The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 33


__ADS_3

2 hari setelah pertemuan di rumah sakit itu,Wira kembali drop. Saat itu hanya Hasnah yang menemaninya,yang lainnya kembali ke rutinitas masing-masing tetapi Adel masih stay di kota M karena menunggu Wira keluar dari rumah sakit


"Hasna!" Panggil Wira


"Ada apa,apa yang kamu butuhkan?" Tanya Hasna menghampiri Wira yang terlihat lemah


"Aku ingin minum." Hasna mengambilkan air untuk Wira dan meminumkannya


"Apa yang kamu rasakan?"


"Sepertinya aku sudah tidak bisa bertahan lagi,mungkin saatnya aku istirahat dari semua ini.!" Kata Wira dengan suara yang sangat lemah


"Kamu akan sembuh dan kata dokter keadaanmu akan membaik dan kita akan pulang."


Setelah berkata begitu Wira langsung sesak nafas dan membuat Hasna panik lalu memanggil dokter


"dokter! Dokter!"Teriak Hasna dan dokter langsung masuk


"Dokter apa yang terjadi pada suamiku kenapa dia drop lagi,bukannya dia sudah membaik?"


"Saya periksa dulu nyonya!" Dokter itu langsung memeriksa Wira dan tampak raut wajahnya yang kurang bagus


"Ada apa dok?"


"Kondisi tuan Wira sangat lemah nyonya,beliau hanya bertahan karena adanya alat bantu."

__ADS_1


" Bukannya dia sudah baikan dok?"


"Benar nyonya tapi tuan Wira mempunyai penyakit jantung yang sewaktu-waktu bisa saja menyerangnya,dan itu terjadi sekarang."Jelas sang dokter


"Jadi maksud dokter kalau suamiku tidak bisa di selamatkan?" Tanya Hasna panik


"Serahkan semua pada Tuhan nyonya,kita hanya bisa pasrah dan berdoa." Setelah berkata demikian dokter itu lalu pergi


"Kalau gitu saya permisi dulu nyonya."


Hasna kini semakin hancur mendengar penjelasan dokter,dia tidak tahu lagi apa yang harus dia lakukan,akhirnya dia memutuskan menghubungi anak dan cucunya


Selang beberapa menit para keluarga mulai datang tetapi Adel belum juga bisa di hubungi.


"Arsen sebenarnya Adel kemana,kenapa dia susah sekali di hubungi?"Tanya Reza


"kita tunggu saja semoga Adel segera datang." kata Yanti menenangkan anak dan cucunya


"Uhuk..uhuk.." Wira tampaknya sadar dan membuka matanya,dia melihat semua yang hadir disana dan menatapnya satu persatu


"Kakek sudah sadar?" Kata Chika langsung mendekati Wira


"Adel mana?"


"Adel sudah dalam perjalanan kek,jadi Kakek tidak usa banyak fikir dulu ya." Kata Suci berusaha menenangkan sang kakek

__ADS_1


Arsen terus saja berusaha menghubungi Adel hingga akhirnya bisa di hubungi


"Halo! Adel kamu dimana sih dari tadi semua orang mencari mu?" Arsen tampak emosi saat Adel mengangkat teleponnya


"Kamu tu apa-apaan sih,baru saja aku angkat langsung marah kayak emak-emak."


"Asal kamu tahu semua orang mencarimu,keadaan Kakek buyut drop dan dia mencarimu tapi kamu malah enak-enak diluar sana dengan temanmu!"


"Apa kamu bilang,Kakek buyut drop? Aku akan segera kesana." Adel langsung mematikan teleponnya dan menuju rumah sakit


Tidak butuh waktu lama dia sampai di depan pintu kamar Wira yang ternyata di depan sudah ada Arsen menunggunya


"Puas jalan-jalannya sampai melupakan keadaan Kakek?" Tegur Arsen tetapi Adel sama sekali tidak memperdulikannya dan malahan dia masuk ke dalam menemui yang lain


"Mami,papi!" Adel masuk langsung menemui suci dan Reza yang tengah duduk di sofa sedangkan yang lainnya sedang keluar mencari makan


BERSAMBUNG


🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


♈Vote yang banyak teman-teman


♈Like

__ADS_1


♈ Komen


__ADS_2