The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 81


__ADS_3

Ada beberapa orang yang wajahnya berubah saat Reza menyampaikan itu. Tetapi anehnya Manda sama sekali tidak ada perubahan,wajahnya tetap sama seperti tadi yang memperlihatkan senyumnya


"sebenarnya apa tujuan Reza mengadakan rapat ini? semoga saja dia tidak mengenaliku,aku harus bisa menarik perhatiannya dan menghancurkan semuanya." kata Manda dalam hati


"Ada beberapa dari mereka yang tampaknya melakukan kesalahan tapi kenapa Manda tampaknya sangat santai bahkan tidak ada raut wajah yang kaget ataupun takut." Gumam Reza dalam hatinya melihat ekspresi para karyawannya


"Tidak ada tuan." Jawab beberapa dari mereka


"Baiklah jika tidak ada saya mau minta semua laporan setiap divisi selama 3 bulan terakhir sekarang!" semua memberikan laporan yang mereka punya 3 bulan terakhir


"Manda dengan santainya maju memberikan laporannya pada Reza. Reza yang menyadari jika itu Manda berusaha tenang tetapi sebenarnya hatinya sudah sangat ingin mencabik-cabik Manda


"Saya ingin bertanya kepada divisi keuangan,kenapa laporan yang saya dapat dari kamu dan yang ada pada sistem berbeda?" Tanya Reza dengan wajah dingin


"Maksud tuan? Semua laporan yang saya buat itu sama dengan yang ada pada komputer kantor ini jadi tidak mungkin ada perbedaan." Manda berusaha tenang walau sebenarnya dia sudah mulai khawatir


"Disini sangat jelas kalau 3 bulan yang lalu ada pengeluaran yang sangat besar keluar


dilaporan yang kamu berikan tidak tertulis,2 bulan yang lalu juga sama dan bulan kemarin bahkan 2x lipat daripada bulan sebelumnya. Tidak mungkin sistem yang aku pakai di perusahaan ini salah menginput karena itu otomatis dan akan akurat dengan pengeluaran dan pemasukan perusahaan,bahkan jika ada yang mengeluarkan dana tanpa sepengetahuan pimpinan maka akan tetap tercatat oleh sistem yang aku pasang." Kata Reza membuat Manda terlihat pucat,dia tidak tahu kalau ada sistem seperti itu di kantor Claudia. Sistem itu memang dipasang oleh Reza saat dia tahu kalau ada kecurangan yang terjadi di perusahaannya setelah dia menyuruh orang menyelidikinya,dan akhirnya Reza meminta Arsen yang memang ahli IT sejak kecil untuk memasang sistem itu


"Pa anda bisa menjelaskannya ibu Manda?" Kata Reza menekan nama Manda membuat Manda kaget karena disana memang tidak ada yang tahu identitas aslinya


"Siapa yang anda maksud Manda tuan,saya bukan Manda,nama saya seyla." Kata Manda mengelak


"apa perlu saya bongkar semua disini? lebih baik kamu ngaku Manda,aku tahu selama ini kamu adalah Manda dan tujuan kamu masuk diperusahaan ini aku juga tahu,kamu fikir aku Bodoh? Jadi sekarang jelaskan kemana pengeluaran ini semua?". Bentak Reza.


Suasana dalam ruangan seketika langsung horor karena bentakan Reza,Manda juga sangat kaget mendengar Reza membentaknya


"Saya benar tidak tahu tuan." Manda masih saja berusaha mengelak

__ADS_1


"Baiklah,Cla bagikan kertasnya kepada semua yang ada disini." Claudia lalu menyuruh asistennya membagikan kertas yang berisi kejahatan dan kecurangan Manda beserta beberapa rekannya


"Apa-apaan ini,tuan saya tidak ada sangkut pautnya sama seyla." Kata salah satu karyawan yang diduga adalah komplotan Manda


