The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 12


__ADS_3

"Mami bagaimana keadaan Adel disana? Dia baik-baik saja kan dan semua keperluan dia terpenuhi?" Begitulah pertanyaan Arsen saat Suci dan Reza sampai


"Mami harus jawab yang mana dulu?"


"Semuanya mi!"


"Diva sangat baik disana,semua keperluannya tercukupi lagipula papi kan sudah kasih dia kartu yang bisa dia gunakan sepuasnya." Kata Suci


"Bagaimana kuliahmu?" Tanya Suci lagi


"Lancar kok mi,hari ini Ospek terakhir tapi aku sangat kesal mi." kata arsen


"Kenapa?"


"Ada cewek yang terus saja mendekatiku,aku tidak suka!" Kata Arsen kesal


"Gak usa di tanggapi sayang,kamu satu kelas dengan Leoni kan?"


"Aku belum tahu mi karena belum melihat pembagian ruangan." Kata Arsen


"Nanti mami bicara sama Frans. Ya sudah mami ke kamar dulu." Suci meninggalkan Arsen yang duduk di ruang tengah dengan memainkan laptopnya


"Kak Arsen mami mana?" Alana dan Leoni yang baru datang langsung menegur


Arsen yang sedang sibuk


"Dikamar!" Jawab arsen singkat


"Aku ke kamar dulu ya,kakak tunggu disini!" Kata Alana pada Leoni


Alana memanggil leoni kakak karena Leoni seumuran dengan Arsen cuma selisih beberapa bulan


"Iya!" Alana langsung menuju kamar suci


"Mami!" panggil alana dari luar


"Masuk sayang!" Kata suci


"Mi,papi mana?"


"Papi mandi sayang,Ada apa?"


"Aku mau jalan sama kak Leoni ya mi." Ijin Alana ke Suci


"Kalian mau kemana sayang?"


"Mau jalan-jalan aja mi ke mall." 7


"Tggu papi selesai mandi sayang ya!" Kata Suci


Tidak lama kemudian Reza keluar kamar mandi dengan pakaian santainya

__ADS_1


"Loh ada anak papi."


"Pi Alana mau ijin keluar ya sama kak leoni!" Kata Lana menghampiri Reza


"Mau kemana sayang?"


"Kami mau jalan ke Mall pi,sekalian belanja. Kan sudah lama aku gak jalan semenjak kak Adel pergi." Kata Alana


"Iya sayang kalian hati-hati ya."


"Lana!" Panggil Suci


"Ada apa mi?"


"Ini kamu pegang sayang ya,untuk kamu belanja." Kata Suci memberikan sebuah kartu pada Alana,alana yang sangat tahu itu kartu apa sangat kaget


"Mi tapi ini terlalu berlebihan,aku tidak mau menggunakan punya mami." Tolak Alana karena yang suci kasih adalah kartu yang bisa di pakai belanja sampai puas atau bisa disebut kartu tanpa limit


"Siapa bilang punya mami?"


"Lalu punya siapa mi?"


"Punya kamu sayang. Sudah lama papi kasih tapi mami fikir belum saatnya di berikan ke kamu dan sekarang kamu sudah bisa memakainya. Semua anak papi punya kok." kata Suci


"Ok mi. Aku ambil ya."Alana mencium pipi kedua orang tuanya


"Kamu pergi pakai baju begitu sayang?" Tanya Suci


"apa kamu tidak malu?"


"Untuk apa malu mi,aku gak mencuri kok lagipula aku gak suka terlalu kelihatan mencolok dengan pakaian yang mewah,itu akan mengundang banyak orang bermuka dua yang mendekatiku dan aku sangat tidak suka itu makanya aku dan kak Leoni berpenampilan biasa aja." Kata Alana dengan santai


"Jika itu mau kamu ya mami bisa apa sayang." Kata Suci tersenyum


"Aku jalan dulu ya mi."


"Sayang aku gak nyangka anak yang kita dapat dijalan sekarang sudah sebesar itu dan dia juga memiliki hati yang sangat baik." Kata Suci menatap Alana yang pergi dari hadapannya


"iya my princes,dia tumbuh menjadi gadis yang baik dan ceria."


"Gak sia-sia kita mengangkatnya jadi anak ya."


"Iya sayang."


