
"Aku tidak bisa terus-terusan seperti ini,bagaimana kalau Alana masih menyukai Vero,pasti dia sangat kecewa kalau mengetahui aku dan Vero masih selalu komunikasi,tapi aku harus bagaimana,lebih baik aku menghubungi Alana karena aku dengar kalau dia sudah lulus SMA." Adel sangat bimbang dengan apa yang dia alami sekarang,dan memilih menghubungi Alana
"Halo kak Adel." Sapa Alana dari seberang sana
"Halo Lana,selamat ya akhirnya apa yang kamu inginkan dan usaha kamu gak sia-sia."
"Makasih ya kak,ini juga karena motivasi dari kak Adel."
"Jadi kamu mau kuliah dimana?" Tanya Adel
"Aku mau ke negara A kak tempat kakak dulu kuliah." Kata Alana bersemangat
"Apa gak kejauhan Lana,lalu siapa yang akan menemani mami dan papi?"
"Mereka sudah setuju kok kak."
"Emangnya kenapa kamu mau ke negara A,bukannya disitu juga bagus ya?" tanya Adel penasaran karena dia yakin kalau Alana ke negara A bukan hanya tujuan kuliah
"Aku mau curhat sama kakak tapi aku mau tanya dulu."
" Tanya apa?" tanya Adel penasaran
"Kak Adel sama kak Vero benaran sudah putus kan?" Tanya Alana membuat Adel terdiam
"Kak..kak Adel!" Panggil Alana
"Ah iya,kenapa?"
"Kok kakak malah diam sih dan gak jawab pertanyaan ku tadi?"
"Ah maaf Lana tadi ada yang manggil,tadi kamu ngomong apa?" tanya adel ingin memastikan
"Aku tanya apa kak Adel dan kak Vero benar sudah gak ada hubungan lagi?" Alana mengulang pertanyaan yang tadi
"Aku dan kak Vero hanya sahabat,emangnya kenapa?" Adel berharap Alana jujur ke dia
"Kak sebenarnya aku suka sama kak Vero tapi kan dulu kak Vero pacaran sama kak Adel makanya aku gak bisa berbuat apa-apa tapi kan sekarang kalian sudah gak ada hubungan jadi aku bisa gak minta tolong kakak." Kata Alana semangat
"Minta tolong apa?"
"Kakak bantu aku untuk dapatkan kak Vero." Kata-kata Alana membuat Adel sedikit sakit hati,dia gak tau harus berbuat apa
"Tapi kan aku jauh Lana,bukannya nanti kamu akan kuliah di tempatku dulu dan disana kan kak Vero melanjutkan S2 jadi kamu gampang jika ingin dekat dengannya." Kata adel secara tidak langsung menolak permintaan sang adik
"Tapi pasti susah kak."
__ADS_1
"Aku juga gak tau harus berbuat apa karena aku jauh,kamu bisa katakan sama Berlin atau lili,mereka juga masih disana kok ya walaupun sebentar lagi akan selesai tapi setidaknya masih bisa membantu." saran Adel karena dia sendiri gak mampu untuk melihat Vero dan sang adik bersama
"Oh iya ya kak aku lupa,ya sudah aku nanti minta tolong mereka aja."
"Kalau gitu kakak tutup ya,kakak mau kerja tugas dulu." Kata Adel langsung menutup telponnya tanpa menungggu jawaban sang adik
"Lah kak Adel langsung matiin aja. Sudahlah yang penting aku sudah ada jalan untuk bisa mendapatkan kak Vero. Kok om Adit belum ada kabar sih kapan aku bisa kesana." Kata Alana sambil berbaring dan lama.kelamaan tertidur
***
"Kak Vero sama adel masih komunikasi kan?" Tanya lili saat Vero,Jo,lili dan Berlin makan dikantin. Ya walaupun kini Vero dan Jo sudah S2 dan beda gedung tetapi mereka masih selalu makan bareng.
"Kak Vero bagaimana hubungan kakak dengan Adel?" tanya lili
"Hubungan gimana?"
