The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 73


__ADS_3

"Adel aku benaran suka sama kamu,aku mau kita pacarannya gak bohongan lagi " Kata Vero dengan 1x nafas


"Sepertinya itu tidak mungkin kak."Kata adel


"Emangnya ada apa? Apa kamu tidak suka sama aku?" Tanya Vero


"Bukannya aku tidak suka sama kakak,aku suka sama kakak tapi aku akan ke negara S dan itu jaraknya tidak dekat dari sini,tidak mungkin kita akan pacaran lalu LDR,aku sangat tidak bisa jika menjalani hubungan seperti itu,apalagi aku harus fokus sama S2 ku dulu. Lagipula pacaran jarak jauh hanya membuat kita sering bertengkar dan membuang-buang waktu saja." Kata Adel


"Bagaimana kalau kita langsung tunangan saja." Saran Vero


"Maaf kak aku tidak bisa." Jawab Adel


"Baiklah jika itu keinginanmu aku akan turuti. Tapi aku harap hubungan kita tetap seperti ini,seperti saat kita masih kuliah dulu,tidak ada permusuhan." Kata Vero


"Iya kak aku juga tidak mau jika hubungan persahabatan kita rusak hanya karena kita tidak sama-sama." Kata Adel balik


"Kalau gitu aku pulang dulu kak,aku harus mempersiapkan apa saja yang aku harus bawa ke negara S nantinya."


"Kapan kamu akan berangkat?" tanya Vero


"3 hari lagi kak. Bsok Arsen datang dari negara P dan aku akan sama-sama dia ke negara S." Jawab Adel


"Ya sudah ayo kita pulang,supaya kamu bisa istirahat dan bisa mengurus semua keperluan yang akan kamu bawa."


"Iya kak. Sekali lagi aku minta maaf kak." Kata Adel merasa tidak enak pada Vero


"Tidak masalah,jodoh tidak ada yang tahu jika kita berjodoh pasti suatu saat akan ada jalan kita bersama." Kata Vero yang sebenarnya merasa sedih karena Adel akan pergi ke negara S yang berarti mereka tidak akan bertemu sampai waktu yang entah kapan


"Kalau gitu aku pulang kak." Adel lalu keluar dari restoran dan melajukan mobil sportnya ke apartemen


"Loh dek kamu dari mana?" tanya Lili


"Aku habis ketemu kak Vero." Jawab Lili sambil berjalan masuk dan duduk di sofa


"Bagaimana hubungan kalian?" Tanya lili


"Ki sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi selain sahabat seperti dulu ketika kita masih kuliah." Lili sangat kaget mendengar kata-kata Adel


"Kamu serius Del? Emangnya kalian ada masalah apa,setahuku kalau dalam sebulan ini kalian baik-baik saja tidak ada masalah." Tanya lili merasa ada yang aneh

__ADS_1


"Kami gak sejalan aja,lagipula aku akan pergi jauh jadi tidak mungkin menjalin hubungan jarak jauh,bagiku itu sangat membuang-buang waktu."


"Tapi sangat disayangkan hubungan kalian berakhir padahal aku melihat kalian sangat cocok." Kata Lili dengan wajah sedih


"Ya namanya juga gak jodoh. Ya sudah aku mau ke kamar." Adel lalu ke kamarnya dan duduk di balkon apartemennya


"Maafkan aku kak,aku sebenarnya memang suka sama.kak Vero tetapi aku juga tidak bisa menyakiti hati perempuan yang aku sayangi. Seandainya saja dia bukan orang terdekatku,maka aku tidak akan perduli tetapi wanita ini sangat dekat denganku,seandainya aku tahu kalau dia diam-diam suka sama kakak,mungkin aku tidak mau menjalin pacaran bohongan itu karena aku yakin perasaannya sakit." Kata Adel berbicara sendiri di balkon kamarnya


***


"Mi,Adel dan Arsen jadi kan kuliah disini?" Tanya Claudia yang sangat senang saat mendapat kabar jika kedua keponakan kembarnya akan kuliah di negara S dan akan tinggal dengannya


"Sepertinya begitu,coba kamu tanya Adel." Kata Widya


"Baiklah mi aku akan telpon Adel dulu." Claudia lalu menghubungi keponakannya itu


"Halo. Assalamualaikum." Sapa Adel dari balik telpon


"Waalaikum salam. Kamu sibuk del?" tanya Claudia


"Gak ko Tan,ada apa?"


