
"Mi,Pi,kenalin ini sahabat aku selain lili namanya Berlin dan itu kakaknya pasti mami dan papi sudah kenal kan karena saat penerimaan kalian bertemu,namanya kak Jo dan ini kak Vero. Lalu yang ini orang tua Berlin dan kak Jo." kata Adel memperkenalkan semua ke orang tuanya
"Ah iya mami kenal kok sama Jo dan Vero." kata mami
"Ah iya ma,pa,kenalin ini orang tua suci sekaligus donatur nomor satu dikampus ini." Kata Jo pada orang tuanya
"Ah iya,salam kenal pak Reza,Bu Suci. senang bisa bertemu dengan anda disini." Kata papa Jo
"Iya salam kenal juga pak,Bu.!"
"Ayo kita masuk,tampaknya acara sudah akan dimulai." Kata Marvin pada semuanya
"Jadi Adel anak dari donatur kampus ini,bisa bahaya dan terancam pertunangan ku dengan Vero. Aku harus memberitahu mama." Kata Zoya yang sejak tadi mendengar percakapan mereka
Mereka semua masuk bersamaan kedalam aula yang sangat besar dan sangat mewah,semua mata tertuju pada mereka saat mereka memasuki ruangan,aura orang kaya memang kelihatannya meskipun pakaiannya biasa saja.
Orang penting duduk ya pasti paling depan dong,sedangkan para peserta wisuda sudah duduk pada nomor kursinya masing-masing. Tiba saatnya acara dimulai dan pembacaan mahasiswa dan mahasiswi yang berprestasi. Semua di buat kaget saat pembacaan nama.yang berprestasi. Dari urutan 10 hingga 3 semua masih biasa saja tapi ketika membacakan nama yang peringkat kedua,banyak mahasiswa yang kaget karena ternyata yang kedua itu adalah nama Alvero Gradi Harison,para angkatannya sangat kaget karena ternyata bukan Vero yang mendapat peringkat pertama padahal selama ini dia yang selalu unggul setiap semester bahkan paling pintar di angkatannya tetapi ternyata masih ada yang bisa mengalahkannya di ujian akhir.
4
"Diperingkat pertama di dapatkan oleh seorang mahasiswa yang kami tidak sangka-sangka,dia adalah Adelia Faranisa Grahatama putri dari bapak Reza Rahardian Grahatama dan ibu Suci Lestari Wiraguna yang merupakan donatur terbesar atau donatur nomor satu kampus ini. Adelia atau biasa di panggil Adel merupakan mahasiswa yang sangat berprestasi bahkan dia seharusnya sekarang baru semester 5 akan tetapi dengan kepintarannya dia mengikuti ujian untuk bisa mempersingkat kuliahnya dan dari banyaknya mahasiswa dikampus ini hanya dia yang mengikuti ujian dikampus ini dan Lulus dengan nilai sangat memuaskan." Ucap MC yang membacakan nama mahasiswa berprestasi
Semua tampak kaget mendengarnya,nilai Adel dan Vero hanya berbeda tipis,semua mata tertuju pada Adel saat yang disebut namanya diminta untuk maju ke depan.
"Saya minta yang tadi disebut namanya manju kedepan." Jo masuk peringkat 4 dan yang ketiga itu adalah saingan Vero selama ini,mereka berdua tergeser oleh adanya Adel.
Adel tidak menyangka bisa mendapatkan prestasi itu,Reza dan Suci juga sangat bangga sama Adel. Banyak tanggapan yang muncul pada peserta disana
"Pantas saja dia sepintar itu,ternyata dia anak dari Pak Reza dan Ibu suci."
"Iya,bukan rahasia lagi kalau sepasang suami istri itu merupakan raja bisnis di berbagai negara di dunia,karena kejeniusannya mereka bisa mengembangkan perusahaan sampai di beberapa negara."
"Enak ya jadi mereka,apa aja yang di inginkan pasti terwujud."
"Tidak semua orang kaya itu enak seperti yang kita lihat."
__ADS_1
"Tapi kamu lihat kan kalau keluarga mereka itu sangatlah harmonis."