"Ya maksudku apa kakak masih komunikasi sama Adel atau sama sekali gak ada komunikasi selama kalian putus." Tanya lili memperjelas pertanyaannya
"Oh itu,kami masih selalu komunikasi kok. emang kenapa?"
"Gak apa-apa kok kak."
"apa kak Vero sudah tahu ya kalau Alana suka sama dia,apa aku tanya aja tapi bagaimana kalau kak Vero belum tahu,pasti semua akan terbongkar. ah biar aja lah lagipula ini urusan anak ingusan itu." Kata Lili dalam hati yang dipahami oleh Berlin karena Berlin juga tahu kalau Alana suka sama Vero,ya semua karena lili yang menceritakan atas persetujuan Adel.
"Sekarang Kakak dekat sama siapa?" tanya Berlin
"Bagaimana jika suatu saat ada yang suka sama kakak,apa kakak akan melupakan Adel?"
"Tidak ada perempuan yang bisa buat aku dekat selain Adel,jadi jika ada yang suka sama aku,ya palingan aku anggap teman aja karena aku akan tetap menunggu Adel kembali." kata Vero
"Itu baru sahabatku,jangan mudah menyerah." kata Jo
"Iya tahu yang sudah jadian." Balas Vero mengejek Jo yang sudah resmi pacaran dengan lili
"Makanya perjuangin Adel kembali,pasti bisa kok." Kata Jo menyemangati Vero
"Benar tu kak,kamu sebagai sahabatnya Adel sangat setuju jika kakak sama Adel." Lanjut Berlin
"Doain aja ya. Ya sudah Kami kembali dulu ya." Kata Vero lalu kembali ke gedung yang khusus untuk magister
***
"Halo..om Adit bagaimana?" Alana yang sejak tadi menunggu Adit menelponnya langsung senang ketika ponselnya berdering dan tertera nama Adit
"Halo..anak manja." jawab Adit
__ADS_1
"Ah apaan sih om Adit. bagaimana om?" tanya Alana langsung
"Dasar bocah gak bisa sabar. Penerimaan mahasiswa baru di kampus lili sudah selesai dan sisa menunggu untuk ospek aja,jadi secepatnya kamu kesini karena Minggu depan ospek akan dilaksanakan." Kata Adit
"baiklah,lusa aku kesitu om. Aku persiapkan dulu semua yang akan aku bawa." Kata Alana bersemangat
"Baiklah." Adit menutup telponnya dan melanjutkan aktivitasnya kembali
"Mi,Pi!" Panggil Alana saya menuruni tangga
"Alana awas hati-hati nanti kamu jatuh. Ada apa sih?" Kata suci
"Iya Lana hati-hati sayang." Lanjut Reza
"Tadi aku di telpon sama om Adit dan katanya disana semua sudah selesai,Minggu depan ospek dimulai jadi aku diminta segera kesana."
"Jadi kapan kamu akan kesana?" Tanya Reza
"Rencana lusa pi." Kata Alana
"Apa gak terlalu cepat sayang?" sambung suci
" Makin cepat makin bagus mi jadi aku gak buru-buru dan tidak ada yang aku lupakan." Kata Alana
"Kami antar ya sayang." Kata suci yang khawatir karena Alana tidak pernah pergi ke luar negeri sendirian
"Emang mami sama papi gak sibuk?" Tanya Alana
"Gak dong sayang,walaupun kami sibuk pasti kami tetap menyempatkan waktu untuk mengantar kamu." Kata Reza
"Makasih ya mi,Pi,Lana sayang bangat sama kalian." Kata Alana mencium pipi suci dan Reza bergantian
"Sama-sama sayang,kan kamu anak mami dan papi,ya sudah sewajarnya kami mendampingi mu." kata suci
"Kalau gitu aku ke kamar ya mi,mau mempersiapkan apa yang harus aku bawa lusa." Kata Alana
"Iya sayang."
🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Komen
__ADS_1
♈ Like