"Kamu bisa baca kan,disitu ada bukti kalau kamu terlibat." Kata Reza


"Ta...tapi tuan." orang itu tampak sangat gugup karena apa yang dia lakukan dengan Manda akhirnya ketahuan juga tetapi dia tidak tahu jika Manda menyamar,dia hanya tahu jika Manda menggelapkan dana perusahaan dan dia juga ikut karena di hasut oleh Manda


"Sekarang giliran kamu Manda,sekarang tidak perlu berpura-pura lagi karena semua kebusukan mu sudah terbongkar,sekarang kamu mau mengelak bagaimana lagi?" kata reza tampak geram


"Baiklah jika memang tuan Reza yang terhormat ini mau saya mengaku,saya memang Amanda mantan kekasih tuan 22 tahun yang lalu yang tuan campakkan begitu saja hanya karena suci sialan itu." Kata Manda membuka penyamarannya,semua orang kaget melihat wajah asli Manda tetapi tidak bagi Reza,Faris dan Claudia


"Akhirnya terbongkar juga kedok mu perempuan tidak tahu Malu." Kata Claudia geram karena perusahaan yang dia pimpin mengalami kerugian


"Hahahhahaha..dasar kamu dari dulu tetap saja lemah,kamu tidak tahu apa-apa soal perusahaan tetapi sok mau jadi pemimpin,jika bukan karena kamu dan suci sialan itu maka aku dan Reza sekarang sudah bahagia." Kata Manda tidak memandang siapa yang ada disana,dia hanya ingin meluapkan semua apa yang dia pendam


"Cukup Manda,sekarang kelakuanmu sangat keterlaluan,kamu harus menerima ganjarannya. Sekarang aku kasih pilihan kamu memilih mengembalikan semua uang yang kamu ambil atau kamu masuk ke penjara dan aku pastikan jika kamu tidak akan bisa mendapat pekerjaan dimana pun!" Reza tampak sangat emosi dengan perkataan Manda


"Sudahlah Manda kamu tidak usah sombong membawa-bawa nama suamimu yang kini sudah meninggal,kamu fikir aku akan takut dengan perusahaan kecil itu,sekarang juga aku bisa menghancurkan nya." Kata Reza menantang Manda


"Mungkin di sini dan di Asia kamu memang pemegang kendali tapi tidak untuk di tempat lain." Manda semakin menentang Reza,


"Sekarang aku tanya lagi,apa yang akan kamu pilih dan tidak usa terlalu berbelit-belit!" Kata faris karena dia sangat muak dengan kelakuan Manda


"Aduh mantan calon mertuaku ini tidak sabaran sekali,baiklah karena yang meminta itu adalah orang yang pernah hampir menjadi mertuaku aku akan katakan kalau aku tidak memilih keduanya." Kata Manda membuat Reza murka


"Baiklah Manda,jika itu mau kamu maka aku akan melakukan cara lain,tadi kamu bilang jika aku tidak mempunyai kendali di tempat dimana perusahaan suamimu berada?"


"Iya memang begitu,dan disana perusahaan suamiku adalah perusahaan nomor satu dan tidak akan bisa dengan mudah kamu kalahkan."

__ADS_1


"apa ku yakin jika perusahaan suami itu bersih dan tidak akan mudah aku jatuhkan?" tanya Reza dengan menatap Manda


"Jangan mimpi Reza karena perusahaan itu sekarang sudah menjadi milikku dan kamu tidak akan bisa menjatuhkannya jadi sudahlah tidak perlu repot-repot untuk menjatuhkannya."


"Kamu sangat percaya diri Manda,ingat apapun bisa aku lakukan jika aku mau."


"Tapi tidak dengan yang satu ini."


"Lihat apa yang akan terjadi." Reza segera mengambil ponselnya dan menelpon seseorang


"Lakukan sekarang juga." Kata Reza pada seseorang di seberang telepon


"Baik."


Beberapa menit kemudian ponsel Manda berdering


"Halo..Ada apa?" Tanya Manda


"Halo..Bu gawat.!" kata asisten Manda di seberang sana


"Ada apa? katakan dengan jelas!" Manda mulai kesal


🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa


♈Vote yang banyak teman-teman


♈Komen

__ADS_1


♈ Like


__ADS_2