ngapain dia di sana?"tanyaku dalam hati
"Fel....
"Ifel .....
"woooyyyy.....ngapain sih di panggil dari tadi ko ga nyahut ?"tanya ku heran dia ga ngerespon sama sekali hanya diam tak mau melihat ku
"Fel....
"Nur sedang apa kamu disini,ngomong sama siapa?" tanya Bu Nani tetangga ku
"sama si if........fel? loh kemana tuh anak?"
"Ifel? bukan nya adikmu ada di rumah,baru saja saya melihat nya tadi sedang bermain dengan adik mu Febry "ucap Bu Nani
"benar kah"
"iya masa saya bohong sih,ya sudah sih saya duluan "kata Bu Nani langsung berlalu pergi
Aku pun segera pulang ,ku percepat langkahku karena ingin cepat-cepat sampai rumah
"akhirnya sampai juga, FEL.....IFEEElll "teriak ku setelah sampai rumah
"apa sih berisik "sahut Ifel baru keluar dari rumah
"kamu ga habis dari mana-mana?"tanyaku
"enggak,dari tadi juga di rumah terus , kan ga di bolehin keluar, BT banget tau di rumah terus" ucap nya dongkol
"beneran kamu ga kemana mana?"desak ku
"ya elah ga percayaan banget sih , tanya saja ibu kalau ga percaya "ucapnya lagi
"hmm...ya sudah lah"ucap ku sembari berlalu
"idih gaje banget "sahut nya
"apaan gaje?" tanya ku
"gak jelas" sahut nya lagi
"eh Kunti ....tunggu"sergahnya
"hmm..."sahut ku
"itu kamu bawa apa ?"tanya nya menunjuk rantang makanan di tangan ku
__ADS_1
"ini makanan lah,emang kamu fikir apa"sahut ku sedikit sewot
"dari siapa Nur?"tanya ibu menimpali
"dari nek Ijah Bu "jawabku
"cieee...... dari nenek mertua manggil nya juga nenek "ucap Ifel meledek ku
"ih diem deh berisik"
"ya sudah bawa masuk nanti buat makan siang "ucap ibu
"iya bu" aku pun membawa nya ke dapur untuk di simpan buat makan siang
Ssshh..sshhhh...
Suara apa itu?'tanya ku dalam hati
sshhhhh...sshhhhh....
suaranya dari kamar mandi'gumam ku
aku pun melagkah kan kaki ku menuju kamar mandi
tap
tap
tap
Langkahku semakin dekat , ku dorong pintu kamar mandi yang tak tertutup rapat
kriieeeettttt
brakkk
Pintu nya sudah terbuka aku terkejut mataku terbelalak melihat seekor ular hitam besar melingkar di lantai kamar mandi
"astaghfirullah halazim.....dari mana datang nya ular ini"seru ku kaget
Kututup kembali pintu kamar mandinya,aku berlari ke luar lewat pintu belakang mencari siapa saja yang bisa mengusir ular itu.
"ada apa Nur kenapa lari-lari gitu ?"tanya ibu yang sedang mengangkat jemuran
"itu Bu ,di kamar mandi ada ular Bu, Nur mau cari orang buat ngusir ular itu"ucapku
"ular , ko bisa ada ular sih"ucap ibu
"Nur juga ga tahu bu, ibu kasih tau Ifel jangan ke kamar mandi dulu"kata ku pada ibu
ibu pun bergegas menghampiri Ifel
"ini pak di kamar mandi ularnya"ucapku pada salah seorang warga yang tak sengaja melintas depan rumah ku
kriieeeettttt ' pintu kamar mandi mulai dibuka
"dimana ular nya?"
"loh kemana ular itu pergi nya,bu pintu nya ga sempat di buka kan Bu ?"tanya ku pada ibu
"engga nur ibu mana berani buka" ucap ibu
"lalu lewat mana ular itu keluarnya?"tanyaku lagi
"apa kamu yakin ularnya tadi ada di sini?"tanya warga yang ku minta bantuan itu
"bener pak tadi ada di sini"ucapku
.
.
.
__ADS_1
.
.