The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 82


__ADS_3

"Apa? Kenapa bisa begitu?" Tanya Manda pada asistennya


"....."


"Tidak mungkin,sejak kapan itu terjadi? Kenapa aku sampai tidak tahu soal ini?" Bentak Manda


"......"


Manda langsung mematikan telponnya dan merasa sangat marah


"Bagaimana Manda apa kamu masih mau menentang ku?" Kata Reza


"Apa maksud ku ngelakuin ini?" Tanya Manda


"Ku masih tanya apa maksud aku,bagaimana jika aku juga bertanya kenapa kamu mengusik perusahaan dan hidupku?" tanya Reza balik


"Jawabannya adalah karena aku sakit hati sama kamu yang telah mencampakkan ku." Kata Manda dengan marah


"Manda kamu sadar gak sih,kalau kamu yang buat aku meninggalkanmu. Sudahlah jangan bawa masalah pribadi atau masa lalu disini."


"Kenapa kamu malah menghancurkan perusahaan ku?"Bentak Manda


"Bukannya tadi kamu yang nantang aku Manda? Dengar baik-baik aku mempunyai 55% saham disana."


"Kamu jangan bercanda Reza 55% itu dimiliki oleh beberapa orang." teriak Manda


"Tapi kenyataannya memang begitu,awalnya aku tidak berniat untuk menanamkan modal disana tetapi setelah mengetahui kalau kamu membuat perusahaan ku jadi rugi,aku berinisiatif membeli 55% saham dari para pemegang saham dengan harga tinggi makanya mereka mau melepaskannya,dan sekarang karena aku sudah tidak berminat dengan perusahaan kecil itu makanya aku tarik semua sahamku. Bagaimana,impas kan?" kata Reza


"Kamu keterlaluan!" Bentak manda


"Aku atau kamu yang keterlaluan,sekarang juga keluar dari sini dan urus perusahaan mu yang sebentar lagi akan gulung tikar,ingat Manda ini belum seberapa,sebenarnya aku mau langsung membuatnya bangkrut tapi aku masih memberimu kesempatan,jadi sekarang pergi dari sini sebelum aku tambah marah!" Bentak Reza balik


Manda dengan wajah yang marah dan malu langsung keluar dari sana sedangkan orang yang bekerjasama dengan Manda berniat ingin keluar tapi di tahan oleh Reza


"Tunggu! kamu mau kemana?" orang itu hanya diam dan menundukkan kepalanya


"Kamu baru ya disini?" Tanya Reza


"Iya tuan saya baru 9 bulan disini." Jawab orang itu gugup


"apa kamu tahu peraturan disini dan konsekuensinya jika melakukan hal yang merugikan perusahaan?"


"Iya tuan saya tahu."


"Lalu kenapa kamu masih berani melakukannya?" Bentak Reza

__ADS_1


"Saya terpaksa tuan karena dipaksa oleh seyla,dia mengancam saya dan saat itu saya sangat membutuhkan uang untuk anak saya berobat." Jawab karyawan itu yang masing menundukkan kepalanya


"Bukannya kamu bisa meminjam diperusahaan?"


"Saya sudah mencobanya tuan tapi seyla tidak memberikannya dia malah menawarkan kerjasama ini."


"Lalu apa yang kamu dapatkan? Kamu malah rugi dan bisa saja kehilangan pekerjaan,lebih parahnya lagi tidak akan bisa mendapat pekerjaan di mana pun." Kata reza tegas


"Saya mohon tuan jangan pecat saya,pekerjaan ini sangat saya butuhkan untuk menghidupi keluarga saya,cuma ini harapan saya." Kata karyawan itu memohon sambil berlutut di bawah kaki Reza,para peserta rapat kaget melihat kejadian itu,ada yang kasihan tapi ada juga yang kesal


"Apa jaminannya jika kamu tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi?"


"Saya serahkan pada tuan saja apa yang akan tuan lakukan sama saya,saya mohon jangan pecat saya tuan."


"Tapi bagaimana jika saya turunkan jabatan kamu?" tanya Reza


"Saya akan terima tuan asalkan saya punya pekerjaan karena anak saya masih butuh uang untuk berobat sampai sekarang."


"Lebih baik kamu pulang saja,saya akan mempertimbangkannya,tapi tidak semudah itu saya bisa mempercayaimu dan mempertahankan mu jadi berdoa saja semoga aku bisa memaafkan mu."


