
Adel kini bisa tenang kuliah karena Angel tidak lagi mengusiknya,entah benar sudah insyaf atau malah merencanakan hal yang lebih buruk.
Adel ke kampus menggunakan mobil baru yang Reza berikan,banyak mata tertuju padanya karena baru kali ini ada mahasiswa yang menggunakan mobil keluaran terbaru itu. Mereka tidak menyangka jika yang mempunyai mobil itu adalah Adel.
"Wah keren,kayaknya ada mahasiswa baru!"
"Iya semoga saja cewek!"
"Semoga cowok deh jadi bertambah deh cowok tajir dikampus."
"Kita lihat saja ketika nanti turun,apa cewek atau cowok!"
Tidak lama 2 wanita turun dari mobil,pertama turun seorang wanita yang culun setelah itu nyusul seorang wanita dengan pakaian yang sangat mewah dan sangat cantik
"Itu kan mahasiswa baru!" Seru salah satu dari mereka
"Iya kamu benar dan aku dengar sih dia sudah bermasalah dengan pak Sebastian."
"Yang benar,berarti dia bukan orang sembarang karena berani melawan pak Sebastian."
Masih banyak lagi perbincangan dari anak-anak disana tetapi Adel hanya cuek menanggapinya dan malah berlalu begitu saja
"Cantik tapi sombong." Kata salah satu senior yang seangkatan dengan Vero
"Iya dia belum tahu siapa yang berkuasa disini!"
Tidak lama kemudian datanglah mobil sport dan membuat mahasiswa histeris melihatnya.
"Pangeranku datang!" Teriak salah satu cewek disana
"Makin hari kak Vero makin ganteng ya."
"Iya tapi sayang dingin bangat."
Vero turun dari mobil dengan gaya coolnya dan langsung berlalu melewati para wanita itu
"Adel!" Panggil Vero saat melihat Adel jalan di depannya membuat Adel yang merasa ada yang memanggil namanya menoleh kebelakang
"Kak Vero! Ada apa kak?" Jawab Adel dengan tenang
"Gak apa-apa aku cuma mau memanggil saja,ayo!" Adel bingung melihat tingkah Vero
"Ah..iya kak."
"Del kamu berani juga ya lawan pak Bastian,apa karena kamu anak om reza?"
"Walaupun aku bukan anak papi dan mami,aku gak akan takut karena apa yang aku lakukan itu adalah kebenaran!" Jawab Adel acuh tak acuh
"Kamu benar juga. Ya sudah aku lewat sini kalian lanjut aja." Kata Vero belok ke arah kelasnya
"Iya kak!" Jawab adel dan Lili
Dari jauh ternyata senior Angel memperhatikan interaksi antara adel dan vero membuatnya murka
"Beraninya anak baru itu mendekati Vero,apa dia mau cari mati!" Kata wanita itu yang bernama Jeslin
"Iya benar jes dia berani bangat dekati kak vero apa karena dia tahu kak vero anak pemilik kampus."
__ADS_1
"Dia memang wanita penggoda kak!" Jeslin dan temannya langsung menoleh mencari asal suara yang tiba-tiba saja datang
"Angel!"
"Iya kak."
"Kenapa kamu mengatakan jika dia penggoda,apa dia pernah bermasalah denganmu?" tanya Jeslin penuh selidik
Angel menceritakan semua yang terjadi tetapi tidak semua jujur sudah pasti ada kebohongan tetapi saah angel karena dia tidak menceritakan siapa adel sebenarnya
Jeslin tidak hadir saat Ospek dilaksanakan dan penerimaan mahasiswa baru karena dia ada tugas kampus yang harus dilaksankan di luar kota dengan temannya makanya dia tidak tahu menahu soal masalah kampus
"Jadi dia orangnya,memang sehebat apa dia?" Kata Jeslin sombong
"Katanya orang tuanya itu salah satu donatur dikampus ini! tetapi dia bukan berasal dari negara ini tetapi dari negara P." Angel tidak memberitahu kalau Adel anak dari Reza
"Aku gak perduli,lagipula orang tuaku juga donatur dan pengusaha di negara ini jadi dia gak ada apa-apanya."
Didalam kelas Adel dan kedua sahabatnya lagi ngobrol tiba-tiba jeslin datang menghampiri mereka
Brak
"Hei anak baru jangan pernah mendekati pacarku!" Kata Jeslin dengan pedenya
"Pacar? Emang siapa?" Tanya Berlin sedangkan Adel malas menanggapinya
"Vero! Vero adalah pacarku!"
