Terpaksa Menjadi Istri CEO

Terpaksa Menjadi Istri CEO
Episode 28


__ADS_3

"Anisa !" teriak Daniel dengan mata melotot.


Wanita itu tampak ngeri menatap mata Daniel yang hendak keluar dari tempatnya. Padahal yang jatuh bukan Anisa melainkan Lea. Gadis itu baru daja ditendang oleh malaikat yang menjaga bayi Anisa. Kakinya tersangkut sudut meja sofa dan terjungkal hingga menyentuh lantai. Anisa sampai dibuat kaget akan hal tersebut. Gadis itu mengaduh kesakitan. Ditambah jidat yang membentur lantai tampak membiru. Menimbulkan benjolan. Daniel berjalan cepat ke arah Kanaya, jantungnya hampir melompat keluar.


Untung saja bukan istrinya yang tersungkur melainkan orang lain. Ini sebuah mukjizat baginya.


"Sayang, kamu baik-baik aja kan?" Daniel memutari pelan tubuh istrinya.


"Mana tahu ada yang lecet."


"Seperti yang kamu lihat, Daniel , aku baik-baik aja. Tapi lihat sekretarismu!" tunjuk Anisa membuat Daniel ber oh ria.


la segera menyuruh Lea bangun tanpa rasa kasihan. Meskipun melihat istrinya baik-baik saja. Namun, perasaannya tidak kunjung tenang. Gadis itu melihat keduanya dengan tatapan kesal. Bagaimana tidak, ia sedang kesakitan akibat ulahnya sendiri. Kini hatinya tambah sakit saat melihat kemesraan dua insan yang ada dihadapannya. la pergi keluar dengan sedikit tertatih. Sesekali tangan lentiknya mengelus pelan keningnya yang benjol.


"Sayang, ayo ke rumah sakit." ajak Daniel dengan raut cemas.


"Ngapain?" kening Anisa terlihat mengernyit heran.


"Cek kandungan, takutnya bayi kita kenapa-kenapa."


"Oh, tapi aku nggak merasa ada hal aneh," ucap Anisa membuat Daniwl sedikit kesal.


"Tetap aja sebagai seorang Ayah, aku khawatir. Kalau bayinya kenapa-kenapa gimana?"

__ADS_1


"Aku baik-baik aj ... aw!" ringis Anisa membuat Daniel siaga satu.


"Kenapa, bagian mana, ayo ke rumah sakit," ucapnya panik.


Anisa memutar bola matanya kesal.


"Bayimu menendang, dia tidak suka rumah sakit."


"Kenapa?"


"Katanya di sana banyak suster centil yang godain Ayahnya!" dengkus Anisa kesal. Ia ingat saat momen mereka cek kandungan, beberapa suster mencoba menarik perhatian suaminya.


"Jadi, kamu sedang cemburu sekarang?" Godanya membuat pipi Anisa bersemu.


Anisa tersenyum melihat suaminya. Kehamilan membuat ia labil. Terkadang memanggil Daniel dengan manja. Terkadang sebaliknya, bahkan dalam sehari ia bisa gonta ganti panggilan. Jika Daniel yang melakukannya, jangan harap pria itu bisa tidur sambil memeluknya.


"Iya, iya, sekarang aku kerja dulu ya. Kamu tunggu di meja baca." tunjuk Daniel ke sebuah rak buku yang dilengkapi dengan berbagai jenis bahan bacaan. Novel, buku memasak, buku santet dan tips memikat suami. Daniel sengaja memajang buku tips memikat suami paling depan. Supaya Anisa membacanya.


Anisa terlihat sangat senang. la berjalan pelan ke sudut ruangan. Kursi dengan tinggi menutupi seluruh tubuh, dilapisi busa empuk yang membuat betah duduk berlama-lama. Posisinya tepat membelakangi. Anisa menilik satu persatu bacaan yang tersedia. Sebelum Daniel berlalu ke mejanya. la melirik ke arah Anisa. Bahkan melihat tangan istrinya sudah berada di buku yang ia maksudkan. Senyumnya mengembang sempurna. Namun, hanya beberapa detik sebelum semuanya menghilang. Anisa mengambil buku santet. Ia tampak serius membacanya. Air liur pria itu hampir tersedak keluar. Ia menyesal telah memajangnya di sana. Sebagai wanita hamil tentu ilmu santet tidak baik untuk perkembangan janinnya.


"Sayang, jangan baca yang itu!


"Baca yang lebih bermanfaat."

__ADS_1


"Misalnya?" tanya Anisa sambil membuka lembar demi lembar.


"Tips memikat suami," ucap Anisa sambil mengetik seauatu di laptopnya.


"Itu akal-akalanmu!" dengkus Anisa membuat pria itu terkekeh. Kehidupan Daniel semakin terasa berwarna sejak kehadiran istri buntingnya.


...**********...


...HAI!! Terima kasih buat para pembaca...


...yang sudah mendukung saya agar tetap...


...semangat melanjutkan cerita ini setiap harinya!! Agar saya tetap semangat update, dukung saya terus dengan memberikan LIKE, dan VOTE sebanyak-banyaknya ya!!...


...Jangan lupa tinggalkan bintang lima...


...( ⭐⭐⭐⭐⭐)...


...dan klik FAVORIT agar tak ketinggalan episode selanjutnya ya!!...


...Terima kasih. 😘😘😘...


...**********...

__ADS_1


__ADS_2