"Apa kamu dan arsen jadi kuliah disini ?"


"Gak ada kok sayang,Tante hanya mau memastikan aja. Ya sudah kalian hati-hati ya,kalau sudah berangkat telpon Tante jadi bisa dijemput di bandara."


"Iya Tan." Mereka mengakhiri panggilan telpon nya


"Apa kata Adel?" tanya Widya langsung


"Mereka jadi kok datang mi,Adel menunggu Arsen untuk bisa sama-sama kesini."


"Bagus lah kalau mereka jadi datang,kalau mereka ada disini,kamu dan anak-anak tidak kesepian lagi trus mereka bisa membantumu jika kamu bingung dengan perusahaan."


"Apa mereka mengerti mi?" tanya Claudia


"Kamu lupa,mereka itu sudah punya perusahaan dari Wira dan saat ini mereka tetap memantaunya walau hanya sesekali ke kantor dan belum ada yang tahu identitas mereka."


"Oh iya ya,aku lupa mi habisnya sampai sekarang twins company itu masih belum menunjukkan pemimpinnya jadi aku masih sedikit belum yakin aja hehehehe."

__ADS_1


"Dasar kamu tu,mami ke kamar dulu."


Dinegara P Adit sedang sibuk dikantornya dia ingin membuktikan kepada keluarganya kalau dia bisa mengembangkan perusahaan nya juga.


"Selamat pagi tuan!" Sapa asisten Adit saat Adit tiba dikantor


"Pagi juga,Oya keruangan saya ya." Kata Adit


"Baik tuan." Adit masuk kedalam ruangannya dengan diikuti asistennya yang bernama Dave


"Dave bagaimana perkembangan selama aku di kota M?" tanya Adit


"Semua berjalan lancar tuan bahkan banyak yang mengajukan kerja sama ke kita dan baru saja kita memenangkan tender yang besar yang di adakan oleh twins company tuan." Kata Dave sangat bahagia


Dia belum mengetahui kalau twins company itu juga milik keluarga bosnya lebih tepatnya milik keponakan bosnya


"Syukurlah kalau begitu."


"Iya tuan,nama perusahaan kita semakin banyak dikenal orang tuan."


"Iya Dave dan semua itu berkat kamu." Kata Adit memuji asistennya itu yang dia dapatkan saat pencarian asisten dan dengan latar belakang keluarga yang sangat sederhana


"Ah ini bukan karena saya tuan tapi memang tuan lah yang bisa membuat perusahaan ini semakin dikenal banyak orang,semoga kedepannya semakin banyak lagi yang tahu dan kita juga bisa seperti perusahaan lain yang membuka cabang dimana-mana." Kata Dave sangat antusias


"Aku sangat berterima kasih pada tuan karena telah memberi saya kesempatan untuk bekerja disini dan menjadi asisten tuan,saya tidak menyangka kalau tuan akan memilih saya." Dave sangat merasa berhutang Budi pada bosnya itu


"Aku hanya profesional dalam mencari asisten,aku tidak mau sembarang mengambil asisten,aku melihat potensi yang baik di dirimu makanya aku memilihmu,jadi jangan pernah kecewakan aku Dave." Kata Irfan


"Saya tidak akan pernah mengecewakan anda tuan,tuan telah mengangkat derajat keluarga saya." Kata Dave


Saat Dave telah menjadi asisten Adit,dia memberikan fasilitas berupa rumah dan mobil pada Dave dan orang tuanya bisa tinggal disana,serta memberikan adiknya beasiswa sampai kuliah.


#Siapa ya wanita yang Adel maksud itu?#


🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Jangan lupa


♈Vote yang banyak teman-teman

__ADS_1


♈Komen


♈ Like


__ADS_2