The Twins Sang Penguasa

The Twins Sang Penguasa
BAB 22


__ADS_3

"Kayaknya aku telat ya?" Kata Suci membuat Cleo langsung menatapnya


"Ngapain kamu disini?" Tanya Cleo ketus


"Menemani suamiku,emang kenapa?" Jawab Suci


"Ini pertemuan dengan pebisnis bukan ibu rumah tangga!"


"Kamu tidak tahu menahu soal aku jadi lebih baik diam saja." Kata Suci menatap Cleo dengan dingin


"Oya ini tuan Lukman dan Lucas ya? Perkenalkan saya Suci istri Dari Reza Rahardian Grahatama!" Lanjut Suci memperkenalkan dirinya


Mata Lucas sejak tadi tidak pernah berhenti menatap kagum dengan kecantikan Suci hingga saat Suci memperkenalkan nama dia tidak tahu harus berkata apa


"Tuan Lucas ada apa ya kok menatap saya seperti itu?" Tanya Suci


"Senang bertemu dengan Anda nona Suci!" Kata Lukman


"Eh..i..iya maaf nona Suci saya hanya kagum saja dengan Anda! senang bertemu dengan Anda!" Lanjut Lucas gugup


"Dasar biaya buntung,awas aja kamu aku bikin buntung benaran!" Batin suci kesal melihat tatapan Lucas yang jelalatan


"Silahkan duduk bu Suci!" Kata Jhon menenangkan suasana


"Iya terima kasih Jhon!" Suci langsung duduk di kursi yang awalnya di tempati Jhon lalu Jhon duduk di samping Cleo


"Baiklah karena makanannya sudah datang kita makan dulu lalu membahas pekerjaan karena berfikir juga membutuhkan tenaga." Kata Reza


Cleo terus saja memperhatikan perlakuan Reza ke Suci membuatnya mengepalkan tangannya dan Lupa untuk makan,tidak jauh beda dengan Lucas yang selalu menatap Cleo


"Cle makan!" Kata Jhon


"Ah i..iya ni aku makan." Cleo langsung memakan makanannya saat ditegur oleh Jhon


***


Dikampus Arsen lagi kesal karena selalu saja di cekcoki oleh para gadis. Tapi untungnya Leoni selalu menyelamatkannya. Leoni dan Arsen satu kelas karena memang itu permintaan suci.


"Arsen!" Panggil Han dan Wisnu saat melihat Arsen masuk ke dalam kelas dengan wajah kesal


"Tu muka kenapa di tekuk kayak gitu??" Tanya Han


"Biasa lah para parasit diluar membuat hariku gak semangat."


"Peyelematmu mana?" Yang di maksud penyelamat itu adalah Leoni ya


"Tadi dia duluan karena mau ke ruangan pak Frans


"Oh pantas aja. eh tapi aku tadi mendengar gosip." Kata wisnu


"Gosip apa?" Tanya Han


"Aku dengar kalau Arsen dan Leoni pacaran." kata Wisnu


HAHAHAHHAAHHAA


Han tertawa lebar mendengar gosip murahan itu


"Siapa yang membuat gossip murahan itu?" tanya Arsen

__ADS_1


"Siapa lagi kalau bukan Fans nyasarmu!" Kata Wisnu


"Hai semua para cowok jomblo!" Tiba-tiba Leoni datang mengagetkan mereka


"Dasar kunti,ngapain ngagetin kita!" Teriak wisnu


"Jangan marah-marah gitu dong nanti jatuh cinta sama aku baru tahu rasa."Kata Leoni asal


"Huuuuu..gak akan mungkin,mustahil aku suka sama kunti kayak kamu." Kata Wisnu


"Kalian tu ya kalau ketemu pasti bertengkar terus,sakit kepalaku!" Kata Arsen lalu keluar dari kelas ingin ke toilet


"Tu orang lagi datang bulan ya,bawaannya emosi mulu dari pagi." Kata Leoni


"Sepertinya!" Kata Wisnu dan Han barengan


"Auuuu...pelan-pelan dong jalannya!" Seru wanita yang di tabrak oleh laki-laki yang ternyata adalah Arsen


"Maaf!" Kata Arsen dingin langsung mengambilkan buku wanita itu yang jatuh ke lantai


"Ni bukunya." Arsen memberikan buku wanita itu dan langsung pergi


"Tu orang main pergi aja,menyebalkan!" Keluh wanita itu


Setelah makan siang yang Reza dan Cleo adakan,kini mereka ke kantor Arwana Grup


tuut tuut


"Kak keruanganku sekarang!" Kata Suci ketika Irfan mengangkat teleponnya


"Iya." Irfan langsung ke ruangan Suci


"Kalian juga ada?" Tanya irfan


"Emang kenapa,ada yang larang?" Jawab Reza dingin


"Es kutub muncul deh. Ada apa Ci?"