Ya begitulah obrolan orang disana. setelah acara selesai,Vero dan keluarganya menemui Adel
"Selamat ya,aku gak nyangka kamu bisa mengalahkan ku." kata Vero saat menghampiri Adel
"Makasih kak,nilai kita hanya beda tipis kok kak."jawab Adel
"Oya Del orang tuaku ingin bertemu sama kamu,bisa gak kita menemuinya sebentar saja." Kara vero berharap jika Adel menyetujuinya
"Emang ada apa kak?" tanya Adel penasaran
"mereka hanya mau berterima kasih sama kamu."
"Boleh kok kak,tapi dimana?"
"Itu mereka disana."Kata Vero menunjuk orang tuanya
"Baiklah kak. Tapi tunggu aku ke mami dan papi dulu,takutnya nanti mereka mencariku." Adel lalu ijin ke Reza dan suci yang kini sedang mengobrol dengan donatur lainnya
Vero dan Adel langsung menemui Marvin dan Clarisa.
"Mom,dad!"
"Kalian sudah datang,sini nak!" kata Clarisa lalu memanggil Adel duduk disampingnya
"Ada apa Tante ingin bertemu saya?" Tanya Adel
"Sayang Tante dan om sangat berterima kasih sama kamu karena berkat kamu Twins Company mau membantu kami,kami tidak tahu harus bagaimana jika sampai kamu tidak menolong kami,terutama pada Vero,Tante yakin kalau kebahagiaannya akan hilang karena harus terpaksa tunangan dengan Zoya yang sama sekali Vero tidak suka." Kata Clarisa sambil memegang tangan Adel
"Tante tidak perlu sungkan begitu,aku dan kak Vero kan teman jadi sudah sewajarnya jika saya membantu dia dan keluarganya,lagipula kan yang membantu Tante itu twins company bukan saya."
"Tapi jika bukan karena bantuan kamu,makan twins company tidak akan mau membantu Kami."
"Tidak masalah Tante,saya senang kok jika masalah Tante bisa selesai dengan baik tanpa ada perjodohan." Kata Adel tersenyum dan semuanya pun tertawa tiba-tiba ada yang datang
__ADS_1
"Clarisa jadi ini yang telah membantumu melunasi hutangmu?" Tanya orang itu ketus yang ternyata adalah Ambar ibu dari Zoya
"Ambar,apa yang kamu lakukan disini? Zoya kan belum wisuda?" Tanya Clarisa
"Awalnya aku dan Zoya ingin datang mengucapkan selamat untuk Vero ya walaupun mereka tidak jadi tunangan." jawab Ambar
"Ma,ini kan bukan tujuan kita." Kata Zoya tiba-tiba menarik tangan mamanya
"Tenang,sekarang kita tidak bisa melakukan apa-apa jadi kamu sabar dulu,nanti mama cari cara." Kata Ambar membisikkan Zoya
"Apa lagi yang kalian rencanakan Tante?" tanya Vero menaruh rasa curiga pada kedua orang itu
"Tidak ada kok,Tante hanya menasehati Zoya saja. Oya selamat ya atas wisudanya." Kata Ambar berbohong lalu mengucapkan selamat supaya yang lain tidak curiga tetapi Vero dan Adel makin curiga
"Oya ini siapa ya?" tanya Ambar
"Dia pacar Vero Tan." Jawab Vero spontan membuat semua membulatkan mata termasuk keluarga adel yang baru saja tiba disana
"Kak Vero.! Kata Berlin dan Lili yang baru tiba disana bersama Jo dan yang lainnya
"Kak Vero benaran pacaran dengan Adel? Adel kamu benar pacaran sama kak Vero,kok kami tidak tahu." Tanya Berlin berturut-turut
"Apa benar yang dikatakan Vero tadi?" Tanya Suci membuat Adel langsung menoleh karena dia tidak tahu kalau disana ada keluarganya
Adel sama sekali tidak bisa mengatakan apapun,dia tidak tahu harus berkata apa karena dia yakin Vero mempunyai tujuan mengatakan itu,maka dari itu dia tidak mau salah jawab dan memilih diam terlebih dahulu membiarkan Vero bicara
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Komen
♈Like
__ADS_1