
"Mas , semalam aku mimpi," ucap Anisa sedikit murung.
Daniel yang sedang mengambil handuk kecil pun mengurungkan niatnya. la mendekati istrinya yang terlihat sangat kusut, baik wajah mau pun rambutnya. la mengambil sisir dan menyisirnya sembari menunggu Anisa menceritakan mimpinya.
"Kamu kenapa, hm? Emang mimpinya apa sih sampai membuat istriku yang cantik ini bersedih." tanyanya lembut.
"Di mimpiku kamu pergi meninggalkan aku bersama Savana, kamu memilih wanita lain yang lebih cantik," ucapnya dengan intonasi kecil.
Daniel menghela napas mendengar ucapan istrinya. "Sayang, itu cuma mimpi! Bagiku nggak ada wanita yang sangat aku inginkan selain kamu," Daniel mengecup kening Anisa lembut.
"Makasih Mas !" ucapan Daniel sedikit membuat hatinya senang. Namun, tidak bertahan lama. la sangat takut jika harus kehilangan suami seperti suaminya. Sudah kaya raya, langka lagi. Mana rela dia jika suaminya dimiliki wanita lain.
"Udah jangan sedih, sekarang pasangin dasiku," ucap Daniel sembari menoel hidung pesek milik Anisa.
"Baiklah suamiku yang tampan dan kaya."
Anisa memasangkan dasi dengan lihai, itu sudah menjadi pekerjaan rutin baginya.
"Savana kemana?" tanya Daniel saat tidak mendapati putrinya di sana.
"Tadi pagi cepet banget bangunnya, terus minta main keluar." Daniel sedikit kepikiran soal ia bertemu mantannya kemarin. Ia takut Anisa bertemu dengannya. Bisa-bisa Anisa mengolok-oloknya karena punya mantan seperti itu. Apalagi label yang diberikan Anisa kepada Risma sebagai kuntilanak.
"Mas, kamu kenapa? Kok bengong."
"Eh, anu ... bukan apa-apa, Yank."
"Selesai deh," ucap Anisa senang.
"Yank, kata Mama nanti mau ke sini, Mama bilang kangen Savana."
__ADS_1
"Wah, Savana pasti senang dikunjungi sama Mama."
"Emang kamu nggak senang?" goda Daniel untuk mengetahui reaksi istrinya.
"Senang dong, nanti bisa ajak Mama shoping ke pasar," ucap Anisa membuat Daniel melongo heran.
"Mall kan banyak, Yank. Kenapa harus ke pasar, mau kamu borong sekalian sama mall-nya juga aku nggak akan bangkrut."
"Oh, ya! Kalau gitu belikan aku kapal selam yang lengkap dengan mall dan hotel," ucap Anisa ngaur membuat bola mata Daniel hampir keluar.
"Kenapa harus kapal selam? Di sini kan nggak ada laut."
"Kenapa ngomongin laut?" tanya Anisa a heran.
Keduanya menjadi keheranan dengan ucapan masing-masing. Lalu Anisa mengalihkan pembicaraannya.
"Kapan Mama datang?"
"Ya udah, kamu pergi sana! Nanti terlambat."
"Kok ngusir!"
"Kok kamu sewot!" Anisa memelototi suaminya.
"Ya udah, aku pergi, bye!"
Anisa melambaikan tangan sambil tersenyum, ia teringat dengan suara wanita kemarin yang menurutnya sangat aneh. Biasanya Daniel akan bertingkah aneh kalau ada wanita yang menggodanya.
"Apa aku ke kantor Daniel aja ya." gumamnya.
__ADS_1
Di lain tempat, seorang wanita sudah menunggu di lobby perusahaan milik Daniel . Seperti biasa ia selalu tampil cantik. Jika Risma berpenampilan nyentrik. Namun, tidak dengan wanita ini. Ia terlihat kalem dan elegan dengan sentuhan make up ringan. Daniel sudah sampai di depan perusahaannya.
la segera keluar dari mobil dan masuk seperti biasa. Ia disapa oleh banyak karyawan yang berpapasan dengannya.
Clara melihat kedatangan Daniel pun segera menghampiri pria itu.
"Daniel !"
Daniel menghentikan langkahnya.
Wajah yang tadi memamerkan senyum mengembang kini kembali kecut saat melihat wajah itu. Wanita yang sangat tidak ingin ia lihat di sepanjang hidupnya.
"Ngapain kamu ke sini!" aura beku langsung menusuk tulang.
"Dan, aku mau kita bicara." pintanya lembut.
Daniel menyilangkan tangan angkuh.
"Kamu nggak lihat, ini jam kerja bukan jam bicara!" sindirnya.
"Aku akan nunggu kamu sampai sampai jam makan siang," ucapnya.
Daniel menatap tajam gadis itu lalu segera pergi dari sana. Waktunya terlalu berharga untuk diberikan pada wanita seperti Clara a. Ia bahkan heran kenapa dulu bisa begitu tergila-gila dengan wanita seperti itu. Risma menarik napas pelan dan kembali duduk di kursinya. Ia akan menunggu Daniel istirahat makan siang.
Bersambung......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa jadiin favorit ya, biar bisa dapat notifikasi saat novel ini up. Dan jangan lupa like, vote, dan komentar yang positif. Terimakasih, kalau mau ngasih kritik dan saran juga boleh, itu bagus. Jadi saya tahu mana yang salah dan mana yang benar. Salam hangat dari saya. 🤗
__ADS_1
Oh iya, kalau mau lebih dekat dengan sang penulis, teman-teman bisa Follow ig aku @Aisyahsnisa.07atau fb aku Aisyahanisa
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...