
Beberapa hari kemudian akhirnya Adel mengetahui tentang Arsen yang akan mengikuti tes itu
drrrt. drrrt. drrrt.
"Adel nelpon jam segini ada apa,ganggu aja." Gerutu Arsen melihat layar telponnya kalau yang menghubungi adalah Adel,sedangkan waktu sudah menunjukkan jam 2 dini hari di tempatnya,perbedaan waktu disana 6 jam,di tempat Arsen jam 2 berarti di tempat Adel baru jam 8
"Ada apa kamu ganggu aku jam segini,kamu tahu tidak ini sudah jam berapa?" Arsen dengan suara khas bangun tidur dan sedikit kesal
"Disini baru jam 8 malam." Jawab Adel dengan santainya tanpa ada rasa bersalah
"Iya disitu jam 8 tapi disini jam 2. Dasar adik tidak punya akhlak. Katakan ada apa meneleponku jam begini?" Arsen tampak sangat kesal karena kelakuan sang adiknya yang hanya selisih beberapa menit itu
"Kenapa kamu tidak memberitahuku kalau kamu mengikuti tes agar bisa wisuda lebih awal?" Kata Adel dengan nada tinggi
"apa untungnya aku memberitahukan nya?"
"Ish..kamu memang saudara tidak punya hati,apa kamu lupa kalau kita ini kembar jadi apapun yg kamu lakukan aku pasti lakukan juga."
"Lalu apa kamu juga akan mengikuti ku jika aku ikut ujian ini?"
"Sudah pasti aku akan ikut,dan aku akan minta om Adit mengurusnya. Tapi bukannya ujiannya tunggu kita semester 4 ya? ini kan baru semester 3?" kata Adel sedikit bingung
"Iya memang tapi daftar nya sangat ribet dan lama,maka dari itu pendaftarannya dari sekarang."
"Baiklah,kalau begitu aku akan mengurusnya. Daaaaaaa." Adel langsung mematikan telponnya membuat Arsen kesal
"Dasar menyebalkan,sudah menganggu eh sekarang malah di matikan seenaknya." Arsen tampak sangat kesal lalu melempar ponselnya ke samping dan tidur kembali
"Aku harus memberitahu om Adit."Adel lalu beranjak ke kamar Adit berniat ingin memberitahukannya
"Om Adit!" Panggil Adel dari arah pintu
"Masuk aja,gak dikunci!" Adel langsung masuk ketika mendengar suara Adit yang mengijinkannya masuk
"Ada apa?"
"Apa om tahu tentang Arsen yang akan mengikuti ujian?" Tanya Adel pada intinya menatap Adit
__ADS_1
"Iya dan om juga yang mengurusnya." Jawab Arsen santai
"ish..kalian sama saja menyebalkan,kenapa om tidak memberitahukan ku kalau Arsen mengikuti ujian itu,aku kan juga mau!" Adel memukul punggung omnya sambil marah-marah
"lah kok om yang disalahkan,salah kamulah kenapa kamu tidak pernah menghubungi Arsen,coba saja komunikasi kalian lancar,pasti kamu akan tahu lebih awal." Adit dengan santainya menjawab.
"Pokoknya aku juga mau ikut tes seperti Arsen,dan om Adit yang mengurusnya!" Kata Adel langsung meninggalkan Adit
"Astag anak itu seenak jidatnya saja,untung saja ponakan ku kalau bukan sudah ku lempar ke lautan terdalam." Gerutu Adit
Dalam kamar Adel yang sedang bicara sendiri di kagetkan dengan Lili yang baru saja dari dapur
"aku tidak boleh kalah dari Arsen pokoknya aku harus bisa ikut tes itu dan lulus."Adel bicara sendiri sambil menatap layar ponselnya, tiba-tiba Lili datang mengagetkannya
"Adel." Lili menepuk pundak Adel membuat Adel hampir melempar ponselnya
"Kamu apa-apaan sih? Hampir aja jantungku copot." Gerutu Adel
"Habisnya kamu dari tadi aku panggil gak dengar,kamu lagi mikirin apa?" kata Lili duduk disamping Adel
"Aku mau ikut ujian supaya bisa menyelesaikan kuliah lebih cepat yaitu hanya 2 tahun."
