
"Kalian bertiga memang jahat,tega meninggalkan aku dan Serena." Arsen dan Serena juga sudah akrab karena mereka sering bersama
Arsen juga kedua sahabatnya lulus ujian dan beberapa bulan lagi mereka akan wisuda
"kan kita bisa ketemu di rumah,kamu terlalu berlebihan." Kata Arsen
"Tau ni Mak lampir,bilang aja kalau kamu kangen sama aku makanya gak mau kalau kami wisuda duluan." Wisnu ikutan bicara dengan percaya dirinya
"Eh alien aku gak akan kangen sama kamu,gak ada untungnya juga aku kangen sama alien aneh kayak kamu itu."
"Mulai deh."
"Ayo kita pergi biarkan mereka berdua disitu."
Ajak Han pada Arsen dan serena
"Eh tunggu,aku tidak mau berduaan sama alien ini bisa-bisa aku tertular sifat anehnya." Teriak Leoni lalu berlari mengikuti ketiga sahabatnya,Wisnu juga demikian mengikuti sahabatnya
Wisnu dan Han merupakan sahabat dari Arsen semenjak SMA,jika ada yang bertanya kok keluarga mereka tidak pernah di ceritakan,itu karena mereka berasal dari panti asuhan,Reza dan suci adalah salah satu donatur disebuah panti asuhan,setiap bulan mereka selalu berkunjung ke panti asuhan itu dan disitulah awal mereka kenal dan akrab. Arsen merupakan anak yang dingin tetapi entah ada daya tarik apa sehingga dia bisa dengan mudah dekat dengan Han dan Wisnu. Saat itu Arsen baru lulus Sekolah menengah pertama dan ingin melanjutkan ke sekolah menengah atas,disaat yang bersamaan Wisnu dan Han juga demikian,Arsen ingin sekolah dengan mereka tapi kedua sahabatnya itu tidak mampu jika harus satu sekolah dengan Arsen karena sudah pasti biaya sekolah yang Arsen tempati tidaklah murah karena itu merupakan sekolah favorit,Suci yang mengerti kemauan anaknya itu langsung berinisiatif membayarkan sekolah Wisnu dan Han sampai kuliah. baru kali ini suci melihat sang anak begitu dekat dengan orang lain jadi ini suci jadikan kesempatan agar Arsen mempunyai teman bahkan sahabat yang bisa dia temani nantinya jangan hanya menyendiri dan berteman dengan laptopnya.
"Ayo kita pulang!" Tarik Arsen pada Leoni
"Lalu Serena bagaimana? Jemputan nya belum datang." Kata Leoni melihat kearah Serena
"Kalian duluan aja,paling sebentar lagi datang kok." kata Serena sambil tersenyum
"Kita tungguin aja sampai kamu dijemput." Lanjut Arsen dan di iyakan oleh semuanya
Wisnu dan Han mengendarai mobil sendiri dan itu merupakan mobil pemberian dari Reza saat mereka lulus sekolah
Tidak lama kemudian jemputan Serena datang
"Itu sudah datang,terima kasih ya sudah nungguin aku." kata Serena pada semua sahabatnya lalu naik ke atas mobil
Mereka pulang kerumah masing-masing,Arsen terlebih dahulu mengantar Leoni kerumahnya
"Gak mampir dulu?" tanya Leoni
"Aku langsung pulang aja,kapan-kapan aku mampir,salam sama om Irfan dan Tante Lisa!" saat Leoni turun dari mobil Arsen langsung melajukan mobilnya pulang kerumah
"mobil siapa ini?""Gumam Arsen saat memasuki halaman rumah dan memarkir mobilnya
"assalamualaikum." kata Arsen memasuki rumah
"Waalaikum salam." Jawab serentak dari dalam rumah
Arsen mempercepat langkahnya karena ingin melihat siapa yang datang
__ADS_1
"kakek,nenek!" Arsen langsung memeluk kedua orang tua Reza itu ternyata yang datang adalah Widya dan Faris
"Kalian berdua aja? Tadi aku kira siapa karena aku tidak mengenal mobil kakek,mobil baru ya?" tanya Arsen yang kini duduk disamping Faris
"Bukan sayang."
"Lalu siapa nek?"
