
Seperti biasa Suci masuk ruangan Reza tanpa mengetuk pintu dulu
Ceklek
Reza yang duduk di kursi kebesarannya sangat kaget ketika melihat ke arah pintu yang disana sudah ada Suci sedang berdiri dengan tatapan membunuh karena melihat wanita dengan beraninya duduk di meja kerja dan menghadap ke Reza
"Wah wah tampaknya ada tamu ya?" Kata Suci berjalan ke arah Reza dengan tatapan tajam
"Siapa kamu tidak ada sopan santunnya masuk tanpa mengetuk pintu?" Tanya Wanita itu yang tidak tahu jika Suci adalah istri Reza
"Apakah aku harus mengetuk pintu jika masuk ke dalam kantor suamiku sendiri?" Kata Suci dengan santai jalan ke arah Reza
Wanita itu langsung turun dari meja dan berdiri memperbaiki roknya ketika mendengar jika yang datang adalah istri Reza
"Jadi ini istri kamu?" Tanya wanita itu pada Reza
"Iya dia istriku!" Jawab Reza santai
"My princes kenapa kamu gak bilang jika akan kesini?" Tanya Reza langsung merangkul pinggang Suci
"Jika aku bilang pasti aku tidak akan mendapatkan pemandangan seperti ini! Dan siapa wanita ini sampai-sampai dia berani duduk di meja lalu mengangkat sedikit roknya,apa dia akan mengadakan pertunjukan?" Kata suci dingin
"Dia Cleo sahabatku dulu waktu kuliah tetapi dia pindah karena orang tuanya dan juga omnya pindah ke luar negeri."
"Apa cara kalian bersahabat memang kayak gitu?" Tanya suci
"Maksud kamu sayang?"
"Ya cara kalian seperti tadi?"
"Itu tidak seperti yang kamu fikirkan,Cleo memang sangat manja sama aku ketika kuliah dulu."
"Itu dulu ketika kalian kuliah dan masih muda,sekarang kalian sudah tua bahkan anak-anak sudah dewasa. Aku tidak tahu dulu hubungan kalian sedekat apa tapi yang aku tahu sekarang kamu suamiku dan aku tidak suka jika ada wanita lain yang sengaja memamerkan bentuk tubuhnya di depanmu!" Kata Suci tegas
"Sepertinya istri kamu sangat pintar Za,iya memang waktu kuliah aku sangat dekat dengan Reza bahkan kami sempat menjalin hubungan sebelum wanita yang bernama Manda datang."Kata Cleo dengan senyum bangga
__ADS_1
"Tapi sayangnya aku sama sekali tidak perduli masa lalu kalian." Jawab Suci acuh tak acuh
"Aku ada perlu dengan suamiku jadi jika kamu tidak mempunyai kepentingan maka segera keluar dari sini!" Secara tidak langsung Suci mengusir Cleo
"My Princes dia kesini mau membahas kerjasama yang perusahaan omnya ajukan." Kata-kata Reza membuat Suci menatapnya dengan tajam
"Apa urusan kerjasama dengan perusahaannya lebih penting daripada urusanku denganmu? Jika iya,aku yang akan pergi!" Suci berbalik dan ingin melangkah keluar tapi di tahan Oleh Reza
"Sayang tunggu. Cleo kita bahas ini besok aja,aku ada urusan dengan istriku!" Kata Reza membuat Cleo geram karena Reza lebih memilih Suci sedangkan Suci senyum mengejek pada Cleo
"Baiklah besok aku akan kesini lagi!" Cleo keluar dari ruangan Reza dengan emosi
"Sayang ada apa,tampaknya sangat serius?" Tanya Reza berusaha menenangkan Suci,sedangkan Irfan dari tadi hanya duduk menyaksikan mereka bertiga
"Kamu utang penjelasan!"
"Nanti aku jelasin ya,sekarang kita bahas masalah yang akan kamu bahas!" Suci hanya diam,Irfan yang melihat kondisi hati Suci lagi kurang baik akhirnya berbicara
"Za,apa kamu sudah menyetujui kerjasama dengan perusahaan Lukman Corp?"Tanya Irfan
"Aku baru selesai membaca berkasnya tadi dan rencana akan menandatanganinya,Emang kenapa? Bukannya perusahaan itu juga minta kerjasama dengan Arwana Grup?"
"Emang ada apa dengan perusahaan itu? Setahuku perusahaan itu cukup sukses dulunya sebelum hilang begitu saja dan sekarang muncul membawa nama perusahaannya dan yang aku lihat cukup maju."
