Terpaksa Menjadi Istri CEO

Terpaksa Menjadi Istri CEO
Episode 9


__ADS_3

Daniel uring-uringan di kantornya setelah malam pertama yang ia lewati gagal total. Padahal malam pertama sudah menjadi malam yang paling ditunggu selama hidupnya. Tapi semua berantakan karena istrinya adalah Anisa. jika Anisa tidak menjadi istrinya, Ia juga akan tetap uring-uringan karena terbayang selalu. rangka masuk ke ruangan Daniel sambil membawa beberapa berkas. pria dengan jambang tipis menatap heran wajah Daniel yang terlihat masam, bahkan mengalahkan asamnya kehidupan.


" Lo kenapa?"


Daniel melihat Rangga, napas iya dengan lesu. entah ia mengadu teriak ribu itu atau tidak. jika dibiarkan dia sendiri yang akan menderita karena memendam semuanya. Bukannya tidak baik untuk menyimpan unek-unek dalam hati. dia menatap penuh pertimbangan antara mau bercerita atau tidak. sungguh, kebimbangan saat ini sedang memeluknya erat.


" Serius, lo enggak mau cerita, kalau gitu gue keluar!


"Pancing Rangga dan hendak pergi.


" Aku gagal malam pertama." desahnya dan melihat reaksi yang diberikan tangga padanya. syukur-syukur Jika ia tidak jadi bahan tertawaan pria kribo itu.


Rangga menutup mulut dengan dramatis. Iya sungguh tidak percaya dan tidak menyangka bahwa Daniel, yang terkenal tampan gagal malam pertama. suara tawa keluar dari mulutnya. lesung pipi cetak jelas Di pipi kanan membuat ketampanan dua kali lipat, meskipun rambut keritingnya seperti jalinan Indomie nyasar, Tapi tetap saja terlihat tampan. Daniel yang awalnya uring-uringan kini menjadi bad mood. statusnya sebagai pria tampan sudah ternoda.


" Maaf bro, gue nggak maksud ngetawain apa lagi ngatain lo, tapi gua benar-benar kasihan jadi umat manusia." Rangga belum bisa meredam tawanya. kapan lagi menertawai teman bangsatnya.


" Senang terus senang! Aku berharap pada tuhan yang maha kuasa supaya kamu kena karma secepatnya!"


" Weh, lo jangan gitu sama gue, tega bener jadi temen."


" Teman kepala udang, mana ada temen yang ngetawain,!" dengkus Daniel sambil melihat yang dibawa Rangga.


Ia melempar sebuah map ke atas meja dengan kasar. membayangkan pakaian Anisa saya membuatnya bad mood. pria normal untuk Saya ingin menciptakan malam pertama yang manis dan romantis. bayangkan ditemani lilin dengan cahaya keemasan dan bertaburan pekat mawar merah yang dihiasi ranjangnya.

__ADS_1


" Coba deh lo kasih dia sesuatu bisa nempel mewah." saran dari Rangga."


" Oke deh tapi barangnya apaan ya?"


" Yaelah pakai nanya lagi. toko emas dan berlian kan banyak." Daniel menatap Rangga dengan wajah gembira.


" Bener juga, tumben otak mesum mau jadi pinter."


Daniel melihat Jam menunjukkan waktu istirahat. aku segera bergegas turun ke parkiran dan melajukan mobil menuju toko berlian yang tidak jauh dari kantornya. Iya akan membelikan istrinya sebuah kalung tanda sogokan tapi terselubung. Kalau terbuka, bisa-bisa ia dikira pria dengan modus alias modal dusta. sekitar Sepuluh menit kemudian Daniel pun sampai di tempat tujuan. dengan semangat Empat Lima ia berjalan menuju toko perhiasan langganan orang tuanya.


" Selamat datang, Tuan Daniel." sambut seorang pegawai dengan sopan. Daniel mengangguk kecil, hanya melihat kejaran kalung dengan saksama.


" Mbak, Saya akan memberikan kalung untuk istri saya, kira -kira yang cocok untuk wanita seperti istri saya yang mana ya?" Daniel dengan serius.


"Ciri-cirinya polos." kening pegawai itu mengernyit bingung. namun, Saya tidak berani bertanya terlalu banyak.


" Baiklah, Tuan. saya merekomendasikan kalung ini. hanya terlihat simpel tapi elegan dan berkelas." pegawai itu mengambil sebuah Kadung model rantai kecil bermata berlian segitiga. Daniel tanpa terpana melihat karung tersebut.


" Saya menyukai kalungnya nya." Daniel menyuruh pegawai itu untuk mengemas kalung tersebut dalam bentuk yang indah.


" Terima kasih," ucap Daniel lalu melenggang dari sana menuju kantornya. diperjalanan tak henti sulit bibirnya tertarik menyerupai bulan sabit.


" Aku bisa membayangkan wajahmu saat terharu karena memberikanmu kalau mahal dan mewah." gumam Daniel sungguh ia tidak sabar ingin bertemu istri polosnya.

__ADS_1


Daniel sudah berada di kamarnya Sedangkan Anisa sedang mandi, Gadis itu tidak menyadari kehadirannya di sana. Daniel memilih duduk di sofa sambil menunggu istrinya selesai mandi. iya penasaran apa istrinya sedatar papan atau montok seperti Angelina Jolie. Iya mendengar suara putaran knop pintu dibuka. itu pura-pura sedang membaca majalah, tanpa ia sadari majalah yang dibaca sedang terbalik.


" Kamu sudah pulang? tanya Anisa sedikit kaget saat melihat Buaya Darat sedang duduk manis di sofa. Iya berjalan menuju lemari. di atas lutut penampakan kulit putih mulus pulang. air liur mulai menari jenaka di bibir Daniel. sekali ia meneguk dengan susah payah. meski ekspektasinya tidak sesuai dengan yang dia bayangkan, tetap saja isine sangat menggoda untuk diputar di jilat kalau Celupin. Daniel menggelengkan kepalanya.


" Kamu mau menggodaku?" hanya Daniel sedikit serak.


" Hah, Kapan aku mau menggodamu?" alis Annisa mengernyit heran. hanya dengan Luwes mengambil underwere serta apakah yang tidur tanpa menyadari tatapan buas dari dana sedang menbidiknya.


" Kamu sadar enggak? dengan hanya memakai handuk, kamu sudah membangunkan barang berharga yang duduk manis dalam celana!"


" Ya Maafkan aku nggak tahu apa barang berharganya. apa sebuah jam tangan atau benda berharga lainnya? lagian ngapain kamu taruh di dalam celana nggak ada kerjaan."


" Enak aja! jelas kamu bisa hamil atas jasanya." wajah Daniel terlihat bangga.


" Oh maksud kamu yang menonjol itu! Anisa yang berlalu menuju walk-in closet nya.


Daniel menggeram kesal, niat hati ingin mengerjai istrinya, yang kena getahnya. sekarang Apa yang harus dilakukan selain mendinginkan kepalanya dari pikiran liar yang berhasil membangkitkan gairah nya.


" Jangan lupa, majalahnya yang bener, jangan sampai terbalik nanti lehermu sakit!" teriak Anisa dari balik ruang pakaiannya. lagi Daniel kena dua kali hari ini dan itu semua karena Anisa. istrinya itu sudah membuat Daniel kehilangan akal sehat karena gagal malam pertama.


...******...


...Happy Reading All 😉...

__ADS_1


...******...


__ADS_2