"Bagaimana dengan Cleo?" Pertanyaan Suci mengingatkan Reza pada janjinya ke Cleo kalau mereka akan bertemu tetapi dia malah ke negara A tanpa memberi tahu Cleo,pasti cleo sangat marah.


"My princes aku akan bertemu Cleo besok untuk membicarakan tentang kontrak itu,apa sebaiknya kita sama-sama saj karena setahuku kalau dia belum mengetahui jika kamu Presdir Arwana Grup." Kata Reza


"Lebih baik aku tidak usa muncul,kak Irfan saja yang mengurusnya. Nanti aku akan beri dia kejutan disaat semua bukti sudah aku dapatkan."Kata Suci dengan senyum Devilnya


***

__ADS_1


"Kak kita kemana dulu?" Tanya Alana


"Bagaimana kalau kita makan dulu!" Kata Leoni


"Ide yang bagus,Ayo!" Mereka berdua lalu mencari tempat makan yang mewah


Mereka ke Mall dengan penampilan yang sangat sederhana,mereka sengaja tidak terlalu mencolok maka dari itu menggunakan pakaian yang santai tapi tetap saja mereka di perhatikan oleh banyak orang karena penampilannya yang sangat sederhana sehingga banyak orang melihat sinis ke mereka


"ups..gak sengaja!" Salah seorang perempuan kira-kira seumuran dengan Leoni dengan sengaja menumpahkan minuman di baju Alana saat lewat.


Sejak Alana dan Leoni masuk ke dalam restauran itu,wanita itu dan 2 orang temannya langsung menatap alana dan leoni dengan tatapan sinis bahkan mereka membicarakan Alana yang berpenampilan seperti gembel


"Hati-hati dong mbak!" Kata Alana langsung mengambil tisu dan membersihkan bajunya


"aku kan gak sengaja,lagipula baju murahan kayak gitu juga banyak di pasaran,ni aku ganti bajunya!" Wanita itu melemparkan uang beberapa lembar pada Alana dan uang itu jatuh di lantai,Alana dan Leoni hanya melihat tingkah wanita itu


"Ambil aja gak usa malu." Kata salah satu dari teman wanita itu,Alana langsung tunduk memungut uang itu. Leoni sangat kaget melihat apa yang Alana lakukan


"Makanya gak usa sok,diambil juga uangnya!" Ejek wanita itu tetapi dia tidak tahu apa yang ada dalam fikiran Alana.


Alana yang sudah memungut uang itu langsung berdiri dan meletakkan uang itu di atas meja


"Aku gak butuh uang ini! Lagipula aku bisa membeli baju sendiri tanpa uang dari kalian!" Kata Alana mengambil uang di meja lalu melemparkan uang itu kembali ke wajah wanita itu


"Kurang ajar! Berani kamu gembel lakuin ini ke aku?" teriak wanita itu


"Kenapa tidak? memangnya kamu siapa yang harus aku takuti,dan oh iya tadi kamu sengaja menyiramku dengan jus kan,dan sekarang kita impas." Alana menyiram kembali wanita itu dengan minumannya membuat wanita itu kesal dan tambah marah,disana semua mata tertuju pada mereka. Salah satu dari teman wanita itu merasa tidak enak akhirnya memberikan saran pada temannya untuk pergi


"Mending kita pergi dari sini,kamu lihat mata mereka menatap kita seperti itu." Bisik temannya


"Masalah kita belum selesai suatu saat kita akan ketemu dan aku akan balas semuanya,ingat itu!" Ancam wanita itu


"Aku tunggu!" Tantang Alana


Leoni yang berdiri disamping Alana hanya diam melihat apa yang Alana lakukan,bukan karena dia tidak ingin membantu tetapi dia membiarkan Alana memberi pelajaran pada wanita itu.


Setelah mereka selesai makan,Alana dan Leoni langsung ke toko baju karena baju Alana tidak mungkin bisa di pakai untuk jalan.


"Kak kita ke toko disana dulu ya,aku mau beli baju gak enak pakai baju begini untuk jalan." Alana membayar makanan lalu menuju toko yang dia maksud


"Ok."


BERSAMBUNG


🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


♈Vote yang banyak teman-teman


♈Like

__ADS_1


♈ Komen


__ADS_2