"Sebelum lanjut aku mau kamu jawab jujur,tadi Cleo kesini ada urusan apa?" Suci curiga kalau Cleo adalah orang yang diutus dari Lukman Corp untuk datang menemui CEO Grahatama karena Cleo dan Reza dulunya sahabat maka akan memudahkan mereka untuk kerjasama
"Ah,nah itu dia sayang Cleo itu utusan dari Lukman Corp,dia keponakan dari pemilik Lukman Corp." Kata Reza membuat Suci dan Irfan saling tatap
"Kenapa bukan anaknya yang datang,kenapa mesti keponakannya?" Tanya Irfan langsung karena sangat penasaran
"Itu karena mereka berfikir akan lebih muda jika Cleo yang menanganinya mengingat kami dulu sahabat dan aku juga kenal dengan pemilik Lukman Corp! anaknya tidak bisa hadir karena menemani Pak Lukman di luar negeri berobat,kemungkinan besok baru kembali. Sepertinya ada sesuatu yang aku gak tahu disini?"
"Apa kamu akan menyetujui kerjasama dengan perusahaan itu?" Tanya Irfan
"Tidak ada alasan aku menolaknya,bukannya kalian juga akan menyetujuinya?"
__ADS_1
"Jika aku mengatakan aku tidak mau bagaimana?" Kata Suci
"Alasannya apa sayang?"
"Kamu mau tahu alasannya karena pemilik Lukman Corp itu adalah pembunuh!" Kata Suci menatap Reza
"Maksud kamu pak Lukman?"
"Iya dia telah membunuh ayanku!" Reza sangat kaget saat mendengar perkataan Irfan
"Bagaimana bisa pak Lukman membunuh ayahmu?"
"Ya bisalah bahkan yang awalnya jadi incaran dia adalah kakek Wira!" Kata suci
"Kakek Wira? Aku semakin tidak mengerti sebenarnya ada apa?" Reza tampak bingung dengan kata-kata Suci dan Irfan
"Dulu ketika aku masih kecil,ayahku adalah sopir pribadi serta orang kepercayaan Kakek Wira,ayahku sangat berhutang budi pada keluarga kakek Wira karena jika bukan mereka aku dan ayah sudah jadi gembel dijalanan. Sampai ketika suatu saat ada proyek yang keuntungannya mencapai milliaran yang melibatkan banyak perusahaan berusaha untuk mendapatkan proyek itu,tetapi saat itu Kakek Wira yang memenangkannya dan membuat Si Lukman itu marah hingga dia nekad mencelakai kakek wira. Sepulangnya dari rapat itu,Lukman dan anak buahmya mengikuti ayah dan kakek sampai di tempat yang sangat sepi mereka menghadang mobil kakek dan memaksa kakek turun tetapi karena ayahku sangat menghormati bahkan sudah menganggap kakek sebagai ayahnya maka ayahku yang turun dan menyuruh kakek tetap di dalam mobil untuk menghubungi om Malik,tetapi ayahku kalah dengan anak buah Lukman akhirnya Kakek keluar karena melihat ayahku terbaring ditanah,ketika kakek keluar dan selesai berbicara pada Lukman lalu menuju ke tempat ayahku kejadian naas itu terjadi Lukman ingin menembak kakek,dengan badan yang lemah ayahku melindungi kakek dan akhirnya ayahku yang tertembak. Aku yang baru pulang sekolah dan ingin kerumah teman kebetulan lewat disana melihat langsung bagaimana ayahku menyelamatkan kakek dan menahan rasa sakitnya. Dengan rasa tidak bersalah si Lukman dan anak buahnya pergi meninggalkan kami begitu saja." Kata Irfan menjelaskan dengan sorot mata tajam,sangat jelas jika Irfan sangat dendam dengan Lukman
"Apa mungkin pak Lukman menghilang karena kejadian itu?" Kata reza
"Kayaknya iya,untuk menghilangkan jejak mereka menghapus rekamn CCTV didaerah kejadian." Kata Irfan membuat Suci kaget yang baru mengetahui hal itu
"Kenapa kamu tidak mengatakan dari awal soal rekaman itu?" Kata suci
"Menurutku percuma karena rekamannya sudah di hapus." Kata Irfan
"Apa kamu lupa keahlianku kak?" Tanya Suci menatap Irfan kesal dan Reza bingung
BERSAMBUNG
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
♈Vote yang banyak teman-teman
__ADS_1
♈Like
♈ Komen