
"Kalau gitu saya permisi dulu tuan!" Pamit dokter
"Adel bangun!" Arsen masih saja mencoba menyadarkan Adel
"ughhh..kepalaku sakit bangat. Kakek! Kakek mana sen,dia baik-baik saja kan?" Tanya Adel pada Arsen
"Adel sayang Kakek sudah tenang disana dan tidak merasa sakit lagi." Kata Yanti datang menenangkan cucunya yang masih baring di sofa
"Tidak,ini pasti hanya mimpi." Adel lalu beranjak ke tempat tidur Wira dan yang dia dapatkan adalah tubuh kaku sang kakek yang ditutupi kain putih
"Mi ini pasti mimpi kan,Kakek tidak mungkin meninggalkan aku." Teriak Adel
"Sabar sayang,kita semua disini sangat sedih tapi ini yang terbaik untuk Kakek."
"maaf nyonya besar,jenazah tuan besar akan Kami bersihkan dulu kemudian pihak keluarga bisa membawanya pulang." Kata salah seorang perawat Pada Hasna
"Baiklah." Jawab Hasna singkat dengan keadaan yang lemas
"Aku tidak menyangka puluhan tahun kita bersama dan akhirnya kamu meninggalkanku duluan." Kata Hasna dalam hati menatap Wira
setelah semua selesai,jenazah Wira segera di bawah ke rumah utama dan kabar meninggalnya Wira sudah tersebar di berbagai stasiun TV kota M bahkan sampai keluar negeri sekalipun. Banyak para pebisnis datang kerumah duka untuk melayat.
Di bandara James dan keluarganya baru saja tiba dari negara P dan berniat untuk menjenguk Wira tetapi dalam perjalanan bahkan sampai di bandara sebuah kabar mengejutkan mereka,kabar yang mengatakan jika pengusaha sukses Wiraguna telah meninggal dunia
__ADS_1
"Pa Kakeknya Chika sudah meninggal,kita terlambat datang kesini"! Kata James
"Ini kesempatan kita untuk menarik perhatian yang lainnya dengan kita ikut melayat."
"Baiklah pa." Mereka akhirnya berangkat ke rumah utama yang telah dipenuhi karangan bunga dan banyak pelayat yang datang,semua mata tertuju pada keluarga James saat turun dari mobil,sebagian dari mereka ada yang mengenal James tetapi ada juga yang tidak mengenalnya
"Itu kan suami Chika,kenapa dia baru datang sekarang padahal tuan besar sakit sudah lumayan lama." kata salah seorang disana
"Kamu benar juga,tampaknya mereka sangat sibuk atau memang tidak perduli dengan tuan Wira."
"Entahlah hanya mereka yang tahu alasannya."
"Jadi itu suami Chika?" kata salah seorang pebisnis muda yang turut hadir disana
"Iya dia suami Chika dan yang aku dengar kalau dia itu pengusaha di negara P tetapi yang membuat heran kenapa dia baru datang sekarang."
Semua keluarga telah berkumpul mengelilingi jenazah Wira tiba-tiba Kayra anak Chika berteriak
"Papa!" Teriak Kayra lalu memeluk sang papa
Semua mata tertuju pada pintu dan arah Kayra berlari
"Ngapain mereka datang kesini?" Kata Suci kesal
__ADS_1
"jangan emosi my princes,bagaimana pun mereka masih keluarga Chika." Saran Reza
"Chika apa kamu yang memberitahu mereka?" bisik suci
"aku tidak pernah menghubunginya kak,mungkin mereka lihat berita di TV makanya datang." Kata Chika
"Ya sudah kamu temui mereka nanti aku bicara sama om supaya tidak emosi menghadapi keluarga James."
"Baiklah kak." Awalnya Chika ragu menemui mereka karena Chika takut orang tuanya akan marah tetapi atas dorongan suci akhirnya Chika mau menemui James
"Ngapain para bajingan itu datang kesini?" Kata Papa Chika marah
"Pa jangan sekarang,lihat papa saja belum di makamkan jadi tolong nanti saja kita bahas." kata Ibu Chika memegang tangan suaminya
Siapa kah pemuda yang hadir melayat Wira?
BERSAMBUNG
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
♈Vote yang banyak teman-teman
__ADS_1
♈Like
♈ Komen