
"Waw..Del ini kamar kamu?" tanya Berlin langsung masuk kedalam
"Iyalah kamar siapa.lagi." Jawab Adel
"Kamarku aja gak sebesar ini."
"Ya bedalah,kamu kan tahu siapa Adel." Kata Lili
"Iya ya aku lupa dia kan anak dan cucu Sultan jadi dia dalam perut sudah jadi sultan." Kata Berlin
"Sudah ngomongnya?" tanya Adel
"Belum sih.hehehehhe." jawab Berlin
"Sana mandi! Aku mau keluar dulu." Kata adel lalu keluar dari kamar
"Lili pasti enak ya tinggal sama Adel?" tanya Berlin
"Enak gak enak sih." Jawab Lili
"Kenapa emangnya?"
"Ya aku gak enak lah numpang terus,walaupun keluarga ini gak ada masalah tapi aku gak enak kalau harus lama tinggal sama mereka,aku pernah berniat tinggal sendiri jika kembali ke negara A tapi adel gak ijinin." jawab Lili
"Iya juga sih bagaimana pun kalian kan bukan keluarga,pasti ada rasa gak enak gitu."
" Tu kamu ngerti. Ya sudah sana mandi trus istirahat." Kata Lili
"Jo aku merasa gak enak bertemu semua keluarga Adel." Kata Vero saat mereka sudah dalam kamar
"gak enak bagaimana? bukannya kalian sudah pacaran?" tanya Jo
"Justru itu pasti keluarganya sudah tahu semua,aku gak enak. Kamu kan tahu bagaimana keluarga Adel,bahkan jika bukan karena dia pasti kampus itu sudah jadi milik Tante Ambar dan mommy hanya memiliki perusahaan yang kamu tahu sendiri kan perusahaan itu tidak sebesar perusahaan keluarga Adel bahkan jauh di bawahnya,mungkin lebih besar cabang perusahaan keluarga Wiraguna jika dibandingkan milik keluargaku." Kata Vero
"Sudahlah jangan pesimis gitu,yang aku tahu keluarga Adel itu gak pernah mikirin masalah begituan,mereka itu terkenal dengan keluarga yang dermawan,baik,dan tidak pilih-pilih." Kata Jo
"Iya juga sih." Jawab Vero lalu kekamar mandi
__ADS_1
Tepat jam 7 malam semua berkumpul di meja makan yang besar itu,Chika dan kedua orang tua Reza belum.mengetahui perihal sahabat Adel yang datang
"Kak suci mereka siapa?" Tanya Chika pada suci yang duduk pas disebelahnya
"Oh dia itu sahabat Adel dari negara A,mereka sampai tadi pas kalian lagi istirahat." Jawab suci.
"Pasti ada yang bertanya siapa mereka kan,jadi lebih baik kita makan dulu setelah itu saya akan kenalin mereka." Kata Suci pada semuanya karena ada beberapa yang bingung. Mereka pun makan dengan tenang tak ada suara apapun kecuali suara sendok. Setelah makan mereka langsung ke ruang tengah dan sesuai janji suci kalau dia akan memperkenalkan sahabat Adel pada semuanya
"Mi,Pi,pasti kalian bingung mereka.siapa.dan kenapa bisa makan bersama kita." Kata suci pada mertuanya
"Memangnya mereka siapa?" tanya Widya
"Mereka sahabat Adel dari negara A mi,merekam ingin menghadiri syukuran Adel dan Arsen sekaligus ingin liburan." Kata suci menjelaskan
"Kapan kalian sampai kok kami tidak tahu?" Tanya Widya
"Kami sampai tadi siang nyonya tapi kami sempat mengalami kendala saat ingin masuk kesini." Jawab Berlin sedangkan jo dan Vero hanya bisa diam
"Disini memang sangat ketat penjagaannya jadi tidak sembarang bisa masuk."