"Kak aku mau membahas soal Lukman Corp,kapan kakak akan menghancurkannya?aku sudah muak melihat wajah Cleo." Kata Suci dengan wajah kesal


"Mak lampir itu berbuat apa lagi?"


"Dia terus saja mendekati Reza."


"Secepatnya aku akan menghancurkannya,kamu kumpulkan semua bukti yang sudah di dapat. Lusa bukannya kita ada peluncuran produk baru,nah nanti diujung acara kita akan membeberkan bukti kejahatan Lukman."


"Baiklah kak,kakak atur saja semua."


"Lalu kamu bagaimana?" Tanya Irfan beralih ke Reza


"Aku ikut permainan kalian,jika Lukman tertangkap maka akan lebih mudah bagiku membatalkan kontrak kerjasama dengan alasan itu." Kata Reza dengan sikap tenangnya


"Baiklah kalau begitu. Aku kembali ke ruanganku dulu!" Irfan lalu pergi meninggalkan mereka berdua


Ditempat lain Cleo dan Lucas sedang merencanakan sesuatu


"Kak tadi aku perhatikan kamu terus saja memperhatikan Suci,apa kamu suka sama dia?" Tanya Cleo pada Lucas dengan penuh selidik


"Wanita itu mempunyai daya tarik tersendiri yang wanita lain tidak memilikinya."

__ADS_1


"Bagaimana kalau kita kerjasama kak." Tawar Cleo


"Maksudmu?"


"Kakak dekati suci dan aku dekati Reza maka dengan begitu kita sama-sama mendapatkan apa yang kita inginkan."


"Ide yang bagus tapi tampaknya akan sangat sulit untuk memisahkan mereka."


"Kak aku yakin jika suci hanya ingin harta Reza saja kakak bisa menggunakan hal yang sama untuk menarik perhatian Suci. Lebih naik kakak mengambil langkah yang cepat karena aku tidak rela jika Reza dimiliki wanita lain."


"Baiklah aku akan mengajaknya bertemu besok,tapi bagaimana caranya sedangkan aku tidak mempunyai nomornya?"


"Aku akan membantu kakak."


Cleo lalu menghubungi Reza meminta nomor Suci walaupun awalnya Reza enggan memberikannya tetapi Suci memberikannya karena Suci yakin pasti ada sesuatu yang akan mereka lakukan.Suci ingin mengetahui apa lagi rencana licik mereka.


"Kak dapat nomornya." Kata Cleo


"Secepat itu?"


"Aku mendapatkannya dari Reza walaupun agak sulit tapi akhirnya aku mendapatkannya."


"Baiklah aku akan menghubunginya nanti,kirim nomornya ke hp ku!"


"Sudah kak. Om Lukman mana kak?"


"Papa sudah pulang karena tidak ada yang mendesak dikantor jadi lebih baik jika papa pulang istirahat."


Beberapa jam berlalu hingga matahari terbenam Suci dan Reza sedang duduk santai di ruang keluarga tiba-tiba melihat hpnya berbunyi.


"Siapa?" Tanya Reza


"Entahlah nomor baru." Jawab suci lalu menyimpan hpnya kembali


"Angkat saja tampaknya penting."


"Aku malas jika nomor baru lagipula kalau penting pasti dia kirim pesan dulu." Tidak lama itu ada pesan masuk dan mengatakan dari Lucas


"Ternyata mereka,aku sudah tebak pasti mereka punya rencana Licik. Baiklah aku akan meladenimu!" Senyum Suci terlihat manis tapi menyeramkan,,Reza hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan istrinya.


"Tampaknya kamu punya mainan baru my princes?" Kata Reza sambil mengelus kepala Suci


"Bukan hanya aku tapi kamu juga,aku yakin dia kerjasama dengan Cleo."


"Huft trik kampungan begini gak akan ngaruh untukku."


Ponsel Suci kembali berdering dan ternyata nomor yang sama,suci langsung mengangkatnya dan meladeni orang itu.


BERSAMBUNG


🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


♈Vote yang banyak teman-teman


♈Like


♈ Komen

__ADS_1


__ADS_2