"Ya gak lah,dimana letak kesalahannya? Aku sudah lama menginginkan ini,dan sekarang saatnya." Jawab Adel dengan sangat antusias
"Kalau kamu ikut ujian dan lulus berarti kamu akan diwisuda bersamaan dengan kak Vero dan kamu akan meninggalkan aku juga Berlin." Lili memasang wajah yang sedih ya walaupun memang dia sedihnya benaran
"Kan kita masih bisa ketemu,kamu kan tinggal sama aku."
"Ya beda dong,kan seru kalau ada kamu dikampus,kalau kamu tidak ada ya hanya aku dan Berlin yang ada kami kesepian."
"Gak akan kesepian kok,lagipula kan setelah kalian wisuda kita bisa sama-sama lagi melanjutkan mimpi kita. Sudah ah aku tidur,besok ada mata kuliah yang dosennya killer,jangan sampai kita kena tegur karena ngantuk." Kata Adel langsung berbaring sedangkan lili ke kamar mandi membersihkan wajahnya juga mengganti baju
Keesokan harinya pagi-pagi sekali seperti biasa Lili sudah bangun dan membuat sarapan,di apartemen memang lili lah yang selalu masak karena Adel tidak tahu masak,ya maklum lah dari kecil gak pernah sentuh dapur.
"Adel,om Adit ayo sarapan!" Panggil lili pada Adel dan Adit yang baru saja keluar kamar
"Iya." Kata Adel dan Adit serempak
__ADS_1
"Wah tumben kamu bikin roti bakar?" tanya Adel karena biasanya lili bikin bubur atau nasi goreng
"Ya sekali-kali lah, kalian juga biasanya makan begini kan kalau pagi,jadi aku hanya mau yang berbeda aja hari ini." Setelah sarapan mereka bersiap-siap untuk melakukan aktivitas masing-masing
"Oya om kapan om akan pindah?" tanya Adel
"Besok om sudah pindah,kan besok Weeknd jadi bisa di pergunakan untuk para pindah,emang kenapa? Kamu mau bantu om beres-beres?" Kata Adit sambil memakai sepatu
"Ogah..Oya ingat om secepatnya urus yang aku katakan semalam!" kata Adel sinis
"Hari ini juga om urus. Ya sudah om berangkat duluan!" Setelah kepergian Adit mereka berdua juga siap-siap berangkat ke kampus
"Lili kamu bisa bawa mobil?" tanya Adel
"Bisa kok,emang kenapa?"
"Mobil aku yang satunya kamu pakai aja,kan sayang kalau di anggurin terus." tawar Adel
"Yang benar Del,kamu gak masalah kalau aku memakai mobil itu? itu kan mobil keren ya walaupun lebih keren yang sekarang sih." Kata Lili dengan mata berbinar
"iya aku serius,kan siapa tahu aja pulang kuliah aku ada keperluan lain,jadi kamu bisa pulang sendiri daripada harus ngikut terus."
"Baiklah,dengan senang hati aku akan pakai." Adel langsung memberikan kunci dan surat-surat mobilnya untuk lili pakai
"Nanti siang aku ada perlu diluar jadi lambat pulang,jadi kamu bawa mobil sendiri ya." Kata Adel yang memang sengaja ingin bertemu seseorang sepulang kuliah
"Baiklah."
"Aku gak nyangka bisa bertemu dan bersahabat dengan Adel,orang yang sama sekali tidak ada hubungan darah denganku tetapi menganggap ku seperti keluarga sendiri,aku janji akan selalu setia sama dia dan akan selalu menemaninya,apapun yang terjadi."
Adel dan Lili ke kampus mengendarai mobil masing-masing membuat mata tertuju pada mereka saat bersamaan memarkir mobilnya
*Siapa yang Adel akan temui ya?*
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
__ADS_1
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Like