"Oya perkenalkan nyonya nama saya Berlin,ini kakak saya Jo dan ini Sahabatnya kak Vero." Kata Berlin memperkenalkan diri
"Iya Oma." Mereka pun melanjutkan perbincangan dengan canda tawa
"Lebih baik kita semua istirahat,besok kan kita akan mengadakan syukuran dan pastinya akan sangat melelahkan." Kata Hasna lalu beranjak pergi di dorong oleh perawat pribadinya . Setelah Hasna ke kamar,semua juga ke kamar masing-masing
"Aku kok ngerasa ada yang aneh antara Adel dan Vero ya. Bukannya mereka pacaran tapi kok kayak biasa aja gak ada ciri-ciri pacaran,aku harus tanya pada Adel,tapi pasti Adel dan sahabatnya sudah dalam kamar,kan gak enak kalau aku masuk sementara didalam ada lili dan Berlin,sebaiknya besok saja disaat acara sudah selesai aku tanyakan pada adel." Arsen yang berada dalam.kamar bicara sendiri karen ternyata dia memperhatikan Adel dan juga Vero yang katanya adalah pacaran
Keesokan harinya rumah besar itu telah di renovasi untuk acara syukuran dan pengajian untuk wira,bahkan sampai halaman juga.
Semua sudah pada bangun dan bersiap untuk sarapan lalu mempersiapkan apa yang harus mereka persiapkan untuk acara itu karena mereka hanya mengundang para keluarga dan orang kantor saja,mereka sengaja mengadakan acara di saat libur supaya para karyawan bisa hadir di acara itu.
Tepat Jam 10 acara dimulai,Reza sebagai orang tua Arsen dan Adel mengambil alih dan perwakilan keluarga untuk menyampaikan beberapa kata
"Selamat pagi semuanya! Terima kasih karena sudah hadir di acara syukuran anak kami yaitu Arsen dan Adel yang telah menyelesaikan kuliahnya hanya dalam 2 tahun serta pengajian dan doa untuk ayahanda kami tercinta yaitu Wiraguna. Saya sebagai orang tua sangat bangga terhadap kedua anak saya,mereka berdua yang akan meneruskan apa yang saya dan istri saya telah jalankan sekarang,saya berharap agar mereka bisa semakin sukses kedepannya." Acara satu persatu pun berjalan setelah Reza menyampaikan
Acara selesai dengan baik,semua tamu sudah pulang kecuali yang tinggal di kediaman Wira
__ADS_1
Semua berkumpul diruang keluarga
"Bu besok kami sepertinya harus balik ke negara P karena setelah itu Kami harus ke negara S,ada masalah sedikit dengan perusahaan yang Claudia pimpin sekarang sekalian kami mau hadir di acara peresmian galeri Leon." Kata Widya pamit pada Hasna
"masalah apa mi?" tanya Reza
"Mami juga tidak tahu pastinya tapi sepertinya ada yang ingin bermain-main dengan Claudia,mungkin karena orang itu merasa Claudia baru makanya mereka.ingin mencari masalah." Jawab Widya
"Apa perlu Reza kesana?"
"Tidak perlu,kan ada papi yang bisa menanganinya." Tolak Widya karena dia yakin kalau perusahaan di negara P juga sedang ada masalah tetapi masih bisa di tangani oleh Jhon asisten Reza
"Baiklah tapi jika butuh bantuan segera hubungi Reza."
"Baiklah."
"Za papi ingin bicara sama kamu." Kata Faris
"Baiklah Pi. Nek Reza boleh pinjam ruang kerja kakek?" tanya Reza ke Hasna yang ingin menggunakan ruang kerja Wira yang sekarang digunakan oleh Chika
"Iya pakai aja,lagipula sekarang kan Chika yang menempatinya." Jawab Hasna
"Iya pakai aja kak,kakak ni kayak orang baru aja padahal sudah sering masuk kedalam." kata Chika
"Ya setidaknya kan harus ijin sama yang punya dulu." Jawab Reza
"Ayah juga ikut ya." Kata Malik
"Iya yah,lebih baik juga kalau ayah ikut."
"Kalau gitu Reza, papi ,dan ayah kesana ya nek." Pamit Reza dan diikuti oleh faris dan Malik
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
__ADS_1
♈Komen
♈Like