"Baiklah tuan." Kata karyawan itu dengan lesu


"Nama kamu siapa dan apa jabatan kamu?"


"Apa gaji sebagai kepala produksi kurang? Aku rasa gaji disana itu lumayan besar dan bahkan cukup memenuhi kebutuhan keluargamu 1 bulan."


"Iya tuan saya tahu tapi beberapa bulan yang lalu anak saya kecelakaan,kakinya patah dan setelah pemeriksaan ternyata dia juga gagal ginjal,gaji saya tidak cukup saat itu untuk operasi anak saya makanya saya minta tolong sama seyla untuk meminjam uang perusahaan tapi ternyata dia malah memanfaatkan ketidakberdayaan saya,akhirnya dia membiayai operasi anak saya,tetapi masalah yang satu yaitu anak saya belum mendapatkan donor ginjal,maka dari itu tiap 2 Minggu anak saya harus melakukan cuci darah dan harganya itu tidak lah murah. Seyla yang selalu membayarkan cuci darah anak saya asalkan saya mau kerjasama dengan dia."


"Baiklah sebaiknya sekarang kamu pulang!" Kata Reza


"Baiklah tuan,sekali lagi saya minta maaf." Angga lalu pergi dari ruangan itu


"Kalian semua lihat kan,jika ada yang melakukan kecurangan di perusahaan ini maka terima akibatnya,aku harap kalian bekerja dengan sungguh-sungguh dan jujur." Kata Reza memperingati para karyawannya


"Baik tuan,kami akan selalu mengingat kata-kata tuan dan kamu akan bekerja dengan jujur."


"Baiklah rapat selesai sampai disini,kalian silahkan kembali keruangan masing-masing!" Kata Reza


Para peserta rapat keluar satu persatu dan kembali ke ruangan masing-masing


"Kak Reza apa kakak akan memaafkan Angga?" tanya Claudia


"Tidak semudah itu,bisa saja dia berbohong,aku akan mencari tahu tentang dia."


"Baiklah kak tapi aku harap kakak bisa mengambil keputusan yang tepat dan tidak merugikan perusahaan lagi."

__ADS_1


"Kamu tenang saja."


"za apa Manda akan berhenti sampai disini?" tanya Faris


"entahlah Pi tapi tampaknya dia tidak akan pernah berubah sebelum benar-benar hancur,aku masih memberinya kesempatan tapi kita lihat saja apa kesempatan yang aku berikan dia gunakan dengan baik atau malah membuatnya semakin menjadi gila."


"Lalu apa yang akan kamu lakukan kedepannya?" tanya Faris


"Aku tidak akan melepaskannya begitu saja,aku sudah meminta orang terus mengawasi dia."


"Baguslah kalau begitu,kita tidak boleh lengah dan terlalu percaya sama orang walaupun itu orang terdekat kita,apa lagi kamu Cla harus bisa mengetahui mana yang bisa di percaya mana yang tidak." kata Faris


"Iya Pi,aku sudah banyak belajar dari kak Reza kok jadi mulai sekarang aku akan lebih waspada." Kata Claudia


"Papi masih mau disini?" tanya Reza


"Kamu mau kemana?"


"Aku mau pulang Pi,mau bertemu Adel dan Arsen."


"Ya sudah kamu ke rumah saja,papi masih mau disini."


"Kalau gitu aku duluan." Reza lalu keluar dari ruang rapat dan kerumah Claudia


"Ternyata ibu seyla itu mantan kekasih tuan Reza yang ingin balas dendam dengan menghancurkan perusahaan di bawah pimpinan ibu Claudia." Kata karyawan a


"Kamu tahu dari mana,jangan asal bicara."


"Tidak sengaja aku mendengar percakapan para kepala divisi tentang pemecatan ibu seyla dan pak Angga tetapi untuk pak Angga belum ada kepastian apa dipecat atau masih di kasih kesempatan."


"Tapi yang aku dengar siapa pun yang berbuat kesalahan fatal tidak akan diberi kesempatan lagi dan dipastikan dia tidak akan bisa bekerja di mana pun."


"Semoga saja pak Angga bisa di maafkan,kan kasian keluarganya kalau dia sampai di pecat,pak Angga itu sangat baik sama bawahannya dan kasian juga anaknya kalau sampai dia di pecat."


Flashback off


🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa


♈Vote yang banyak teman-teman


♈Komen


♈ Like

__ADS_1


__ADS_2