"Oh kak Vero,tapi setahuku kak Vero jomblo deh." Kata Berlin
"Dia sahabatku jadi kalau dia punya masalah berarti jadi masalah bersama!" Kata Berlin langsung berdiri
"Jadi kamu mau ikut campur,emang kamu siapa kalian tu hanya anak baru yang sama sekali tidak tahu soal Vero."
"Jadi gak kenal sama aku,gak apa-pa sih tapi aku bisa pastikan kalau kak Vero itu gak punya pacar! Lagipula aku tahu tentang kak Vero bahkan tentang keluarganya!"
"Kayaknya anak ini mimpi, kamu tahu dari mana?"
"Apa kalian percaya kalau aku adik sahabat kak Vero yaitu kak Jo?"
HAHAHAHAHAHAHA
Jeslin dan temanya tertawa terbahak-bahak mendengar pengakuan Berlin
"Adik dari mana,setahuku Jo dan Vero itu anak tunggal. Jadi jangan ngaku jadi adiknya Jo!" Kata Jeslin
"Terserah! AKu gak perduli." Kata Berlin langsung duduk kembali
Jangan di tanya lagi Lili bagaimana pasti sangat takut berbeda dengan Adel yang hanya sibuk memainkan ponselnya
"Aku kesini hanya ingin memperingatkan kalian jangan dekati Vero dan Jo jika kalian masih ingin kuliah disini!" Kata Jeslin meninggalkan Adel dan sahabatnya
"Tu orang kesurupan kali ya,datang-datang langsung marah dan ngaku pacar kak Vero." kata Berlin
"Biarin ajalah gak usa dipusingin orang seperti itu,selagi dia tidak berbuat yang melewati batas maka gak usa di urus." Kata Adel santai
"Li kamu kok diam aja sih?" Tanya Berlin
__ADS_1
"Jangan bilang kamu takut?" Lanjut Adel
"I.iya aku gak berani sama senior." Kata Lili pelan
"Ngapain kamu takut sama mereka?" Tanya Adel
"Kalian lihat kan bagaimana penampilan mereka,mereka pasti sangat berpengaruh dikampus ini dan aku takut jika beasiswaku dicabut."
"Mulai sekarang kamu jangan takut,masalah beasiswa aku akan mengurusnya dan sepulang dari sini kita mampir ke mall dulu!" Kata Adel
Belum sempat Berlin dan lili menjawab dosen sudah masuk
Negara P
"Kak Suci!" Panggil Chika saat tiba di ruang tengah melihat Suci dan Reza sedang duduk
"Chika sini duduk! Kayla mana?"
"Kayla lagi sama Alana kak." Kata Chika menghampiri Suci
"Sebenarnya ada apa dengan rumah tanggamu?"tanya Suci sedangkan Reza hanya mendengarkan
"Kak ternyata dia mempunyai istri dan aku juga baru mengetahuinya." Suci memicingkan matanya karena merasa bingung
"Bukannya kamu sudah pernah bertemu keluarganya?"tanya Suci
"Iya kak dan keluarganya juga bohong sama aku." Chika sudah mulai mengeluarkan air mata
"Kamu tahu darimana soal ini?"
"Tempo hari saat aku jalan ke mall dikota M,aku tidak sengaja menabrak seorang wanita dan membuat ponselnya jatuh,saat aku membantunya mengambil ponselnya dan tiba-tiba berbunyi kemudian muncul nama serta foto James."
Flashback
Bruk
"Maaf mbak saya gak sengaja!" kata Chika langsung mengambil ponsel wanita itu
"iya gak apa-apa kok saya juga yang salah." Senyum wanita itu
"Ini mbak ponselnya!" Belum sempat wanita itu mengambil ponselnya tiba-tiba berbunyi,betapa kagetnya Chika melihat nama serta foto yang tertera di ponsel wanita itu
"Makasih,saya angkat telepon dulu ya." Wanita itu langsung mengangkat teleponnya dan ngobrol dengan kata mesra
Tidak lama ngobrol mereka memutuskan panggilan dan wanita itu menghampiri Chika yang berdiri seperti patung
BERSAMBUNG
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Like
♈ Komen
__ADS_1