
Adel diantar oleh Berlin dan Lili langsung ke bandara tanpa mengambil barangnya dulu,dia begitu panik mendengar kondisi sang kakek
"Del kamu tenang ya,perjalanan kamu gak dekat loh aku takutnya kamu kenapa-kenapa lagi." Kata Berlin
"Del atau aku temanin aja ya,aku khawatir." Lanjut Lili
"Gak perlu,aku bisa kok jadi kalian gak perlu khawatir ya."
"Tapi kalau sampai langsung hubungi kami ya."
"Iya,ya uda aku masuk dulu ya. sampai ketemu lagi." Adel memeluk kedua sahabatnya dan berpamitan kemudian pergi kedalam bandara
Secara diam-diam ternyata Vero mengikuti Adel sampai masuk ke dalam bandara
Butuh waktu lama Adel akhirnya sampai di kota M,tapi karena dia sampai tengah malam jadi dia tidak langsung ke rumah sakit tetapi kerumah utama.
"Nona muda silahkan!" Kata sopir yang menjemput Adel di bandara dan segera mengantarnya kerumah Wira
"Makasih pak!" Dalam mobil Adel hanya diam tanpa mengeluarkan satu kata pun
"Non muda maaf,nona muda baik-baik saja kan?" Tanya sang sopir karena dia melihat Adel terus saja melamun
"ah..aku baik-baik aja pak,cuma capek perjalanan jauh." Adel menjawab seadanya karena dia lagi malas untuk bicara
Sesampai di rumah ternyata sudah ada Suci dan yang lainnya sedang menunggu,kecuali Yanti dan Malik karena mereka memilih menunggu Wira di rumah sakit
"Sudah sampai nona muda,silahkan!" Sang sopir membukakan pintu untuk Adel
Di depan pintu sudah ada para pembantu menunggu Adel
__ADS_1
"Selamat datang kembali nona muda!" Sapa para pembantu yang menyambut Adel
"Makasih ya,. Yang lainnya mana?" Tanya Adel
"Semua ada diruang tengah menunggu nona."
"Baiklah kalian boleh masuk!" Kata Adel langsung meninggalkan pembantu itu dan masuk kerumah
"Mami,Papi!!" Teriak Adel saat memasuki rumah
"Adel!" Suci langsung memeluk Adel
"Kakek buyut gimana mi?" Tanya Adel langsung
"Kamu istirahat aja dulu sayang,besok kita kerumah sakit menjenguk kakek!" Kata Hasna menghampiri Adel lalu memeluknya
"Kamu gak mau meluk aku?" Kata Arsen menghampiri Adel. Adel dengan cepat lalu memeluk sang kakak dan menangis dipelukan kakaknya
"Sudah jangan nangis,setahuku Adel itu gak cengeng tapi kok setelah kuliah di Negara A Malah kamu jadi cengeng." Ledek Arsen berusaha buat sang adik tersenyum
"Kamu tu ya gak ada berubahnya selalu saja menggangguku." Adel memukul sang kakak dan membuat semua tertawa melihat kelakuan saudara kembar itu
"Loh Del kamu gak bawa apa-apa?" Tanya Arsen
"Aku gak sempat ke apartemen,dari kampus langsung ke bandara,ganti baju aja gak." Kata Adel santai
"Pantas dari tadi kamu bau bangat." Ejek Arsen
plak
__ADS_1
"Walaupun aku gak ganti baju tapi aku tetap wangi." Kata Adel setelah memukul Arsen
"Alana mana mi?" Kata Adel mencari adiknya
"Alana sudah tidur kayaknya dia capek karena harus belajar." Jelas Suci
"Oh gitu. Ya sudah aku ke kamar dulu ya!"
"Kmu gak makan dulu sayang?" Tanya Hasna
"Aku capek bangat nek,nanti bisa gak minta bibi bawain aku makanan ke kamar aja."
"Ya uda sayang kamu ke kamar aja,nanti nenek suruh bibi bawain makanan."
"Makasih ya nek!" Adel langsung masuk ke kamar dan membersihkan diri
"Ternyata gak ada yang berubah." Kata Adel memasuki kamarnya yang telah lama ia tinggalkan
BERSAMBUNG
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Like
♈ Komen
__ADS_1