"Mobil Tante." Kata seorang wanita yang baru saja turun dari tangga
"Tante Cla!" yang datang bersama Faris dan Widya adalah Claudia adik Reza
"Om Leon,Catrin dan Luis mana Tan?" tanya Arsen karena tidak melihat om serta sepupunya
"Tadi mereka ke rumah nenek katanya ada yang ketinggalan."
Anak Claudia memang lebih muda dari Arsen,yang pertama Luis baru kelas 2 Sekolah menengah atas dan Catrin baru kelas 2 Sekolah menengah pertama
"Kakek,nenek!" teriak 2 orang dari luar dan ternyata Luis dan Catrin bersama ayahnya
"Kalian sudah datang." Kata Widya
"Iya nek. Kak Arsen sudah ada ternyata." kata Catrin langsung menghampiri sepupunya dan membawakannya bingkisan
"Apa ini?" tanya Arsen menerima bingkisan dari Catrin
"Nanti aja deh di kamar."
"Oya Arsen bagaimana ujiannya?" tanya Leon
"Lancar om dan kini mau ikut ujian akhir aja setelah itu wisuda."
"Wah kamu hebat ya kuliah S1 hanya 2 tahun." kata Claudia
" ya begitulah anak yang jenius." kata Arsen percaya diri membuat semuanya tertawa
"Nanti setelah lulus sekolah aku mau ikut kak Adel ya kuliah di negara A." kata Luis tiba-tiba
"Kenapa harus kesana sayang,kan disini juga bagus dikampus kak Arsen."kata Claudia
"Iya sayang lagipula kampus itu kan punya Tante suci dan merupakan kampus terbaik disini jadi untuk apa kamu mau kuliah di negara A,kan itu jauh." Widya ikut memberikan saran pada cucunya
"Aku juga mau mandiri seperti kak Adel nek." kata Luis tetap pada pendiriannya
"Ya sudah biarkan saja asalkan dia bisa jaga diri,lagipula masih ada 1 tahun." kata suci
Mereka larut dalam obrolan hingga lupa waktu.
__ADS_1
"Kalau gitu Kita pulang dulu." kata widya pada suci dan Reza
"Kenapa tidak bermalam saja." tawar suci
"Ide yang bagus." Kata Catrin dan Luis bersamaan
"Tu Luis dan Catrin ingin bermalam."sambung Arsen
"Ya sudah kita bermalam saja. Lagipula ada yang ingin papa bahas dengan Reza." kata Faris
"Kalau gitu suci minta bibi bersihkan kamar kalian dulu." Suci lalu meminta asisten rumah tangganya membersihkan kamar untuk mertua dan iparnya
Luis mau tidur dengan Arsen karena dia sangat tertarik dengan desain kamar Kaka sepupunya itu
"Aku tidur sama kak Arsen ya." Kata Luis
"Gimana?" tanya Widya pada cucu pertamanya itu
"Iya nek tidak masalah." jawab Arsen
"Kalau gitu Catrin kamu tidur sama aku aja ya." lanjut Alana mengajak Catrin tidur dikamarnya
"Iya kak." usia Alana dan Catrin beda 2 tahun ya,jadi sekarang Alana sudah kelas 1 SMA
Setelah makan malam semua masuk ke masing-masing,kecuali Faris dan Reza yang kini sudah berada diruang kerja Reza
"Ada apa Pi,tumben papi ingin bicara disini?" tanya Reza
"ah tidak ada masalah hanya ingin bertanya,bagaimana kondisi perusahaan sekarang?" tanya Faris
"Ya lancar aja Pi tidak ada masalah,ya walaupun aku kewalahan sih karena banyaknya cabang yang harus aku tangani." kata Reza
"Bagaimana jika kita memberikan beberapa cabang pada Claudia dan suaminya,daripada mereka membuka usaha yang tidak ada perubahan."
"Bukannya Claudia tidak mau Pi?" Claudia memang tidak mau dan malas untuk terjun ke dunia bisnis walaupun dulu waktu kuliah dia mengambil jurusan bisnis
"Nanti kita akan coba bicarakan."
"Baiklah Pi,lebih baik papi istirahat dulu." Mereka berdua lalu ke kamar masing-masing
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Komen
__ADS_1
♈Like