
happy ending eh happy reading guys....
.
.
.
.
"aneh kok ga ada barang jatuh dan pecah" gumam ku sambil melihat sekeliling area dapur
"padahal tadi arah suaranya dari sini deh" gumam ku
"ada apa nur kok bengong di sini?"
"KUNTILANAK" aku berlonjak kaget bagaimana tidak kaget ayah menepuk pundak ku cukup keras,keras menurutku tapi pelan menurut ayah
" kamu ini Nur... Nur ga bisa apa ga bawa bawa nama perempuan itu terus kalau kaget" kata ayah yang sepertinya agak takut tiap aku sebut nama nya,bukan sepertinya lagi memang ayah itu penakut sama kaya si Ifel
"Nur juga ga tau lah yah...eh ayah tadi ada denger sesuatu gak seperti benda jatuh pecah gitu?" tanya ku kemudian
"ga tuh ayah ga denger apa apa" jawab ayah sambil mengidikan bahu
Aku pun berlalu pergi menuju jendela-jendela untuk di tutup karena sebentar lagi malam akan tiba
ssreeeettt.....
sekelebatan ada bayangan hitam melintas di belakangku,bulu kuduk ku mulai meremang,takut juga penasaran sih sebenernya,ku coba berfikir positif siapa tau itu Ifel dia memang suka mengejutkan ku ,namun saat ku periksa lagi tidak ada siapa siapa.
"heeehhh...."aku pun menghela nafas panjang untuk sedikit menghilangkan rasa takut tadi,ku lanjutkan menutup jendela-jendela lalu aku bergegas ke dapur untuk menyiapkan makan malam
"makanan udah siap sekarang mendingan aku mandi untung tadi Dede Febry udah mandi sama ayah ke pemandian umum" ucapku pada diri sendiri sambil melangkah ke kamar mandi
__ADS_1
Selesai mandi dan berpakaian aku pergi ke luar rumah sekedar untuk duduk nongkrong-nongkrong cantik depan rumah karena rumahku memang terletak di pinggir jalan..
"cieee...yang lagi nongkrong liatin cowok-cowok yang lewat"Ifel tiba-tiba datang entah dari mana
"nih bener kan sebelum Maghrib aku udah di rumah"ucapnya kemudian
"loh bukannya dari tadi kamu emang udah pulang,trus dari mana lagi kamu?" tanyaku sambil mengerutkan dahi
"ga dari mana-mana lagi,emang aku baru pulang kok...dasar aneh"ucapnya sambil men jitak kepalaku dan melangkah masuk ke dalam rumah
"aaawww....iihh sakit tau awas ya ku balas nanti" biasa nya aku langsung ngejar dan membalas ulah adik ku itu yang pastinya akan berakhir dengan omelan ibu
Tapi ku urungkan niatku untuk mengejar nya karena teringat akan siapa tadi di kamarnya
"kalau Ifel memang baru pulang trus siapa yang ada di kamarnya? ayah ga mungkin kan ayah lagi ke rumah kakek ote(papanya ayah) belum pulang juga trus siapa dong tadi"
Berbagai fikiran negatif mulai merayap di otaku tapi aku tak mau larut dalam ketakutan yang aku sendiri belum tahu apa itu
"heeeehh..." lagi-lagi ku hembuskan nafas
"waalaikum salam , ayah " sahut ku
" ibu mana Nur?''
"tuh lagi nonton tv, sama Dede ya udah yu masuk sebentar lagi Maghrib
Setelah menunaikan shalat Maghrib aku menyiapkan makan malam kebiasaan kalau makan malam kita makan di ruang tv sambil nonton acara tv yg pastinya masih dengan adegan rebutan remote tv.
.
.
Malam sudah larut jam menunjukan pukul 23: 15 tapi mataku sama sekali enggan untuk terpejam entah kemana rasa kantuk ku tak kunjung datang,biasa nya jam 8 malam aku sudah masuk alam mimpi tapi malam ini kenapa ga ngantuk-ngantuk juga.
__ADS_1
tiba-tiba
"Bluumm
"Bluuumm
"suara apa itu?suaranya kaya di atas atap "
ku langkahkan kaki ku ke jendela kamarku lalu ku sibak kan gordennya
"astaghfirullah .....Ya Allah makhluk apa itu?
"deg....
"deg...
"deg......
Tubuh ku rasa nya lemas tak bertulang , kakiku gemetaran lidahku seakan kelu tenggorokanku terasa tercekat,keringat dingin mulai bercucuran bulu kudukku juga meremang
"Ya Tuhan ....apa yang harus ku lakukan,tubuhku ga bisa gerak ingin berteriak namun tak bisa"
Aku pun mulai menangis tanpa suara saking takut nya
Ku coba membaca doa yang ku bisa dalam hati tapi entah kenapa setiap doa yang coba ku baca itu malah tiba-tiba hilang dari ingatan , aku terus berusaha mengingat dan membaca doa nya hingga akhirnya aku berteriak
"Allahu Akbar...."
.
.
.
__ADS_1
.
bersambung....