Terpaksa Menjadi Istri CEO

Terpaksa Menjadi Istri CEO
Episode 35


__ADS_3

Pukul 00:00 WIB. Anisa bangun karena haus. Ia melihat ke sisi kanan tempat suaminya sedang tidur pulas. Tangan kekarnya tampak memeluk tubuh putrinya. Anisa tersenyum melihat pemandangan tersebut. Dengan segera mengambil benda pipih yang ia letakkan di atas nakas, lalu mengabadikan momen tersebut. Dengan senyum masih menghiasi wajahnya, ia memposting ke insagram-nya dengan hastag my little family ❤ dan disukai 300 orang.


Satu menit semenjak ia posting, ada satu user name yang mengomentari potonya. Senyum Anisa perlahan pudar. Tangannya mendadak gemetar sampai membuat ponsel di tangannya jatuh.Daniel membuka mata perlahan. Suara dentingan benda jatuh membuatnya terbangun. Ia mengucek mata sejenak lalu melihat ke arah istrinya.


"Sayang, kamu kenapa? Tanya pria itu terlihat khawatir.


Anisa melihat ke arah suaminya dengan tatapan takut, khawatir, gelisah dan gundah. Daniel mengernyitkan kening melihat tingkah istrinya. Ia berpikir ada yang tidak beres, melihat ke arah benda


yang tergeletak di lantai. Perlahan mulai memindahkan tubuh mungil putrinya ke samping. Kemudian dengan gerakan cepat tangannya meraih ponsel tersebut dan membukanya. Sedangkan Kanaya masih membeku di tempat ia berdiri.


Angelica Prambanan, Hai Anisa ,


lama tidak bertemu


Paparazi. com Suaminya idaman banget


BangKai Kapan gue punya suami kayak gitu


Batari Kyaa gue pengen jadi ambalnya.


daniel mengernyit bingung.


Memangnya apa yang salah dengan komentar orang ini. Ia membuka semua profil tersebut dan tidak menemukan hal yang mencurigakan sama sekali. Daniel kembali memandang istrinya.

__ADS_1


"Sayang, ada apa sebenarnya? Apa komentar ini yang membuatmu takut?" Daniel berjalan mendekati


sang istri lalu menunjukkan padanya. Gelengan Anisa lagi-lagi membuatnya bingung. "Lalu karena apa?"


Bibir Anisa tampak bergetar, "Ta ... tadi ada komentar yang lain," ucapnya dengan terbata.


Daniel mengubek-ubek instagram itu. Namun, tidak menemukan hal yang aneh.


"Mungkin kamu ngigo atau cuma halusinasi aja sayang."


"Nggak Daniel , tadi komentarnya benar-benar ada di sana!"


"Tapi mana, nggak ada."


"Ada Daniel," ucap Anisangotot.


Daniel menyerahkan ponsel itu pada Anisa, wanita itu masih menggeleng takut, nama yang selama ini ingin ia kubur selamanya, muncul di sana. Dari mana dia tahu sosmed-nya. Bahkan demi menghindari masa lalunya, Kanaya sengaja memakai nama samara.


"Anisa , nggak ada apa-apa!" kesal Daniel membuat Anisa sakin takut.


"Kamu nggak ngerti, tadi ada di sana!" teriak Anisa sambil menangis.


"Kamu tidak akan paham rasanya."

__ADS_1


"Apa yang harus aku pahami di saat tidak ada yang aneh sama sekali, Kan."


"Kamu nggak ngerti sama sekali!" teriak Aniaa histeris.


Teriakannya membuat Savana terbangun. Bayi kecil itu menangis membuat Daniel segera meraih tubuh putrinya. Mata yang selalu menatap lembut dan jahil berubah tajam. la kesal dengan tingkah sang istri yang berhalusinasi. Anisa berjalan hendak meraih tubuh kecil itu, Daniel menghalanginya.


"Tenangkan dirimu baru pegang putrimu."


Anisa mendadak sedih, kenapa suaminya tidak mempercayai ucapannya. Sejak kapan pria itu tidak mempercayainya, sejak kapan?


"Maaf," ucapnya lalu pergi ke kamar mandi. Di sana ia menumpahkan semua kegundahannya. Bahunya bergetar hebat menahan segalanya. Ia sangat ketakutan, ia khawatir, gundah, semua rasa bersatu menjadinkesatuan yang menyiksanya.


Daniel menggelengkan kepala melihat istrinya. la masih berpikir mengenai hal yang membuat Anisa tidak nyaman. la mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi seseorang.


"Lakukan satu hal untukku," ucapnya lalu mematikan panggilan.


"Kenapa dia harus kembali hadir di saat semuanya sudah membaik. Kenapa?" isaknya.


Melihat namanya saja sudah membuat Anisa ketakutan setengah mati, apalagi jika orang itu berhasil menemukannya. Ia tidak ingin Daniel dan putrinya menjadi sasaran. Ia tidak akan pernah rela.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa jadiin favorit ya, biar bisa dapat notifikasi saat novel ini up. Dan jangan lupa like, vote, dan komentar yang positif. Terimakasih, kalau mau ngasih kritik dan saran juga boleh, itu bagus. Jadi saya tahu mana yang salah dan mana yang benar. Salam hangat dari  saya. 🤗

__ADS_1


Oh iya, kalau mau lebih dekat dengan sang penulis, teman-teman bisa Follow ig aku @Aisyahsnisa.07atau fb aku Aisyahanisa


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2